Kesepakatan Niniak Mamak dan Antusiasme Relawan Warnai Dinamika Politik Nagari
PADANG PARIAMAN – Dinamika politik menjelang pesta demokrasi tingkat nagari di Katapiang kian menghangat. Dukungan terhadap Dasman, S.Sos untuk maju sebagai Calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2032 menguat setelah adanya kesepakatan niniak mamak dan tokoh masyarakat yang disampaikan langsung oleh pucuk adat berulayat, B.Rky. Rajo sampono.
Pernyataan tersebut menjadi titik awal terbentuknya barisan pendukung yang kemudian berlanjut pada pembentukan tim pemenangan. Sejak saat itu, aktivitas konsolidasi dilakukan secara bertahap di posko pemenangan.
Seiring waktu, soliditas tim dinilai semakin kuat. Kehadiran relawan baru yang datang secara sukarela ke posko pemenangan disebut terus bertambah. Mereka menyatakan kesiapan untuk bergabung dan mendukung Dasman dalam kontestasi Pilwana Katapiang mendatang.
Perantau Pulang Kampung Demi Hak Pilih
Di tengah dinamika tersebut, salah seorang warga Nagari Katapiang, Ajo AG, turut hadir bersilaturahmi ke posko. Ia mengaku sengaja pulang dari tanah rantau di Lampung untuk menggunakan hak pilihnya pada pesta rakyat Pilwana Katapiang.
“Alhamdulillah, jo langkah suok ambo tibo, rupo nyo pas bana sadang balanjuang. Sahur bareng tim Dasman,” ujarnya, menggambarkan momen kebersamaan yang terjadi tanpa direncanakan.
Menurut Ajo AG, sebagai putra asli nagari yang terdaftar sebagai pemilih, ia memiliki tanggung jawab moral untuk menentukan arah kepemimpinan Katapiang ke depan. Ia berharap nagarinya dapat berkembang lebih maju dalam pembangunan.
“Harapan saya sederhana, ingin lebih membangun lagi. Saya berharap pemimpinnya yang lebih berpengalaman,” katanya.
Ia menilai pengalaman Dasman di bidang pemerintahan nagari menjadi pertimbangan utama dalam memberikan dukungan. “Beliau sudah cukup lama menjabat dan punya pengalaman di pemerintahan nagari,” tambahnya.
Sahur Bersama, Simbol Kekompakan Tim
Menanggapi dukungan tersebut, Dasman menyampaikan apresiasi kepada Ajo AG dan seluruh relawan yang hadir dengan penuh kerelaan. Ia juga berterima kasih kepada tim pemenangan yang dinilainya tetap solid dan konsisten menggerakkan dukungan di tingkat akar rumput.
Menurut Dasman, kegiatan sahur bersama yang berlangsung di posko bukan agenda resmi yang dirancang jauh hari. Selama bulan Ramadan, kegiatan tersebut lahir dari inisiatif tim. Bahkan, sahur bersama telah dilakukan tiga kali secara spontan tanpa persiapan khusus.
“Kegiatan ini terselenggara karena ide dari tim dan dukungan beberapa tokoh masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan menjadi fondasi utama pergerakan tim. Mengutip pepatah Minangkabau, “Basamo mangko nyo jadi,” yang berarti bersama maka akan terwujud.
Menuju Kontestasi yang Demokratis
Dengan menguatnya dukungan dari unsur adat, tokoh masyarakat, perantau, hingga relawan akar rumput, peta politik Pilwana Katapiang 2026–2032 mulai terbentuk. Meski demikian, proses demokrasi masih akan melalui tahapan resmi sesuai aturan yang berlaku.
Masyarakat Nagari Katapiang kini menantikan bagaimana dinamika politik ini berkembang ke depan. Siapa pun yang nantinya terpilih, harapan besar warga tetap sama: kepemimpinan yang berpengalaman, inklusif, dan mampu membawa Katapiang menuju pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.
" Joe young "


Tidak ada komentar:
Posting Komentar