Wali Korong Olo Bangau Bantah Terlibat Kampanye, Tegaskan Kehadiran untuk Awasi Jalannya Pilwana
Adek Sudarta: Saya Hadir Karena Kampanye Digelar di Wilayah Tugas Saya, Bukan untuk Mendukung Calon Tertentu
KATAPIANG – Polemik yang muncul akibat unggahan di media sosial terkait dugaan keterlibatan sejumlah perangkat dan unsur pemerintahan nagari dalam kampanye salah satu calon Wali Nagari Katapiang terus mendapat tanggapan dari pihak yang disebut dalam postingan tersebut.
Setelah sebelumnya anggota Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Katapiang memberikan klarifikasi, kali ini Wali Korong Olo Bangau, Adek Sudarta, turut membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam aktivitas kampanye politik salah satu calon Wali Nagari.
Dalam keterangannya, Adek Sudarta menjelaskan bahwa kehadirannya pada kegiatan kampanye calon nomor urut 3 semata-mata karena lokasi kegiatan berlangsung di wilayah Korong Olo Bangau yang menjadi wilayah tugas dan tanggung jawabnya sebagai wali korong.
"Saya hadir karena kegiatan kampanye tersebut dilaksanakan di Korong Olo Bangau. Sebagai wali korong, saya merasa berkewajiban untuk hadir guna memantau dan mengawasi jalannya kegiatan agar berlangsung dengan tertib, aman, dan sesuai aturan yang berlaku," ujar Adek Sudarta.
Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sebagai pendukung maupun bagian dari tim kampanye calon tertentu. Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan tidak terjadi pelanggaran maupun tindakan yang dapat mencederai proses demokrasi di tingkat nagari.
"Saya hadir di sana sebagai wali korong untuk memantau dan mengawasi kampanye tersebut agar berjalan dengan baik dan tidak ada unsur kecurangan. Kehadiran saya tidak bisa diartikan sebagai bentuk dukungan kepada calon mana pun," tegasnya.
Terkait beredarnya foto dirinya bersama sejumlah peserta kegiatan, Adek Sudarta mengakui memang ikut berfoto bersama. Namun ia membantah bahwa dirinya melakukan tindakan atau gerakan yang dapat diartikan sebagai kampanye atau dukungan politik kepada salah satu calon.
"Memang benar saya ikut berfoto, tetapi saya tidak melakukan gerakan ataupun simbol yang bisa dikatakan sebagai bentuk kampanye. Saya hadir dalam kapasitas sebagai wali korong yang menjalankan tugas pengawasan di wilayah saya," jelasnya.
Menurut Adek, di tengah tahapan Pilwana yang sedang berlangsung, masyarakat perlu berhati-hati dalam menafsirkan sebuah foto atau dokumentasi kegiatan. Ia berharap setiap informasi yang beredar dapat dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak yang bersangkutan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh warga Nagari Katapiang untuk menjaga situasi yang kondusif menjelang pelaksanaan Pilwana serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan.
"Kita semua tentu menginginkan Pilwana berjalan damai, jujur, dan adil. Mari bersama-sama menjaga persatuan dan tidak mudah terpancing oleh isu yang dapat memecah belah masyarakat," katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keputusan ataupun penetapan dari pihak berwenang yang menyatakan adanya pelanggaran terkait dugaan yang beredar dalam unggahan media sosial tersebut. Berbagai pihak pun mengimbau masyarakat untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses klarifikasi yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
" Joe young "





