ONE NEWS NUSANTARA

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Senin, 11 Mei 2026

. “16 Tahun Berpisah, Pertemuan Joe Young dengan Para Perwira Polres Padang Pariaman Berujung Haru dan Penuh Tawa”.

Dikenal Dulu Sama-Sama Berjuang Saat Masih Bintara, Kini Sosok yang Dikenalnya Telah Menjadi Komandan Namun Tetap Rendah Hati 


PADANG PARIAMAN — Momen sederhana di sebuah rumah makan kawasan Batang Anai mendadak berubah menjadi pertemuan penuh nostalgia dan kehangatan. Joe Young, seorang jurnalis media online asal Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, tak menyangka akan dipertemukan kembali dengan sejumlah anggota kepolisian Polres Padang Pariaman yang pernah dikenalnya belasan tahun silam.

Pertemuan itu terjadi di RM Pondok Lesehan Piak Nona, kawasan Penginapan Eby, pada Senin siang (11/5/2026), saat waktu istirahat makan siang.

Di lokasi tersebut, Joe Young bertemu dengan Kabag Ops Polres Padang Pariaman AKP Nofrizal Can, SH, MH, Kasatres Narkoba AKP Irhas Murad, SH, MH, Kapolsek Sicincin IPTU Deni Kurniawan, SH, MH, serta Kasat Lantas IPTU Rudi Candra, SH, MH. Bersama Ipda Endri dan juga Aiptu Rahmat Hidayat.

Pertemuan itu menjadi istimewa karena para perwira tersebut merupakan sosok yang telah dikenalnya sejak masih sama-sama muda dan bertugas sebagai bintara sekitar tahun 2010 silam, sebelum Joe Young memutuskan merantau selama kurang lebih 16 tahun.

Joe mengaku sempat tidak percaya ketika pandangannya tertuju pada satu meja yang dipenuhi sejumlah anggota polisi yang wajahnya terasa begitu familiar.

“Saya sempat diam beberapa detik. Rasanya seperti kembali ke masa dulu. Wajah-wajah itu masih saya ingat,” ungkap Joe Young.

Dengan langkah ragu, Joe kemudian menghampiri meja tersebut. Namun sesaat setelah berada di dekat mereka, rasa grogi langsung muncul ketika melihat pangkat dan jabatan yang kini disandang para sosok yang dulu dikenalnya sebagai anggota biasa.

“Dulu abang-abang ini masih bintara, sekarang sudah jadi perwira dan komandan. Jujur saya sempat grogi saat mau salaman,” katanya sambil tersenyum.

Namun suasana canggung itu tak berlangsung lama. Canda khas dan sapaan hangat dari para perwira tersebut perlahan mencairkan suasana. Joe pun diajak duduk bersama dan larut dalam obrolan nostalgia yang penuh tawa.

Percakapan yang awalnya tampak serius berubah menjadi cerita-cerita masa lalu tentang perjalanan hidup, kenangan bertugas, hingga kisah perjuangan di masa muda.

Gelak tawa pun pecah di meja makan siang itu, seolah menghapus jarak waktu yang telah memisahkan mereka selama belasan tahun.

Bagi Joe Young, pertemuan tak terduga itu menjadi pengalaman yang membekas. Ia mengaku bersyukur karena orang-orang yang dulu dikenalnya tetap memiliki sikap rendah hati meski kini telah menyandang jabatan penting di institusi kepolisian.

“Yang paling membuat saya bahagia, mereka masih seperti dulu. Tetap ramah, tetap sederhana, dan tidak berubah jadi sombong karena pangkat,” ujar Joe penuh haru.

Pertemuan singkat di waktu istirahat siang itu pun menjadi pengingat bahwa perjalanan waktu memang bisa mengubah posisi dan jabatan seseorang, namun tidak selalu mengubah cara mereka menghargai persahabatan dan kenangan masa lalu.

Di akhir pertemuan, Joe Young juga menyampaikan rasa bangga dan semangat kepada para perwira yang pernah dikenalnya sejak masih bertugas sebagai bintara. Menurutnya, perjalanan karier yang kini mereka capai menjadi bukti bahwa kerja keras, loyalitas, dan pengabdian akan membawa seseorang menuju keberhasilan. Joe pun berharap para perwira tersebut terus amanah dalam menjalankan tugas serta tetap menjadi sosok polisi yang dekat dengan masyarakat. “Saya bangga melihat abang-abang sekarang sudah jadi komandan. Semoga tetap sehat, sukses, dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat Padang Pariaman,” ucap Joe Young penuh haru.


" Rep. Joe "

Polres Padang Pariaman Survei Lokasi Ketahanan Pangan di Huntara Batang Anai.

Penanaman Pohon hingga Kandang Ayam Petelur Jadi Fokus Pengecekan Lapangan

PADANG PARIAMAN — Jajaran Polres Padang Pariaman turun langsung meninjau kawasan hunian sementara (huntara) di Batang Anai, Senin (11/5/2026), dalam rangka memastikan kesiapan program ketahanan pangan yang meliputi penanaman pohon, pembangunan kandang ayam petelur, hingga pengecekan kolam ikan bioflok.

Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Padang Pariaman, AKP Nofrizal Can, SH, MH, bersama Kasatres Narkoba AKP Irhas Murad, SH, MH, Kapolsek Sicincin IPTU Deni Kurniawan, SH, MH, serta Kasat Lantas IPTU Rudi Candra, SH, MH.

Tim melakukan survei langsung terhadap sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan program ketahanan pangan terpadu di kawasan huntara Batang Anai.

Dari hasil pantauan di lapangan, petugas menemukan masih terdapat area yang memungkinkan untuk dilakukan penghijauan dan penanaman pohon, tepatnya di seberang jalan lokasi huntara dengan kapasitas sekitar 30 batang pohon.

Namun untuk rencana pembangunan kandang ayam petelur, tim menemukan sejumlah kendala teknis. Area di sekitar huntara diketahui telah berbatasan dengan lahan masyarakat yang ditanami pohon pisang, kawasan tempat tinggal warga, hingga batas sepadan tanah.

Sementara itu, lokasi yang dinilai cukup luas berada di depan huntara atau seberang jalan. Akan tetapi, lahan tersebut saat ini telah dimanfaatkan masyarakat untuk tanaman jagung.

“Tim masih melakukan kajian dan menunggu arahan lebih lanjut terkait titik paling memungkinkan untuk pembangunan kandang ayam petelur agar tidak menimbulkan persoalan dengan lahan masyarakat,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Selain meninjau lokasi penanaman dan kandang ayam, rombongan juga melakukan pengecekan terhadap kolam terpal ikan bioflok di kawasan huntara Batang Anai.

Dalam pengecekan tersebut, Kasat Lantas IPTU Rudi Candra menemukan adanya kebocoran pada kolam bioflok. Saat ini proses penambalan dan perbaikan tengah berlangsung guna memastikan kolam kembali berfungsi optimal untuk mendukung budidaya ikan masyarakat.

Program ketahanan pangan yang digagas di kawasan huntara ini menjadi bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan warga, sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan berkelanjutan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Aparat masih menunggu petunjuk pimpinan terkait penetapan lokasi kandang ayam petelur serta jenis bibit pohon yang akan ditanam pada tahap berikutnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warga huntara, jajaran Polres Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ketahanan pangan agar berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan lahan dan tantangan di lapangan, langkah peninjauan ini menjadi bukti bahwa upaya membangun kemandirian pangan tidak berhenti sebatas wacana, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata demi masa depan warga yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.


" Rep . Joe young "

Minggu, 10 Mei 2026

Wakili Kapolres, Kabag Ops Polres Padang Pariaman Pimpin Kegiatan Buru Hama Tupai Bersama Perbakin

Kabag Ops Polres Padang Pariaman Tekankan Keselamatan Penggunaan Senjata dan Dukungan terhadap Ketahanan Pangan Masyarakat

PADANG PARIAMAN — Kegiatan buru hama tanaman jenis tupai yang digelar Club Menembak Batang Anai Shooting Club (BTA SC) di Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Minggu (10/5/2026), berlangsung semarak dan mendapat perhatian berbagai unsur pemerintahan serta komunitas olahraga menembak di Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kabag Ops Polres Padang Pariaman AKP Nofrizal Can, S.H., M.H., yang mewakili Plt. Kapolres Padang Pariaman. Selain menjabat sebagai Kabag Ops, AKP Nofrizal Can juga merupakan Ketua Harian Pengkab Perbakin Padang Pariaman.

Dalam sambutannya, AKP Nofrizal Can menegaskan bahwa kegiatan buru hama tupai tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan olahraga berburu, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu petani mengurangi gangguan hama tanaman.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan,” ujar AKP Nofrizal Can.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat menggunakan senjata berburu di lapangan. Menurutnya, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan senjata menjadi hal mutlak dalam setiap kegiatan menembak.

Selain itu, Pengkab Perbakin Padang Pariaman juga mendorong seluruh klub menembak yang belum terdata agar segera melengkapi administrasi keanggotaan di sekretariat Perbakin. Sementara klub yang telah resmi terdaftar diminta lebih aktif melakukan pembinaan atlet guna mencetak penembak-penembak potensial dari daerah.

Kegiatan buru hama tersebut turut dihadiri Camat Batang Anai, Danramil Batang Anai, Kaurbinops Satbinmas Polres Padang Pariaman, Dt. Rky Rajo Sampono, perangkat Nagari Katapiang, Sekretaris Pengkab Perbakin Padang Pariaman, Bhabinkamtibmas Nagari Katapiang, Ketua Bamus Nagari Katapiang, tokoh masyarakat, hingga anggota klub menembak dari berbagai kecamatan di Padang Pariaman.

Pada kesempatan yang sama, Pengkab Perbakin Padang Pariaman juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada sejumlah klub menembak, di antaranya Batang Anai Shooting Club, SPC Patamuan, Parma Sniper Shooting Club, dan Garudo Shooting Club.

Penyerahan SK tersebut menjadi langkah penguatan organisasi dan legalitas klub menembak di bawah naungan Perbakin Padang Pariaman, sekaligus bentuk komitmen dalam membangun pembinaan olahraga menembak yang lebih profesional dan terstruktur.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat sekitar.


" Joe young "

Syahrul Datuak Lung di Katapiang Serap Aspirasi Warga, Klarifikasi Isu Pokir hingga Dukungan untuk Masjid Banda Cino

Dialog Terbuka Bersama Warga Talao Mundam Berujung Deklarasi Dukungan kepada Dasman untuk Pilwana Katapiang 2026

PADANG PARIAMAN — Anggota DPRD Padang Pariaman Komisi III dari Fraksi Golkar, Syahrul Datuak Lung, menggelar kegiatan reses masa sidang II di Jorong Banda Cino, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Rabu malam (6/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 warga itu berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka. Reses tersebut digelar sebagai agenda penjemputan aspirasi masyarakat sekaligus ruang diskusi terkait berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Nagari Katapiang.

Dalam kesempatan itu, Syahrul Datuak Lung turut menanggapi sejumlah isu yang berkembang terkait proposal pembangunan yang diajukan masyarakat pada tahun sebelumnya namun belum terealisasi hingga kini.

Menurutnya, kondisi keuangan daerah menjadi salah satu faktor utama tertundanya sejumlah program pembangunan di Padang Pariaman.

“Situasi APBD Padang Pariaman saat ini memang sedang berat. Mulai dari efisiensi anggaran pasca-Covid, kemudian bencana alam yang melanda daerah kita, hingga adanya pemotongan dan efisiensi dana PKD dari pemerintah pusat,” ujar Syahrul di hadapan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian dan akan diperjuangkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses tersebut juga menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, kritik, hingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah lingkungan mereka.

Salah satu isu yang mencuat dalam dialog itu adalah terkait pembangunan kembali masjid warga Jorong Banda Cino yang hanyut akibat banjir besar pada November 2025 lalu. Seorang warga mempertanyakan kabar bantuan pembangunan masjid dari donatur luar daerah yang hingga kini belum terealisasi.

Menanggapi hal itu, Syahrul Datuak Lung mengaku telah lebih dahulu mengetahui persoalan tersebut dan sudah melakukan komunikasi langsung dengan Ketua Pengurus Masjid, Pak Jum.

“Saya sudah membuat kesepakatan dengan Pak Jum. Kalau bantuan dari donatur luar itu tidak jadi didapatkan, maka saya akan penuhkan dana pokir saya sebesar Rp500 juta untuk pembangunan masjid tersebut,” kata Syahrul.

Ia menambahkan, komitmen itu akan direalisasikan setelah ada kepastian resmi dari pengurus masjid mengenai keberlanjutan bantuan donatur luar tersebut.

“Sampai saat ini saya masih menunggu informasi pasti dari Pak Jum,” lanjutnya, yang sekaligus menjadi penutup agenda reses malam itu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dasman, S.Sos., yang dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banda Cino dan calon Wali Nagari Katapiang pada Pilwana tahun ini.

Kehadiran Dasman dalam kegiatan itu turut menarik perhatian masyarakat. Apalagi, kegiatan berlangsung di tengah masa cuti Syahrul Datuak Lung sebagai anggota DPRD, sehingga suasana kebersamaan dan silaturahmi antara tokoh masyarakat dan warga berlangsung lebih cair dan akrab.

Sebagai putra asli Korong Talao Mundam yang dikenal luas di Nagari Katapiang, Syahrul disebut masyarakat sebagai sosok yang dekat dengan warga dan aktif membangun komunikasi sosial di tengah masyarakat.

Usai agenda reses selesai, warga yang masih berkumpul kemudian sepakat melanjutkan kegiatan dalam bentuk silaturahmi masyarakat menjelang pesta demokrasi Pilwana Nagari Katapiang 2026.

Dalam forum lanjutan tersebut, masyarakat menyuarakan dukungan kepada Dasman untuk maju memimpin Nagari Katapiang periode 2026–2034.

Silaturahmi itu mengangkat tema: “Warga Sepakat Satukan Pilihan untuk Calon Wali Nagari Katapiang Periode 2026–2034, Dasman, S.Sos.”, yang menjadi simbol menguatnya dukungan masyarakat Banda Cino terhadap figur tersebut menjelang kontestasi Pilwana mendatang.


" Joe young "

Kamis, 07 Mei 2026

Wali Redha dan Afis SAE Satukan Langkah di Pilwana Katapiang, Sinyal Kekuatan Baru untuk Dasman, S.Sos Menguat

Pertemuan hangat di Posko Pemenangan Dasman di Talao Mundam disebut menjadi momentum penyatuan hati demi pembangunan Nagari Katapiang yang lebih maju dan bersatu

PADANG PARIAMAN — Dinamika politik menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Katapiang 2026 semakin menarik perhatian masyarakat. Suasana kebersamaan dan persatuan tampak dalam agenda silaturahmi antara Wali Redha dengan Afis SAE, yang dikenal sebagai Kepala Workshop (DPM) Dani Putra Marlindo, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Posko Pemenangan Dasman, S.Sos, tepatnya di RM Pondok Lesehan Piak Nona, Korong Talao Mundam.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Dalam pembicaraan yang berkembang, kedua tokoh membahas pentingnya menyatukan hati dan menjaga semangat “badunsanak” dalam menghadapi Pilwana Nagari Katapiang. Kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun nagari yang lebih maju, harmonis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Silaturahmi itu juga membawa pesan politik yang menyejukkan, yakni mengedepankan persatuan dibanding perpecahan. Dengan semangat “satu pilihan demi kemajuan pembangunan Nagari Katapiang,” pertemuan tersebut dinilai menjadi simbol semakin kuatnya dukungan terhadap calon Wali Nagari Dasman, S.Sos.

Afis SAE sendiri dikenal sebagai salah satu generasi muda Korong Talao Mundam yang aktif membangun komunikasi di tengah masyarakat. Kehadirannya dalam barisan pendukung Dasman disebut menjadi representasi semangat anak muda Nagari Katapiang yang ingin melihat perubahan dan percepatan pembangunan nagari ke depan.

Kehadiran Afis SAE di posko pemenangan turut mendapat perhatian dari berbagai tokoh masyarakat dan tim relawan. Salah satunya datang dari Sahrul Dt. Lung yang menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Afis SAE dalam barisan perjuangan Dasman.

Menurutnya, kehadiran Afis SAE menjadi energi baru yang memperkuat langkah menuju perubahan dan pembangunan Nagari Katapiang ke arah yang lebih baik.

“Dengan munculnya Afis SAE di posko pemenangan Dasman, ini terlihat menambah kekuatan baru untuk perjuangan menuju Katapiang satu. Kita berharap semangat kebersamaan ini mampu membawa kemajuan nyata bagi pembangunan nagari,” ujar Sahrul Dt. Lung.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Afis SAE yang dinilai telah menunjukkan komitmen untuk ikut menyatukan masyarakat demi kepentingan bersama, bukan sekadar kepentingan politik sesaat.

Di tengah meningkatnya suhu politik menjelang Pilwana, pertemuan penuh kekeluargaan tersebut menjadi gambaran bahwa kontestasi demokrasi di Nagari Katapiang tetap dapat dijalankan dengan semangat persaudaraan, musyawarah, dan visi bersama untuk masa depan nagari yang lebih maju.


" Joe young "

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit