Bahrun Rangkayo Rajo Sampono Bersama Imam, Katik, Labai dan Pagawai Bahas Demokrasi Santun Nagari Katapiang 2026–2034
Jum'at, 29 Mai 2026.
PADANG PARIAMAN — Momentum silaturahmi penuh kehangatan berlangsung selepas salat Jumat di Pondok Lesehan Piak Nona Eby, saat Bahrun Rangkayo Rajo Sampono bersama imam, katik, labai, serta pagawai Korong Olo Bangau bertatap muka dengan Dasman S.Sos, Jumat siang.
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi yang sarat nilai adat dan kekeluargaan dalam menyambut pelaksanaan Pilwana Nagari Katapiang periode 2026–2034. Suasana akrab terlihat ketika para tokoh masyarakat dan tokoh agama duduk bersama membahas pentingnya menjaga persatuan masyarakat di tengah dinamika demokrasi nagari.
Dalam bincang santai tersebut, Bahrun Rangkayo Rajo Sampono menekankan bahwa Pilwana harus menjadi ajang mempererat hubungan badunsanak, bukan memecah belah masyarakat. Menurutnya, nilai adat, agama, dan musyawarah harus tetap menjadi pondasi utama dalam menentukan arah kepemimpinan nagari ke depan.
“Pilwana ini adalah pesta masyarakat. Siapa pun pilihan masing-masing, hubungan persaudaraan jangan sampai rusak,” ungkapnya di hadapan para tokoh yang hadir.
Sementara itu, Dasman S.Sos menyampaikan apresiasi atas undangan serta sambutan hangat dari tokoh adat dan agama Korong Olo Bangau. Ia menilai silaturahmi bersama imam, katik, labai, dan pagawai menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat menjelang Pilwana.
Menurut Dasman, demokrasi yang baik lahir dari dialog yang sejuk dan rasa saling menghormati antarwarga. Ia juga berharap Pilwana Nagari Katapiang 2026–2034 dapat berjalan aman, damai, dan menjadi contoh demokrasi badunsanak di tengah masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai simbol harapan agar Nagari Katapiang tetap harmonis serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat.
" Joe young "



