ONE NEWS NUSANTARA

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Senin, 04 Mei 2026

🏆 PETINJU PUTRI SUMBAR BERSINAR! SERDA MARINI JULIYA KARIN SABET EMAS & DINOBATKAN SEBAGAI PETINJU FAVORIT

Dominasi di Kelas 54 Kg Elite, Atlet Sasana Prabu 10 Muaythai Camp Tampil Perkasa di Final Kejurda Tinju Amatir Sumbar 2026

PADANG, SUMATERA BARAT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet putri daerah. Serda Marini Juliya Karin, petinju andalan dari Sasana Prabu 10 Muaythai Camp, sukses meraih juara pertama sekaligus dinobatkan sebagai Petinju Favorit pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir se-Sumatera Barat.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR H. Agus Salim pada Sabtu (2/5/2026) itu menjadi panggung gemilang bagi Marini. Tampil di kelas 54 kg Putri Elite, ia menunjukkan performa impresif sejak babak semifinal hingga partai puncak.

Pada semifinal, Marini tampil dominan dengan mengalahkan Novika dari Dharmasraya melalui kemenangan angka telak. Momentum tersebut berlanjut di babak final, di mana ia sukses menghentikan perlawanan Regina, petinju unggulan dari Tanah Datar, melalui kemenangan TKO di ronde pertama.

Tak hanya membawa pulang medali emas, penampilan agresif dan teknik bertanding yang matang membuat Marini juga dianugerahi gelar Petinju Favorit, sebuah pengakuan atas kualitas dan daya tariknya di atas ring.

Kejuaraan ini sendiri menjadi ajang penting dalam menjaring bibit-bibit atlet tinju potensial di Sumatera Barat, sekaligus sebagai wadah pembinaan menuju level kompetisi yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Pelatih Sasana Prabu 10 Muaythai Camp, Serda Adi Mulya, yang juga berdinas di Kodim 0308/Padang Pariaman sebagai Babinsa Koramil 09/Batang Anai, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari disiplin latihan, kerja keras, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan Marini selama ini.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Kejurda Tinju Amatir Sumbar 2026 diharapkan terus menjadi ruang kompetitif yang sehat bagi generasi muda, sekaligus memperkuat persatuan melalui semangat sportivitas di dunia olahraga.


" Joe young "

Atlet Muda Padang Pariaman Cetak Emas di Kejurda Tinju Amatir

Marini Julia Karin, binaan Babinsa Koramil Batang Anai, buktikan kualitas lewat prestasi gemilang lintas cabang

Padang Pariaman, Minggu, 3 Mei 2026 — Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Sumatera Barat. Seorang atlet muda asal Padang Pariaman, Marini Julia Karin, berhasil meraih medali emas pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir. Prestasi ini menjadi sorotan karena Marini merupakan atlet dari cabang Muaythai yang mampu tampil dominan di arena tinju amatir.

Marini merupakan atlet dari Camp Prabu 10 Muaythai Padang Pariaman. Dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif, ia menunjukkan teknik, ketahanan fisik, dan mental bertanding yang kuat hingga berhasil keluar sebagai juara.

Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa disiplin latihan, kerja keras, serta semangat juang tinggi mampu mengantarkan atlet daerah bersaing di level kejuaraan. Meski berasal dari disiplin olahraga yang berbeda, Marini mampu beradaptasi dan tampil impresif di atas ring.

Di balik kesuksesan tersebut, terdapat peran penting pelatih dan pembina, termasuk Serda Adi Mulya yang berdinas di Kodim 0308/Padang Pariaman sebagai Babinsa Koramil 09/Batang Anai. Pembinaan yang konsisten dan dukungan penuh dari tim menjadi faktor kunci dalam pencapaian ini.

Selain itu, dukungan masyarakat juga turut memberikan energi positif bagi para atlet muda untuk terus berkembang. Prestasi Marini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Padang Pariaman untuk menekuni olahraga dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ke depan, capaian ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai prestasi individu, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet berprestasi lainnya dari daerah.


" Joe young "

#PadangPariaman #Muaythai #TinjuAmatir #AtletBerprestasi #Kejurda #BanggaDaerah

Kabag Ops Turun Langsung! Penetapan Nomor Urut Pilwana Padang Pariaman 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Pengawasan ketat aparat di Batang Anai pastikan tahapan demokrasi nagari berlangsung kondusif, empat calon Wali Nagari Katapiang resmi kantongi nomor urut.

Padang Pariaman, 3 Mei 2026 — Komitmen menjaga stabilitas keamanan dalam tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) kembali ditegaskan jajaran Polres Padang Pariaman. Kabag Ops AKP Nofrizal Can, S.H., M.H. turun langsung memantau pelaksanaan penetapan dan pencabutan nomor urut calon wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman yang digelar pada Minggu (3/5), khususnya di wilayah Kecamatan Batang Anai.

Didampingi KBO Binmas Iptu Marjanuddin, S.Sos. serta KBO Reskrim IPda Riki Sadli yang juga merupakan satuan dari Polres Padang Pariaman, Kabag Ops tidak hanya menghadiri undangan, tetapi juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap personel pengamanan yang bertugas di seluruh kantor wali nagari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan aparat dalam mengawal setiap tahapan Pilwana.

Dari hasil monitoring, seluruh kegiatan pengamanan di wilayah Batang Anai berjalan optimal. Titik terakhir pengecekan dilakukan di Kantor Wali Nagari Katapiang yang menjadi pusat perhatian dalam tahapan pencabutan nomor urut calon.

Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan oleh moderator, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh panitia, para bakal calon, serta tamu undangan. Suasana kebersamaan dan semangat demokrasi tampak mewarnai jalannya kegiatan.

Ketua panitia pelaksana Pilwana, Yogi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga integritas dan sportivitas dalam kontestasi. Hal ini diperkuat oleh Ketua Bamus, Edwar Erlimsyah, ST, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menghindari potensi konflik.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Batang Anai melalui Sekretaris Camat, Elni Sari, SKM, M.Kes, menyampaikan harapan agar seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan damai serta menghasilkan pemimpin nagari yang amanah.

Momen yang paling dinantikan pun tiba saat pencabutan nomor urut oleh empat bakal calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Hasil penetapan nomor urut adalah sebagai berikut:

Nomor Urut 1: Yuni Helmi, S.H.

Nomor Urut 2: Juli Wardi, S.E.

Nomor Urut 3: Dasman, S.Sos.

Nomor Urut 4: Alwis Jaya, A.Md.

Keempat calon tersebut siap bertarung secara sehat dalam pesta demokrasi nagari, membawa visi dan misi terbaik bagi masyarakat Katapiang.

Dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, tahapan Pilwana diharapkan tidak hanya berjalan aman dan lancar, tetapi juga menjadi cerminan kedewasaan demokrasi di tingkat nagari. Momentum ini menjadi bukti bahwa sinergi antara penyelenggara, aparat keamanan, dan masyarakat mampu menghadirkan proses demokrasi yang sejuk, bermartabat, dan penuh harapan bagi masa depan Nagari Katapiang yang lebih baik.


" Rep. Joe young "

Rabu, 29 April 2026

Polsek Lubuk Alung Perkuat Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis, Libatkan Peran Ibu sebagai Garda Terdepan

Dialog langsung bersama masyarakat jadi strategi membangun sinergi dan mencegah kenakalan remaja hingga penyalahgunaan narkoba

Padang Pariaman — Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Lubuk Alung, Polres Padang Pariaman. Salah satunya melalui pendekatan humanis dengan turun langsung ke tengah masyarakat.

Kapolsek Lubuk Alung, AKP Riky Prama Putra, S.H., melalui Kanit Reskrim Ipda Yuki Pramitha, S.H., melaksanakan kegiatan sambang sekaligus dialog interaktif bersama warga, khususnya kalangan ibu-ibu di wilayah hukum Polsek Lubuk Alung.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian menekankan pentingnya peran ibu sebagai pilar utama dalam keluarga. Ibu dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif, seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Peran ibu sangat strategis dalam membentuk karakter anak. Dari keluarga lah benteng pertama dibangun untuk mencegah berbagai bentuk penyimpangan sosial,” ujar Ipda Yuki dalam dialog tersebut.

Melalui komunikasi yang berlangsung hangat dan terbuka, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, serta informasi terkait kondisi lingkungan sekitar. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Pendekatan dialogis ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polsek Lubuk Alung dalam menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif warga, khususnya para ibu, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif, serta mampu menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

Ke depan, Polsek Lubuk Alung menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, guna memastikan stabilitas Kamtibmas tetap terjaga di wilayah Padang Pariaman.


" Joe young "

Tangis di Sudut Katapiang: Yerni Marlina Berjuang Melawan Kanker Payudara di Tengah Kemiskinan

Padang Pariaman — Sebuah kisah pilu datang dari Korong Marantiah, Nagari Katapiang. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Pilwana, ada jeritan sunyi seorang ibu yang tengah berjuang antara hidup dan mati.

Semua bermula pada Senin, 27 April 2026. Saat itu, Dasman, S.Sos bersama tim relawan dari Korong Talao Mundam menuju Korong Marantiah untuk agenda pertemuan. Namun, rencana itu berubah seketika ketika sebuah kabar menyayat hati disampaikan oleh warga.

Seorang ibu bernama Yerni Marlina diketahui sedang menderita kanker payudara dalam kondisi sangat parah. Ia terbaring lemah di rumahnya, tanpa perawatan medis yang layak. Mendengar kabar itu, Dasman tanpa ragu menghentikan agenda pertemuan.

“Pertemuan ini kita tunda. Kita lihat dulu kondisi warga tersebut. Kalau harus dirawat, kita carikan solusi sekarang. Tidak perlu menunggu saya jadi wali nagari,” tegas Dasman.

Rumah Tanpa Pintu, Harapan yang Hampir Padam

Sesampainya di lokasi, pemandangan yang terlihat begitu memilukan. Yerni Marlina terbaring lemah di atas tempat tidur sederhana, dirawat oleh ibunya yang sudah renta, Mak Suni.

Mereka hanya tinggal berdua. Rumah yang mereka tempati jauh dari kata layak, Tidak memiliki pintu. Tidak ada jendela.Hanya terpal yang menutup celah angin. Atap pun bocor—air hujan masuk membasahi ruangan.

Rumah itu dibangun seadanya, sedikit demi sedikit, dari sisa bantuan gempa tahun 2014. Hingga kini, tak pernah benar-benar selesai.

Ditinggalkan Suami, Terpisah dari Anak

Yerni Marlina adalah seorang ibu dari empat orang anak. Namun kini, ia harus berjuang tanpa suami di sampingnya.

Keempat anaknya terpaksa dibawa oleh saudaranya ke Solok, karena tidak ada yang mampu mengurus mereka di rumah. Sementara Mak Suni harus fokus merawat Yeni seorang diri.

Bayangkan…

Seorang ibu sakit parah, terpisah dari anak-anaknya.Seorang nenek tua, berjuang merawat anaknya tanpa penghasilan.

Pernah Dirawat, Tapi Pulang dalam Luka

Menurut Mak Suni, Yerni sebenarnya pernah dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang menggunakan BPJS.

Namun, karena kondisi Yerni yang sering berteriak kesakitan dan mengigau, ia merasa tidak diterima.

Dengan hati hancur dan rasa takut, Mak Suni memilih membawa pulang anaknya secara diam-diam pada malam hari, tanpa sepengetahuan pihak rumah sakit.

Sejak saat itu…

Yerni hanya dirawat di rumah.

Tanpa pengobatan lanjutan.

Tanpa kepastian.

Kadang Makan, Kadang Tidak

Sehari-hari, Mak Suni dan Yerni hidup dalam keterbatasan yang sangat memprihatinkan.

Makan pun tidak menentu.

Tetangga sekitar menjadi satu-satunya harapan.

Bundo Kanduang dan warga sekitar bergotong royong membantu sekadar untuk bertahan hidup.

“Kadang makan, kadang tidak. Kami bantu semampunya,” ujar salah seorang warga.

Uluran Tangan Kecil, Harapan Besar

Melihat kondisi tersebut, Dasman dan tim tidak bisa menahan haru. Sebelum pulang, ia menyerahkan bantuan seadanya kepada Mak Suni.

“Mak, ini sedikit bantuan dari saya. Mudah-mudahan nanti saya bisa bantu lagi,” ucapnya lirih.

Namun, semua sadar…

Bantuan itu belum cukup.

Mari Kita Bantu Yerni Marlina

Hari ini, Yerni Marlina sedang berjuang melawan penyakitnya dalam keterbatasan yang luar biasa.

Ia membutuhkan:

Pengobatan dan perawatan medis

Biaya hidup sehari-hari

Perbaikan tempat tinggal yang layak

Sekecil apa pun bantuan dari kita, akan sangat berarti bagi kehidupan mereka.

Jangan biarkan mereka berjuang sendiri.

Mari bersama kita ulurkan tangan, ringankan beban, dan hidupkan kembali harapan yang hampir padam.


" Joe young "

#BantuYerniMarlina #PeduliSesama #KatapiangBergerak #KemanusiaanDiAtasSegalanya #DonasiUntukSesama**

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit