Gotong royong pembangunan ruang seni anak nagari menjadi simbol kepedulian dan komitmen sosial jelang Pilwana Katapiang 2026–2032
Padang Pariaman — Semangat gotong royong kembali mengakar kuat di tengah masyarakat Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang. Pada Minggu, 15 Februari 2026, warga bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat melaksanakan kegiatan goro bersama yang dirangkai dengan penyerahan bantuan material bangunan dari Dasman, S.Sos, calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2032.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi pembangunan laga-laga atau Balai Seni dan Budaya anak nagari Korong Olo Bangau—tepatnya di samping Pos Pemuda jalur by pass—menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat dan figur calon pemimpin nagari. Bantuan yang diserahkan berupa material seng, kayu, serta sejumlah kelengkapan bangunan lainnya, diterima langsung oleh Wali Korong Olo Bangau.
Dasman hadir tidak hanya menyerahkan bantuan, namun juga turut ambil bagian dalam aktivitas gotong royong bersama warga. Ia terlihat berbaur dengan masyarakat, pemuda, dan tokoh adat yang sejak pagi bergotong royong melanjutkan pembangunan fasilitas seni dan budaya yang selama ini menjadi harapan anak nagari.
“Balai seni dan budaya ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi ruang tumbuh bagi kreativitas, identitas, dan kebersamaan generasi muda nagari. Sudah semestinya kita jaga dan bangun bersama,” ujar Dasman di sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap pembangunan berbasis masyarakat merupakan bagian dari komitmennya untuk mendorong kemajuan Nagari Katapiang ke depan. Menurutnya, kekuatan nagari terletak pada kebersamaan, partisipasi warga, serta kepedulian terhadap ruang-ruang sosial dan budaya.
Wali Korong Olo Bangau menyampaikan apresiasi atas bantuan dan kehadiran langsung Dasman dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kontribusi material maupun keterlibatan langsung di lapangan memberikan semangat tambahan bagi masyarakat untuk menyelesaikan pembangunan balai seni dan budaya tersebut.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi anak nagari Olo Bangau, khususnya generasi muda yang membutuhkan ruang berekspresi dan berkegiatan positif,” ujarnya.
Kegiatan goro bersama ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat dan Ketua Pemuda Korong Olo Bangau. Mereka sepakat bahwa keberlanjutan pembangunan balai seni dan budaya akan menjadi aset sosial penting dalam memperkuat karakter, nilai adat, serta kebersamaan masyarakat nagari.
Ketua Pemuda Korong Olo Bangau menambahkan bahwa keterlibatan semua unsur—masyarakat, pemuda, dan calon pemimpin—menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan nagari seharusnya dilakukan secara kolaboratif.
Melalui kegiatan ini, goro bersama tidak hanya dimaknai sebagai kerja bakti, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi, dialog, dan penguatan kepercayaan publik. Di tengah dinamika pesta demokrasi Pilwana Katapiang 2026–2032, aksi nyata di lapangan menjadi pesan kuat tentang kepedulian, kebersamaan, dan arah pembangunan nagari yang berakar dari kebutuhan masyarakat.
" Joe young "












