ONE NEWS NUSANTARA: 2026

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Senin, 04 Mei 2026

🏆 PETINJU PUTRI SUMBAR BERSINAR! SERDA MARINI JULIYA KARIN SABET EMAS & DINOBATKAN SEBAGAI PETINJU FAVORIT

Dominasi di Kelas 54 Kg Elite, Atlet Sasana Prabu 10 Muaythai Camp Tampil Perkasa di Final Kejurda Tinju Amatir Sumbar 2026

PADANG, SUMATERA BARAT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet putri daerah. Serda Marini Juliya Karin, petinju andalan dari Sasana Prabu 10 Muaythai Camp, sukses meraih juara pertama sekaligus dinobatkan sebagai Petinju Favorit pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir se-Sumatera Barat.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR H. Agus Salim pada Sabtu (2/5/2026) itu menjadi panggung gemilang bagi Marini. Tampil di kelas 54 kg Putri Elite, ia menunjukkan performa impresif sejak babak semifinal hingga partai puncak.

Pada semifinal, Marini tampil dominan dengan mengalahkan Novika dari Dharmasraya melalui kemenangan angka telak. Momentum tersebut berlanjut di babak final, di mana ia sukses menghentikan perlawanan Regina, petinju unggulan dari Tanah Datar, melalui kemenangan TKO di ronde pertama.

Tak hanya membawa pulang medali emas, penampilan agresif dan teknik bertanding yang matang membuat Marini juga dianugerahi gelar Petinju Favorit, sebuah pengakuan atas kualitas dan daya tariknya di atas ring.

Kejuaraan ini sendiri menjadi ajang penting dalam menjaring bibit-bibit atlet tinju potensial di Sumatera Barat, sekaligus sebagai wadah pembinaan menuju level kompetisi yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Pelatih Sasana Prabu 10 Muaythai Camp, Serda Adi Mulya, yang juga berdinas di Kodim 0308/Padang Pariaman sebagai Babinsa Koramil 09/Batang Anai, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari disiplin latihan, kerja keras, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan Marini selama ini.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Kejurda Tinju Amatir Sumbar 2026 diharapkan terus menjadi ruang kompetitif yang sehat bagi generasi muda, sekaligus memperkuat persatuan melalui semangat sportivitas di dunia olahraga.


" Joe young "

Atlet Muda Padang Pariaman Cetak Emas di Kejurda Tinju Amatir

Marini Julia Karin, binaan Babinsa Koramil Batang Anai, buktikan kualitas lewat prestasi gemilang lintas cabang

Padang Pariaman, Minggu, 3 Mei 2026 — Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Sumatera Barat. Seorang atlet muda asal Padang Pariaman, Marini Julia Karin, berhasil meraih medali emas pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir. Prestasi ini menjadi sorotan karena Marini merupakan atlet dari cabang Muaythai yang mampu tampil dominan di arena tinju amatir.

Marini merupakan atlet dari Camp Prabu 10 Muaythai Padang Pariaman. Dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif, ia menunjukkan teknik, ketahanan fisik, dan mental bertanding yang kuat hingga berhasil keluar sebagai juara.

Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa disiplin latihan, kerja keras, serta semangat juang tinggi mampu mengantarkan atlet daerah bersaing di level kejuaraan. Meski berasal dari disiplin olahraga yang berbeda, Marini mampu beradaptasi dan tampil impresif di atas ring.

Di balik kesuksesan tersebut, terdapat peran penting pelatih dan pembina, termasuk Serda Adi Mulya yang berdinas di Kodim 0308/Padang Pariaman sebagai Babinsa Koramil 09/Batang Anai. Pembinaan yang konsisten dan dukungan penuh dari tim menjadi faktor kunci dalam pencapaian ini.

Selain itu, dukungan masyarakat juga turut memberikan energi positif bagi para atlet muda untuk terus berkembang. Prestasi Marini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Padang Pariaman untuk menekuni olahraga dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ke depan, capaian ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai prestasi individu, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet berprestasi lainnya dari daerah.


" Joe young "

#PadangPariaman #Muaythai #TinjuAmatir #AtletBerprestasi #Kejurda #BanggaDaerah

Kabag Ops Turun Langsung! Penetapan Nomor Urut Pilwana Padang Pariaman 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Pengawasan ketat aparat di Batang Anai pastikan tahapan demokrasi nagari berlangsung kondusif, empat calon Wali Nagari Katapiang resmi kantongi nomor urut.

Padang Pariaman, 3 Mei 2026 — Komitmen menjaga stabilitas keamanan dalam tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) kembali ditegaskan jajaran Polres Padang Pariaman. Kabag Ops AKP Nofrizal Can, S.H., M.H. turun langsung memantau pelaksanaan penetapan dan pencabutan nomor urut calon wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman yang digelar pada Minggu (3/5), khususnya di wilayah Kecamatan Batang Anai.

Didampingi KBO Binmas Iptu Marjanuddin, S.Sos. serta KBO Reskrim IPda Riki Sadli yang juga merupakan satuan dari Polres Padang Pariaman, Kabag Ops tidak hanya menghadiri undangan, tetapi juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap personel pengamanan yang bertugas di seluruh kantor wali nagari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan aparat dalam mengawal setiap tahapan Pilwana.

Dari hasil monitoring, seluruh kegiatan pengamanan di wilayah Batang Anai berjalan optimal. Titik terakhir pengecekan dilakukan di Kantor Wali Nagari Katapiang yang menjadi pusat perhatian dalam tahapan pencabutan nomor urut calon.

Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan oleh moderator, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh panitia, para bakal calon, serta tamu undangan. Suasana kebersamaan dan semangat demokrasi tampak mewarnai jalannya kegiatan.

Ketua panitia pelaksana Pilwana, Yogi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga integritas dan sportivitas dalam kontestasi. Hal ini diperkuat oleh Ketua Bamus, Edwar Erlimsyah, ST, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menghindari potensi konflik.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Batang Anai melalui Sekretaris Camat, Elni Sari, SKM, M.Kes, menyampaikan harapan agar seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan damai serta menghasilkan pemimpin nagari yang amanah.

Momen yang paling dinantikan pun tiba saat pencabutan nomor urut oleh empat bakal calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Hasil penetapan nomor urut adalah sebagai berikut:

Nomor Urut 1: Yuni Helmi, S.H.

Nomor Urut 2: Juli Wardi, S.E.

Nomor Urut 3: Dasman, S.Sos.

Nomor Urut 4: Alwis Jaya, A.Md.

Keempat calon tersebut siap bertarung secara sehat dalam pesta demokrasi nagari, membawa visi dan misi terbaik bagi masyarakat Katapiang.

Dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, tahapan Pilwana diharapkan tidak hanya berjalan aman dan lancar, tetapi juga menjadi cerminan kedewasaan demokrasi di tingkat nagari. Momentum ini menjadi bukti bahwa sinergi antara penyelenggara, aparat keamanan, dan masyarakat mampu menghadirkan proses demokrasi yang sejuk, bermartabat, dan penuh harapan bagi masa depan Nagari Katapiang yang lebih baik.


" Rep. Joe young "

Rabu, 29 April 2026

Polsek Lubuk Alung Perkuat Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis, Libatkan Peran Ibu sebagai Garda Terdepan

Dialog langsung bersama masyarakat jadi strategi membangun sinergi dan mencegah kenakalan remaja hingga penyalahgunaan narkoba

Padang Pariaman — Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Lubuk Alung, Polres Padang Pariaman. Salah satunya melalui pendekatan humanis dengan turun langsung ke tengah masyarakat.

Kapolsek Lubuk Alung, AKP Riky Prama Putra, S.H., melalui Kanit Reskrim Ipda Yuki Pramitha, S.H., melaksanakan kegiatan sambang sekaligus dialog interaktif bersama warga, khususnya kalangan ibu-ibu di wilayah hukum Polsek Lubuk Alung.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian menekankan pentingnya peran ibu sebagai pilar utama dalam keluarga. Ibu dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif, seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Peran ibu sangat strategis dalam membentuk karakter anak. Dari keluarga lah benteng pertama dibangun untuk mencegah berbagai bentuk penyimpangan sosial,” ujar Ipda Yuki dalam dialog tersebut.

Melalui komunikasi yang berlangsung hangat dan terbuka, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, serta informasi terkait kondisi lingkungan sekitar. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Pendekatan dialogis ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polsek Lubuk Alung dalam menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif warga, khususnya para ibu, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif, serta mampu menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

Ke depan, Polsek Lubuk Alung menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, guna memastikan stabilitas Kamtibmas tetap terjaga di wilayah Padang Pariaman.


" Joe young "

Tangis di Sudut Katapiang: Yerni Marlina Berjuang Melawan Kanker Payudara di Tengah Kemiskinan

Padang Pariaman — Sebuah kisah pilu datang dari Korong Marantiah, Nagari Katapiang. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Pilwana, ada jeritan sunyi seorang ibu yang tengah berjuang antara hidup dan mati.

Semua bermula pada Senin, 27 April 2026. Saat itu, Dasman, S.Sos bersama tim relawan dari Korong Talao Mundam menuju Korong Marantiah untuk agenda pertemuan. Namun, rencana itu berubah seketika ketika sebuah kabar menyayat hati disampaikan oleh warga.

Seorang ibu bernama Yerni Marlina diketahui sedang menderita kanker payudara dalam kondisi sangat parah. Ia terbaring lemah di rumahnya, tanpa perawatan medis yang layak. Mendengar kabar itu, Dasman tanpa ragu menghentikan agenda pertemuan.

“Pertemuan ini kita tunda. Kita lihat dulu kondisi warga tersebut. Kalau harus dirawat, kita carikan solusi sekarang. Tidak perlu menunggu saya jadi wali nagari,” tegas Dasman.

Rumah Tanpa Pintu, Harapan yang Hampir Padam

Sesampainya di lokasi, pemandangan yang terlihat begitu memilukan. Yerni Marlina terbaring lemah di atas tempat tidur sederhana, dirawat oleh ibunya yang sudah renta, Mak Suni.

Mereka hanya tinggal berdua. Rumah yang mereka tempati jauh dari kata layak, Tidak memiliki pintu. Tidak ada jendela.Hanya terpal yang menutup celah angin. Atap pun bocor—air hujan masuk membasahi ruangan.

Rumah itu dibangun seadanya, sedikit demi sedikit, dari sisa bantuan gempa tahun 2014. Hingga kini, tak pernah benar-benar selesai.

Ditinggalkan Suami, Terpisah dari Anak

Yerni Marlina adalah seorang ibu dari empat orang anak. Namun kini, ia harus berjuang tanpa suami di sampingnya.

Keempat anaknya terpaksa dibawa oleh saudaranya ke Solok, karena tidak ada yang mampu mengurus mereka di rumah. Sementara Mak Suni harus fokus merawat Yeni seorang diri.

Bayangkan…

Seorang ibu sakit parah, terpisah dari anak-anaknya.Seorang nenek tua, berjuang merawat anaknya tanpa penghasilan.

Pernah Dirawat, Tapi Pulang dalam Luka

Menurut Mak Suni, Yerni sebenarnya pernah dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang menggunakan BPJS.

Namun, karena kondisi Yerni yang sering berteriak kesakitan dan mengigau, ia merasa tidak diterima.

Dengan hati hancur dan rasa takut, Mak Suni memilih membawa pulang anaknya secara diam-diam pada malam hari, tanpa sepengetahuan pihak rumah sakit.

Sejak saat itu…

Yerni hanya dirawat di rumah.

Tanpa pengobatan lanjutan.

Tanpa kepastian.

Kadang Makan, Kadang Tidak

Sehari-hari, Mak Suni dan Yerni hidup dalam keterbatasan yang sangat memprihatinkan.

Makan pun tidak menentu.

Tetangga sekitar menjadi satu-satunya harapan.

Bundo Kanduang dan warga sekitar bergotong royong membantu sekadar untuk bertahan hidup.

“Kadang makan, kadang tidak. Kami bantu semampunya,” ujar salah seorang warga.

Uluran Tangan Kecil, Harapan Besar

Melihat kondisi tersebut, Dasman dan tim tidak bisa menahan haru. Sebelum pulang, ia menyerahkan bantuan seadanya kepada Mak Suni.

“Mak, ini sedikit bantuan dari saya. Mudah-mudahan nanti saya bisa bantu lagi,” ucapnya lirih.

Namun, semua sadar…

Bantuan itu belum cukup.

Mari Kita Bantu Yerni Marlina

Hari ini, Yerni Marlina sedang berjuang melawan penyakitnya dalam keterbatasan yang luar biasa.

Ia membutuhkan:

Pengobatan dan perawatan medis

Biaya hidup sehari-hari

Perbaikan tempat tinggal yang layak

Sekecil apa pun bantuan dari kita, akan sangat berarti bagi kehidupan mereka.

Jangan biarkan mereka berjuang sendiri.

Mari bersama kita ulurkan tangan, ringankan beban, dan hidupkan kembali harapan yang hampir padam.


" Joe young "

#BantuYerniMarlina #PeduliSesama #KatapiangBergerak #KemanusiaanDiAtasSegalanya #DonasiUntukSesama**

Senin, 27 April 2026

Gerak Cepat Dasman Jenguk Warga Terserang Stroke, Bukti Kepedulian Nyata di Katapiang

Dalam Sehari, Calon Wali Nagari Ini Sambangi Dua Korong Berbeda, Beri Dukungan Moral dan Santunan Langsung

Katapiang — Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Dasman, S.Sos, calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Bersama tim sukses dan relawan pemenangan, Dasman bergerak cepat menjenguk warga yang tengah sakit akibat stroke pada Minggu, 26 April 2026.

Dalam satu hari yang sama, Dasman mengunjungi dua warga di korong berbeda yang mengalami penyakit serupa. Kunjungan pertama dilakukan ke Korong Pauah, tepatnya ke rumah seorang warga yang juga dikenal sebagai katik setempat. Kehadiran Dasman bersama rombongan disambut hangat oleh pihak keluarga, yang merasa terbantu secara moril atas perhatian tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dasman tidak hanya memberikan dukungan semangat kepada keluarga, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa santunan dalam amplop sebagai bentuk kepedulian langsung kepada warga yang membutuhkan.

Usai dari Korong Pauah, Dasman dan tim melanjutkan perjalanan ke Korong Simpang untuk menjenguk Pak Jali, warga yang juga tengah berjuang melawan stroke. Di lokasi kedua ini, Dasman kembali menunjukkan empatinya dengan memberikan santunan serta menyampaikan doa dan harapan agar pasien segera diberikan kesembuhan.

Menurut tim relawan, aksi cepat tersebut berawal dari informasi yang diterima melalui komunikasi WhatsApp dari warga di masing-masing korong. Tanpa menunda waktu, Dasman langsung merespons dengan turun langsung ke lapangan.

Langkah ini dinilai sebagai cerminan kepemimpinan yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Tidak sekadar hadir saat momen politik, tetapi juga ketika warga menghadapi kesulitan.

Kepedulian seperti ini menjadi daya tarik tersendiri di mata masyarakat. Di tengah dinamika kontestasi menuju Pilwana Katapiang 2026, sosok pemimpin yang hadir secara nyata, menyapa, dan membantu warganya dalam kondisi sulit menjadi harapan banyak pihak.

Bagi sebagian warga, tindakan sederhana seperti menjenguk dan memberi perhatian justru memiliki makna besar—menunjukkan bahwa seorang calon pemimpin tidak hanya berbicara soal program, tetapi juga tentang rasa kemanusiaan.

Dasman seolah ingin menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, melainkan juga tentang hadir di tengah masyarakat, merasakan apa yang mereka alami, dan menjadi bagian dari solusi di saat paling dibutuhkan.

" Joe young "

#DasmanPeduli #KatapiangBangkit #CalonWaliNagari #Pilwana2026 #PeduliSesama #AksiNyata #PemimpinDekatRakyat #RelawanDasman #KatapiangSehat #GerakCepat #EmpatiUntukWarga #PerubahanKatapiang #NagariMaju #Dasman2026 #SolidUntukKatapiang

Minggu, 26 April 2026

Gotong Royong Pemuda Talao Mundam Bangun Kantor Kepemudaan, Semangat Kolektif untuk Masa Depan Nagari

Dipimpin Ketua Baru Nazar, Pembangunan Kantor Pemuda di Jorong Kampuang Tangah Didukung Donatur dan Tokoh Masyarakat

Padang Pariaman — Semangat kebersamaan dan kepedulian generasi muda kembali terlihat di Jorong Kampuang Tangah, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pada Minggu (26/4/2026), puluhan pemuda setempat bergotong royong mendirikan kantor pemuda sebagai pusat kegiatan sosial dan pengembangan generasi muda di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Nazar, ketua pemuda yang baru saja dilantik beberapa hari sebelumnya. Di bawah kepemimpinannya, para pemuda tampak antusias berjibaku mengerjakan pembangunan, mulai dari persiapan lahan hingga proses awal pendirian bangunan.

Pembangunan kantor pemuda tersebut sepenuhnya berasal dari dana swadaya masyarakat dan sumbangan para donatur yang berhasil dihimpun oleh para pemuda. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas dan kepedulian terhadap kemajuan lingkungan di tingkat jorong.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir tokoh masyarakat Korong Talao Mundam, Dasman, S.Sos, yang juga dikenal sebagai calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Kehadirannya tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga kontribusi nyata berupa bantuan 10 sak semen yang langsung diserahkan kepada Ketua Pemuda, Nazar, di lokasi kegiatan.

Ketua Pemuda Nazar menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pemuda, masyarakat, dan para donatur yang telah berkontribusi. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga wujud kebersamaan dan semangat membangun masa depan pemuda di kampung kita,” ujarnya.

Ia juga berharap keberadaan kantor pemuda nantinya dapat menjadi pusat kegiatan positif, mulai dari pembinaan generasi muda hingga pengembangan potensi sosial dan budaya di Jorong Kampuang Tangah.

Kegiatan gotong royong ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen nagari. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh seperti Dasman, dinilai menjadi dorongan penting dalam mewujudkan pembangunan berbasis kebersamaan.

Di tengah semangat perubahan dan pembangunan nagari, masyarakat Korong Talao Mundam diharapkan terus bersatu dalam mendukung figur-figur yang memiliki kepedulian nyata terhadap kemajuan daerah. Kebersamaan yang terbangun hari ini diyakini menjadi fondasi kuat untuk masa depan Nagari Katapiang yang lebih maju dan sejahtera.


" Joe young "

Sabtu, 25 April 2026

Dasman, S.sos, Calon Wali Nagari Katapiang Periode 2026-2034, Respon Cepat Kunjungi Warga Sakit di Korong Tabek

Dasman Bersama Syahrul Datuak Lung Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Kunjungan Langsung ke Rumah Andi yang Sedang Sakit, Memperlihatkan Kepedulian Penuh terhadap Masyarakat

PADANG PARIAMAN, Kamis, 23 April 2026 – Dalam sebuah aksi penuh empati, Dasman, S.sos, calon Wali Nagari Katapiang untuk periode 2026-2034, tidak hanya memperlihatkan visi kepemimpinannya untuk kemajuan nagari, tetapi juga menunjukkan sikap peduli terhadap sesama. Pada hari Kamis, 23 April 2026, Dasman menerima kabar via telepon dari salah satu koordinator tim pemenangan di Korong Tabek, yang memberitahukan bahwa seorang warga, Andi, tengah sakit. Kabar tersebut langsung disikapi oleh Dasman dengan tindakan cepat.

Saat itu, Dasman tengah berada di Pondok Lesehan Piak Nona di Jalan Akses Bandara BIM bersama Syahrul Datuak Lung, anggota DPRD Padang Pariaman. Begitu mendengar berita tentang kondisi Andi, mereka berdua langsung memutuskan untuk berkunjung ke rumah Andi di Korong Tabek. Tidak hanya didampingi oleh Syahrul Datuak Lung, kehadiran Dasman juga diikuti oleh beberapa tim pemenangan yang turut serta memberikan dukungan moral.

Sesampainya di rumah Andi, keduanya disambut dengan hangat oleh keluarga Andi. Meskipun dalam keadaan lemas, Andi yang sedang berbaring di tempat tidur berusaha untuk bangun dan menyapa kedua tokoh yang hadir. “Andi, nggak usah dipaksakan dulu, karena kamu lagi sakit, istirahat aja dulu,” ujar Dasman dengan bahasa Minang yang lembut. Andi pun dengan senyum berkata, “Nggak apa-apa Pak, cuma sebentar saja,” sebelum akhirnya kembali beristirahat di tempat tidurnya.

Kunjungan ini tidak hanya sekadar memberi semangat, namun juga memperlihatkan kedekatan antara calon pemimpin dan masyarakat. Sambil menikmati teh yang disuguhkan keluarga Andi, Dasman dan Syahrul Datuak Lung berbincang dengan keluarga Andi mengenai keadaan kesehatan beliau. Dalam suasana akrab tersebut, mereka berbicara sejenak mengenai harapan dan doa untuk kesembuhan Andi.

Menjelang malam, setelah menghabiskan waktu bersama keluarga Andi, Dasman dan Syahrul Datuak Lung bersama tim akhirnya berpamitan untuk kembali ke rumah masing-masing. Pada saat salaman perpisahan, kedua tokoh tersebut secara simbolis menyelipkan uang yang tidak diketahui jumlahnya, sambil memberi support dan ucapan semangat agar Andi segera pulih.

Kunjungan yang dilakukan oleh Dasman dan Syahrul Datuak Lung menjadi contoh nyata bagaimana seorang pemimpin harus hadir bukan hanya dalam urusan administrasi dan pembangunan, tetapi juga dalam momen-momen kehidupan warganya. Aksi ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan yang sejati. Semoga langkah ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk terus peduli dan berbagi dalam kehidupan sosial yang lebih baik.


" Joe young "

Rabu, 22 April 2026

Dasman, S.Sos Hadiri Manujuah Hari Almarhum Alimisto di Katapiang, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

Bersama Syahrul Dt. Lung dan Tim Pemenangan, Kehadiran Jadi Bentuk Empati dan Kedekatan dengan Warga Batang Sariak

PADANG PARIAMAN, Rabu, 22 April 2026 — Calon Wali Nagari Katapiang, Dasman, S.Sos, menghadiri kegiatan Manujuah Hari (7 hari) almarhum Alimisto yang digelar di rumah duka, Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu malam (22/4).

Kehadiran Dasman didampingi oleh Syahrul Dt. Lung serta jajaran tim pemenangan menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan empati terhadap keluarga yang tengah berduka.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, kegiatan diawali dengan pengajian dan doa bersama yang diikuti oleh niniak mamak, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Tradisi manigo hari sendiri merupakan bagian dari rangkaian adat dan keagamaan masyarakat Minangkabau dalam mendoakan almarhum.

Usai pengajian, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antara tokoh masyarakat dan warga yang hadir. Dasman terlihat berbaur dan berdialog hangat dengan masyarakat, mencerminkan kedekatan yang selama ini dibangun di tengah-tengah warga Katapiang.

Syahrul Dt. Lung menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar agenda sosial, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat. “Ini adalah momen untuk saling menguatkan, bukan hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi kita semua sebagai satu kaum dan satu nagari,” ujarnya.

Sementara itu, warga setempat menyambut baik kehadiran Dasman dan rombongan. Mereka menilai kehadiran tersebut mencerminkan kepedulian dan kedekatan seorang calon pemimpin dengan masyarakatnya.

Kegiatan Manujuah Hari  berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong serta solidaritas sosial yang masih terjaga di tengah masyarakat Nagari Katapiang.


" Rep, Joe young "

Silaturahmi Awak Media di Katapiang: Pucuk Adat Tegaskan Netralitas di Tengah Dinamika Pilwana 2026

 

Bahrun Rangkayo Rajo Sampono: Semua Kandidat adalah Anak Kemenakan, Dukungan Adat Tidak Berpihak Secara Terbuka

PADANG PARIAMAN, Rabu, 22 April 2026 — Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi antara awak media dengan tokoh adat terkemuka Nagari Katapiang, Bahrun Rangkayo Rajo Sampono, di Warung Kopi Amak, Kampuang Baru, Korong Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai.

Kehadiran awak media disambut langsung oleh sosok yang akrab disapa Mak Rajo tersebut. Sebagai pucuk adat yang berulayat di Nagari Katapiang, kehadiran Bahrun menjadi pusat perhatian dalam diskusi yang mengalir santai namun sarat makna, terutama terkait dinamika pesta demokrasi pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam perbincangan tersebut, mencuat isu hangat mengenai kontestasi Pilwana di Nagari Katapiang yang diikuti oleh empat putra terbaik daerah. Masyarakat setempat menilai bahwa peran pucuk adat memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah dukungan, mengingat kuatnya nilai-nilai adat dan tradisi musyawarah yang masih dijunjung tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Bahrun Rangkayo Rajo Sampono memberikan pandangan yang tegas namun menyejukkan. Ia menegaskan bahwa dalam struktur adat, setiap keputusan yang diambil bukanlah keputusan personal, melainkan hasil musyawarah mufakat bersama unsur niniak mamak.

“Pandangan masyarakat itu sah-sah saja. Namun dalam adat, keputusan bukan kehendak pribadi, melainkan hasil musyawarah,” ujarnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Bahrun menepis anggapan bahwa dirinya secara terbuka akan memberikan dukungan kepada salah satu kandidat. Ia justru menegaskan sikap netralitasnya sebagai pucuk adat.

“Sebagai niniak mamak, keempat calon itu adalah anak kemenakan saya. Saya mendukung semuanya,” tegasnya.

Meski demikian, Bahrun mengakui bahwa secara pribadi ia tetap memiliki hak pilih sebagai warga negara. Namun, pilihan tersebut bersifat rahasia dan tidak akan dipublikasikan.

“Pilihan tetap satu di bilik suara. Tapi siapa yang saya pilih, itu tidak untuk disampaikan ke publik,” katanya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait arah dukungan tokoh adat dalam Pilwana Katapiang.

Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang tukar pikiran antara media dan tokoh adat, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam menjaga suasana demokrasi yang sehat, damai, dan tetap berlandaskan nilai-nilai adat Minangkabau.

Di tengah dinamika politik lokal, sikap bijak pucuk adat menjadi penyejuk sekaligus pengingat bahwa demokrasi di Nagari Katapiang tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang menjaga persatuan anak nagari. Bahrun Rangkayo Rajo Sampono turut mengingatkan seluruh tim sukses agar menjaga kondusivitas dan menjadikan Pilwana sebagai ajang badunsanak, bukan perpecahan. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih adalah putra terbaik nagari yang harus didukung bersama. Selain itu, ia juga mengimbau para calon wali nagari untuk tidak memancing suasana yang tidak baik, khususnya di media sosial, serta terus menjaga kedamaian dan kenyamanan di tengah masyarakat. Sikap ini menjadi penutup yang menegaskan bahwa Pilwana Katapiang harus menjadi ruang demokrasi yang sejuk, bermartabat, dan memperkuat kebersamaan seluruh anak nagari.


" Joe young "

Senin, 20 April 2026

Gotong Royong Rutin Warga Sumua Karang Jadi Momentum Perkenalan Dasman, Dukungan Masyarakat Menguat

Ketua Pemuda Dery Undang Dasman,S.Sos untuk Lebih Dekat dengan Warga Baru, Tegaskan Komitmen Bangun Nagari Katapiang Secara Transparan dan Berbasis Musyawarah

PADANG PARIAMAN, 19 April 2026 — Semangat kebersamaan kembali terlihat dalam agenda rutin gotong royong warga Jorong Sumua Karang, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, yang digelar pada Minggu (19/4). Kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten setiap bulan ini tidak hanya menjadi ajang membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dalam kegiatan kali ini, Ketua Pemuda Jorong Sumua Karang, Dery, secara khusus mengundang Dasman, S.Sos untuk hadir dan berbaur langsung dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkenalkan sosok Dasman kepada warga, khususnya penduduk baru yang belum mengenalnya secara dekat.

Dery menjelaskan, sosok Dasman dikenal sebagai tokoh masyarakat Korong Talao Mundam yang ramah, berpengalaman dalam pemerintahan nagari, serta memiliki rekam jejak pengabdian yang kuat dalam pembangunan daerah.

“Sebagian warga di Sumua Karang ini adalah pendatang baru yang belum mengenal beliau. Maka dari itu, kami ingin memperkenalkan kembali sosok Pak Dasman, sekaligus mengingatkan masyarakat atas kontribusi beliau di masa lalu,” ujar Dery.

Ia juga menilai, sejak Dasman tidak lagi aktif di pemerintahan nagari, pembangunan di Katapiang dinilai mengalami penurunan. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat bagi dirinya untuk mendorong masyarakat kembali memberikan kepercayaan kepada Dasman pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Katapiang periode 2026–2034.

Menurut Dery, motivasi Dasman untuk kembali maju bukan semata-mata kepentingan pribadi, melainkan didorong oleh niat pengabdian. Ia menilai, secara ekonomi dan tanggung jawab keluarga, Dasman sudah berada dalam kondisi yang cukup mapan, sehingga memiliki ruang lebih untuk fokus pada pembangunan nagari.

“Beliau ingin mengabdikan diri di masa pensiun sebagai bentuk ibadah. Kami melihat ketulusan itu,” tambahnya.

Sementara itu, Dasman, S.Sos dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas undangan dan dukungan yang diberikan oleh pemuda dan masyarakat. Ia mengaku terharu atas upaya Dery yang telah memperkenalkan dirinya kepada warga yang belum mengenal, sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat yang sudah pernah berinteraksi dengannya.

“Terkait pencalonan saya, apa yang disampaikan oleh saudara Dery memang benar adanya. Niat saya adalah melanjutkan pengabdian untuk nagari,” ujar Dasman.

Ia menegaskan, pembangunan nagari tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan harus melalui kebersamaan, musyawarah, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk niniak mamak dan tokoh masyarakat.

“Dulu kita membangun nagari ini bersama, dengan musyawarah dan mufakat. Ke depan pun, itu yang akan saya utamakan. Tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dasman juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi dalam pengelolaan pembangunan jika dipercaya memimpin Nagari Katapiang. Ia menekankan bahwa kepemimpinannya nanti akan mengedepankan keterbukaan kepada masyarakat.

“Tujuan utama saya adalah ibadah. Banyak jalan untuk beribadah, dan salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Meski tidak banyak menjanjikan program, Dasman menegaskan tekadnya untuk bekerja keras bersama masyarakat demi mewujudkan Nagari Katapiang yang lebih maju.

“Yang jelas, jika saya diberi amanah, kita akan bekerja bersama, membangun nagari yang sama-sama kita cintai ini,” tutupnya.

Kegiatan gotong royong yang sederhana itu justru menjadi cerminan arah masa depan Nagari Katapiang—bahwa perubahan besar selalu berawal dari kebersamaan. Di tengah harapan warga akan pembangunan yang lebih merata, kehadiran Dasman di tengah masyarakat bukan sekadar silaturahmi, melainkan simbol kembalinya harapan lama yang ingin diwujudkan kembali. Kini, pilihan ada di tangan masyarakat: melanjutkan perjalanan dengan semangat gotong royong yang telah terbangun, atau membuka lembaran baru dengan kepemimpinan yang diyakini mampu membawa Katapiang menuju kemajuan yang lebih nyata.


" Joe young "

Sabtu, 18 April 2026

Gelombang Dukungan Menguat, Yossuhardi Resmi Bentuk Tim Pemenangan Pilwana Sungai Buluah Selatan 2026

Antusiasme Warga Mengalir Deras, Harapan Baru untuk Pembangunan Nagari yang Lebih Maju dan Sejahtera

PADANG PARIAMAN, 18 April 2026 — Dinamika politik nagari menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Sungai Buluah Selatan kian menghangat. Dukungan terhadap Yossuhardi, yang akrab disapa Edi Incek, terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Antusiasme warga terlihat nyata, dengan banyaknya dukungan yang disampaikan secara langsung maupun melalui pertemuan-pertemuan masyarakat.

Puncaknya, pada Sabtu (18/4), Yossuhardi secara resmi membentuk tim pemenangan untuk menghadapi kontestasi Pilwana periode 2026–2034. Kegiatan pembentukan tim tersebut dilaksanakan di Pondok Lesehan Piak Nona, Penginapan Ebi, yang berlokasi di Jalan Akses Bandara BIM, dan dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pemuda, serta relawan pendukung.

Pembentukan tim ini menjadi langkah strategis dalam mengonsolidasikan kekuatan serta menyatukan visi pembangunan Nagari Sungai Buluah Selatan ke depan. Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, para pendukung yang hadir menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Yossuhardi.

Mereka menilai sosok Edi Incek memiliki kapasitas dan komitmen untuk membawa perubahan nyata bagi kemajuan nagari, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pelestarian adat dan budaya.

“Ini bukan sekadar dukungan, tapi harapan bersama untuk masa depan nagari yang lebih baik,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Yossuhardi sendiri menegaskan bahwa pembentukan tim ini bukan hanya tentang memenangkan kontestasi, tetapi juga sebagai wadah untuk merangkul seluruh elemen masyarakat. Ia berkomitmen menjadikan aspirasi warga sebagai dasar dalam merumuskan arah pembangunan nagari ke depan.

“Kami ingin membangun nagari secara bersama-sama. Dukungan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata,” ujar Yossuhardi dalam sambutannya.

Dengan terbentuknya tim pemenangan ini, langkah politik Yossuhardi dinilai semakin solid. Dukungan akar rumput yang terus menguat menjadi sinyal bahwa kontestasi Pilwana Sungai Buluah Selatan 2026 akan berlangsung kompetitif, sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan nagari untuk tahun-tahun mendatang.


" Joe young "

Sumbar Bidik Pasar Ibu Kota, Skema B2G Jadi Senjata Baru Dongkrak Kesejahteraan Petani


PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong perluasan kerja sama Business to Government (B2G) sebagai strategi jitu membuka akses pasar nasional bagi komoditas pangan unggulan daerah. Skema ini dinilai mampu menjadi pengungkit ekonomi baru bagi para petani sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai lumbung pangan strategis.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyebut langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pariaman bersama PT Food Station Tjipinang Jaya merupakan terobosan progresif yang patut dicontoh oleh kabupaten dan kota lainnya di Sumbar. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak lagi bersifat seremonial antar pemerintah daerah, melainkan langsung menyasar kebutuhan riil pasar melalui kemitraan dengan perusahaan daerah di ibu kota.

“Kota Pariaman sudah melangkah lebih maju. Ini bukan sekadar kerja sama antar kepala daerah, tetapi langsung dengan perusahaan penyedia pangan di Jakarta. Model seperti ini harus direplikasi untuk memperluas pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Vasko di Padang, Rabu (15/4/2026).

Ia menilai, Sumbar memiliki potensi besar di sektor pangan seperti beras, bawang, dan hasil perikanan yang siap bersaing di pasar luar daerah. Di sisi lain, daerah seperti DKI Jakarta memiliki kebutuhan pangan tinggi namun terbatas dari sisi lahan produksi. Kondisi ini membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Kita punya keunggulan produksi, sementara daerah lain memiliki kekuatan fiskal. Ini adalah peluang yang harus kita tangkap melalui kerja sama konkret agar hasil produksi petani terserap maksimal,” jelasnya.

Vasko juga menekankan pentingnya membangun sistem distribusi antar daerah yang kuat dan efisien. Dengan rantai pasok yang terintegrasi, produk pangan dari Sumbar tidak hanya terserap pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebelumnya mengungkapkan bahwa kebutuhan pangan ibu kota sangat bergantung pada pasokan dari daerah. Dengan kebutuhan beras mencapai puluhan ribu ton setiap bulan, serta tingginya permintaan ikan, daging, dan komoditas lainnya, kerja sama lintas daerah menjadi solusi strategis menjaga ketahanan pangan Jakarta.

Kolaborasi antara daerah produsen seperti Sumbar dan konsumen besar seperti DKI Jakarta pun diharapkan menjadi model baru pembangunan ekonomi berbasis kemitraan, yang tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional.


" Joe young "

Dukungan Akar Rumput Menguat, Warga Korong Pauah Deklarasikan Sikap untuk Dasman di Pilwana Katapiang 2026

Tokoh masyarakat Pak Hakim siap gerakkan sanak kemenakan, menambah energi baru bagi pemenangan Dasman,S.Sos menuju kursi Wali Nagari Katapiang

PADANG PARIAMAN, Jum'at,17 April 2026 — Arus dukungan terhadap calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034, Dasman, S.Sos, terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan datang dari warga Simpang Kambiang, Korong Pauah, yang secara langsung menyatakan sikap politik mereka di posko pemenangan.

Syafriadi bersama Pak Hakim, yang dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat di Korong Pauah, mendatangi posko pemenangan Dasman untuk menyampaikan komitmen dukungan secara terbuka. Kehadiran mereka disambut hangat oleh tim pemenangan dan relawan yang telah lebih dahulu aktif menggalang kekuatan di tingkat akar rumput.

Dalam pertemuan tersebut, Pak Hakim menegaskan kesiapannya untuk tidak hanya mendukung secara pribadi, tetapi juga mengajak sanak kemenakan serta jaringan keluarga besarnya untuk memilih Dasman pada pemilihan yang dijadwalkan berlangsung Juni 2026.

“InsyaAllah kami siap menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk mendukung Dasman. Kami melihat beliau punya niat baik dan komitmen membangun Nagari Katapiang ke arah yang lebih maju,” ujar Pak Hakim dalam pernyataannya.

Sementara itu, Dasman, S.Sos menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai dukungan dari tokoh masyarakat menjadi energi penting dalam memperkuat konsolidasi menjelang pesta demokrasi nagari tersebut.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Dukungan dari ninik mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berjuang bersama,” kata Dasman.

Dukungan yang terus berdatangan ini dinilai menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap figur Dasman sebagai calon pemimpin Nagari Katapiang. Dengan waktu yang semakin mendekati hari pemilihan, dinamika politik di tingkat nagari diperkirakan akan semakin menghangat.

Pilwana Katapiang 2026 pun diprediksi menjadi ajang demokrasi yang penuh partisipasi, dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan nagari untuk delapan tahun ke depan.


" Joe young "

Rabu, 15 April 2026

Kabar Duka dari Katapiang: Mantan Kapalo Mudo Batang Sariak, Alimisto “Kak To”, Wafat

Dasman, Calon Wali Nagari Katapiang 2026–2034, Tunjukkan Kepedulian dengan Hadir Langsung ke Rumah Duka

PADANG PARIAMAN – Kabar duka menyelimuti masyarakat Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang. Alimisto, yang akrab disapa Kak To, mantan Kapalo Mudo setempat, telah berpulang ke Rahmatullah pada Rabu malam (15/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat Korong Batang Sariak. Sosok Kak To dikenal sebagai tokoh yang berdedikasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, khususnya selama menjabat sebagai Kapalo Mudo di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, almarhum rencananya akan dimakamkan pada Kamis (16/4/2026) di pemakaman kaum yang berada di Korong Batang Sariak.

Tak lama setelah kabar duka tersebar, Dasman, S.Sos, calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034, langsung mendatangi rumah duka. Kehadirannya menjadi bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan serta masyarakat setempat.

Dalam suasana duka, Dasman tampak menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga, sekaligus mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kehadiran tokoh masyarakat dalam momen seperti ini dinilai mencerminkan kedekatan emosional dengan warga, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Nagari Katapiang yang tengah berduka.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap salah seorang warga yang turut hadir di rumah duka.

Suasana haru menyelimuti rumah duka, dengan warga silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Kak To.


" Joe young "

Selasa, 14 April 2026

Soliditas Suku Nias di Katapiang Menguat: Datuak Manjalin Ajak Dukung Dasman di Pilwana 2026


Pertemuan hangat di Korong Batang Sariak jadi momentum konsolidasi 60 KK warga Suku Nias untuk arah pembangunan Nagari Katapiang ke depan

PARIAMAN – Dinamika menjelang pesta demokrasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Katapiang Juni 2026 semakin menghangat. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat mulai mengerucut, termasuk dari komunitas Suku Nias yang telah lama bermukim di Kampung Baru, Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang.

Komunitas yang terdiri dari sekitar 60 kepala keluarga (KK) itu diketahui telah menetap secara turun-temurun dan kini menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat asli setempat. Mereka dipimpin oleh Vamaoli, yang juga dipercaya sebagai kepala suku sekaligus diangkat menjadi Datuak Penghulu Suku Nias dengan gelar Datuak Manjalin oleh pucuk adat setempat.

Pengangkatan tersebut tidak hanya menjadi simbol pengakuan adat, tetapi juga memperkuat peran Suku Nias dalam struktur sosial dan budaya Minangkabau di Nagari Katapiang, khususnya dalam urusan adat.

Pada Senin malam (13/4/2026), Vamaoli Datuak Manjalin menggelar pertemuan silaturahmi bersama warga dan mengundang salah satu bakal calon Wali Nagari Katapiang, Dasman, S.Sos. Pertemuan ini menjadi ajang mempererat hubungan sekaligus memperkenalkan calon pemimpin kepada sanak kemenakan di lingkungan Suku Nias.

Dalam sambutannya, Vamaoli secara terbuka mengajak seluruh warga yang berada di bawah naungannya untuk memberikan dukungan penuh kepada Dasman dalam Pilwana mendatang.

“Kami di sini sudah lama mengenal sosok Dasman. Pengalamannya di pemerintahan nagari tidak diragukan lagi. Selama 19 tahun mengabdi, tidak ada catatan buruk. Maka dari itu, kami titipkan harapan untuk kemajuan Nagari Katapiang kepada beliau,” ujar Vamaoli.

Dasman diketahui memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan nagari, mulai dari sekretaris nagari, Penjabat (PJ) Wali Nagari, hingga kepala desa sebelum sistem pemerintahan nagari diberlakukan secara penuh. Masa pengabdiannya berakhir pada 2019.

Kehadiran Dasman bersama tim pemenangan disambut antusias oleh warga. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh moderator Reda, dilanjutkan sambutan dari Ketua Tim Pemenangan Arman Laaik, serta tokoh masyarakat Y. Dt. Bagindo Nan Sati dari Suku Guci Korong Talao Mundam.

Dalam pidatonya, Dasman menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku.

“Bagi saya, tidak ada perbedaan. Siapa pun yang tinggal di Nagari Katapiang adalah bagian dari masyarakat Katapiang. Prinsip ini sudah saya pegang sejak lama, bukan hanya karena saya mencalonkan diri saat ini,” tegas Dasman.

Dukungan juga mengalir dari tokoh masyarakat setempat. Salah seorang warga senior, Vatijatule’o, menyatakan kesaksiannya atas rekam jejak Dasman yang telah dikenalnya sejak lama.

“Apa yang disampaikan itu benar. Kami sudah lama mengenal beliau. Kami siap mendukung dan akan mengajak keluarga yang belum hadir untuk ikut memberikan dukungan,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa konsolidasi dukungan berbasis komunitas terus bergerak menjelang Pilwana Katapiang 2026. Dengan menguatnya dukungan dari Suku Nias di Korong Batang Sariak, peta politik lokal diperkirakan akan semakin dinamis dalam beberapa bulan ke depan.


" Joe young "

Jumat, 10 April 2026

Isu Miring di Pilwana Katapiang 2026, Basis Terbesar Talao Mundam Justru Tunjukkan Dukungan Solid

Pertarungan menuju Juni 2026 memanas, tiga bacalon mulai berebut suara di korong dengan jumlah pemilih terbanyak

KATAPIANG, Kamis (9/4/2026) — Dinamika pesta demokrasi pemilihan wali nagari (Pilwana) Katapiang yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mulai memanas. Sejumlah nama bakal calon (bacalon) wali nagari telah bermunculan, dengan sedikitnya tiga figur yang kini menjadi sorotan publik.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Dasman, S.Sos, tokoh masyarakat asal Korong Talao Mundam. Wilayah ini dikenal sebagai korong terluas sekaligus memiliki jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terbanyak di antara delapan korong di Nagari Katapiang. Kondisi tersebut menjadikan Talao Mundam sebagai basis strategis yang diperebutkan oleh para bacalon.

Persaingan pun kian terasa di tengah masyarakat. Berbagai pendekatan dilakukan oleh tim pemenangan masing-masing kandidat untuk meraih simpati pemilih. Mulai dari komunikasi langsung hingga penyebaran opini di tengah masyarakat, menjadi bagian dari strategi politik yang tak terelakkan.

Namun, di tengah situasi tersebut, beredar isu dari mulut ke mulut yang menyebutkan bahwa dukungan terhadap Dasman di kampung halamannya sendiri disebut-sebut minim. Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku mendengar langsung kabar tersebut dari pihak yang diduga merupakan simpatisan lawan politik.

“Katanya di Talao Mundam sendiri, yang mendukung beliau tidak seberapa, bahkan diibaratkan tidak ada,” ujar sumber tersebut, menirukan informasi yang ia terima.

Menanggapi isu tersebut, Dasman bergerak cepat. Ia menghubungi sejumlah tim dan relawan di Korong Talao Mundam untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus merespons kabar yang dinilai dapat memengaruhi persepsi publik.

Pada hari yang sama, Kamis (9/4), para tim dan pendukung berkumpul di posko pemenangan yang berlokasi di Pondok Lesehan Piak Nona, Penginapan Eby, Korong Talao Mundam. Pertemuan tersebut menjadi momentum klarifikasi sekaligus konsolidasi dukungan.

Dalam pertemuan itu, terlihat antusiasme warga yang hadir. Sejumlah perwakilan keluarga dan kelompok masyarakat menyatakan komitmen mereka secara terbuka.

Salah seorang warga bahkan menyampaikan langsung kepada Dasman, yang akrab disapa Pak Des, agar tidak meragukan dukungan masyarakat.

“Jan ragu lo Pak Des dengan isu miring tu lai. Kami nan rami ko yang hadir ko, se ado lah perwakilan dari para keluarga kami yang sudah siap mendukung untuk memenangkan Pak Des di korong Talao Mundam ini,” ujarnya, yang langsung disambut teriakan persetujuan dari warga lainnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa pertarungan Pilwana Katapiang tidak hanya soal popularitas, tetapi juga bagaimana setiap kandidat mampu menjaga kepercayaan basis dukungan di tengah derasnya arus informasi dan isu yang berkembang.

Dengan waktu yang masih tersisa menuju pemungutan suara, dinamika politik di Nagari Katapiang diperkirakan akan terus bergerak dinamis, seiring intensitas kampanye dan strategi masing-masing bacalon dalam merebut hati masyarakat.


" Joe young "

Senin, 06 April 2026

Dasman Besuk Warga Sakit di Katapiang, Kehadiran Disambut Haru oleh Keluarga



Suphinur alias Usup yang tengah dalam masa pemulihan tipus sampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian

Katapiang, Senin, 06 April 2026 - Calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034, Dasman, S.Sos., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan mengunjungi Suphinur, warga yang akrab disapa Usup, di kediamannya di Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman.

Usup diketahui tengah menjalani masa pemulihan setelah sebelumnya dirawat akibat penyakit tipus di RS Siti Rahmah Padang. Saat ini, kondisinya berangsur membaik dan telah diperbolehkan pulang ke rumah untuk melanjutkan proses penyembuhan.

Kedatangan Dasman bersama tim pemenangan disambut hangat oleh Usup dan keluarga. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Dasman terlihat berbincang langsung, memberikan dukungan moril serta doa agar Usup segera pulih sepenuhnya.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Dasman dan tim yang sudah datang menjenguk keadaan kami,” ujar Usup dengan penuh haru.

Dasman dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang sedang mengalami kesulitan atau sakit.

“Kita ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Kehadiran kita di sini adalah bentuk kebersamaan dan perhatian, semoga bisa memberi semangat untuk kesembuhan,” kata Dasman.

Warga sekitar juga turut mengapresiasi langkah tersebut. Mereka menilai, kepedulian yang ditunjukkan menjadi cerminan sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan peka terhadap kondisi warganya.

Kunjungan ini sekaligus memperkuat hubungan emosional antara Dasman dan masyarakat di tingkat korong, serta menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan peduli terhadap kebutuhan warga Nagari Katapiang.


" Joe young "

Selasa, 31 Maret 2026

Persiapan Matang Tim Dasman Menuju Pilwana Katapiang 2026, Gaungkan Semangat “Badunsanak”

Usung kampanye santun dan persatuan, Dasman ajak tim solid tanpa saling menjatuhkan antar calon

Katapiang Selasa, 31 Maret 2026 — Menjelang pelaksanaan pemilihan wali nagari (Pilwana) di Nagari Katapiang yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026, tim pemenangan Dasman, S.Sos mulai mematangkan berbagai persiapan strategis. Konsolidasi internal terus dilakukan guna memastikan langkah yang terarah dalam mengusung visi Katapiang yang lebih maju dan sejahtera.

Dasman, S.Sos yang maju sebagai calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2032 menegaskan pentingnya kekompakan tim dalam menghadapi kontestasi demokrasi tingkat nagari tersebut. Ia menilai, kekuatan utama dalam pergerakan bukan hanya pada strategi, tetapi juga pada soliditas dan nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi.

Dalam arahannya kepada tim pemenangan, Dasman menyampaikan pesan singkat namun tegas agar seluruh elemen tim tetap menjaga persatuan dan mengedepankan etika dalam berpolitik. Ia mengajak seluruh tim untuk membangun gerakan kampanye yang sejalan dengan semangat “Pilwana Badunsanak”.

“ Mari kita solid dalam melangkah, dan ciptakan pergerakan kampanye badunsanak saat waktunya tiba. Sesuai moto Pilwana, kita junjung tinggi nilai kebersamaan, karena seluruh masyarakat Nagari Katapiang adalah sanak saudara kita,” ujar Dasman.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar seluruh tim tidak terlibat dalam praktik saling menjatuhkan antar calon. Menurutnya, Pilwana harus menjadi ajang demokrasi yang sehat, damai, dan bermartabat.

“Jangan pernah kita saling menjelekkan calon lain. Kita ingin Pilwana ini menjadi contoh yang baik, penuh kedamaian dan persaudaraan,” tambahnya.

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan pendekatan yang humanis, tim pemenangan Dasman optimistis mampu meraih simpati masyarakat tanpa harus mengorbankan nilai-nilai persatuan yang telah lama menjadi kearifan lokal di Nagari Katapiang.

Pilwana Katapiang 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan dan membangun masa depan nagari secara bersama-sama.

" Joe young "

Senin, 30 Maret 2026

Isu Miring Menyerang Calon Wali Nagari Katapiang, Dasman Bantah Tegas dan Tunjukkan Dukungan Keluarga

Dugaan kampanye hitam jelang Pilwana mencuat, Dasman,S.Sos tegaskan hubungan keluarga tetap solid dan penuh dukungan

Menjelang pelaksanaan pemilihan wali nagari (Pilwana) di Nagari Katapiang, isu miring mulai beredar di tengah masyarakat. Salah satu narasi yang berkembang dari mulut ke mulut diduga menyudutkan calon wali nagari, Dasman, S.Sos, dengan mempertanyakan dukungan dari lingkungan keluarga terdekatnya.

Isu tersebut menyebutkan bahwa Dasman dinilai tidak layak dipilih karena disebut tidak mendapat dukungan dari sanak keponakannya sendiri. Bahkan, narasi itu menyinggung hubungan internal keluarga yang diklaim tidak harmonis.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku mendengar langsung kabar tersebut. Namun, karena merasa informasi itu perlu diklarifikasi, warga tersebut memilih untuk menanyakan kebenarannya secara langsung kepada Dasman.


Menanggapi hal itu, Dasman memberikan respons santai dengan senyum, sembari membantah tegas tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa kabar yang beredar tidak benar dan tidak berdasar.

“Tidak benar itu. Sampai hari ini saya justru mendapat dukungan penuh dari sanak kemenakan dan saudara saya,” ujar Dasman.

Ia menduga, isu tersebut merupakan bagian dari dinamika politik jelang Pilwana yang bertujuan menjatuhkan citranya di mata masyarakat. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan narasi tersebut berasal dari pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu.

Dasman juga menjelaskan bahwa dalam struktur kekerabatan Minangkabau yang luas, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dukungan terkuat justru datang dari keluarga dan masyarakat nagari katapiang yang selama ini menjadi penyemangat dalam langkah pengabdiannya.

“Saudara dan anak kemenakan menjadi kekuatan utama yang terus mendukung saya untuk mengabdi kepada nagari ini,” tegasnya.

Sebagai bentuk nyata dari pernyataannya, Dasman menunjukkan kekompakan bersama keluarga besarnya dengan hadir langsung di tengah masyarakat dalam sebuah acara adat “batagak kudo-kudo” di Batang Sariak, Nagari Katapiang, pada Minggu (29/3/2026). Kehadiran Dasman bersama rombongan keluarga besarnya dalam acara tersebut juga mendapat sambutan hangat dari tuan rumah serta warga Batang Sariak. Suasana kekeluargaan dan keakraban terlihat jelas saat Dasman dan sanak kemenakannya berbaur dengan masyarakat, bersalaman, dan berbincang santai. Tuan rumah bahkan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Dasman beserta keluarga yang dinilai mencerminkan sikap menghargai undangan dan menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat. Dukungan moril dari warga yang hadir pun semakin menguatkan posisi Dasman sebagai sosok yang dekat dan diterima di lingkungan Nagari Katapiang.

Kehadiran tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa dukungan keluarga tetap solid, sekaligus membantah isu yang beredar di tengah masyarakat.

Di tengah memanasnya kontestasi Pilwana, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.


" Joe young "

Kamis, 26 Maret 2026

Srikandi Olo Bangau Solid, Siap Menangkan Dasman di Pilwana Katapiang 2026.

Deklarasi dukungan menguat saat kegiatan wisata Lebaran ke-6, jadi momentum konsolidasi akar rumput jelang pemilihan wali nagari.


KATAPIANG — Dukungan terhadap calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2032, Dasman, S.Sos, terus menguat di tingkat masyarakat. Kali ini, giliran kelompok ibu-ibu yang tergabung dalam Srikandi Olo Bangau menyatakan komitmen penuh untuk memenangkan Dasman pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan secara langsung dalam suasana kebersamaan saat kegiatan wisata yang digelar pada hari Kamis, 26 Maret 2026, bertepatan dengan momen Lebaran ke-6. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu Srikandi yang berangkat dari Olo Bangau menuju destinasi wisata Cambai Hill di kawasan Alahan Panjang, Solok.

Dasman, S.Sos, yang hadir bersama tim pemenangan, secara simbolis melepas keberangkatan rombongan. Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyampaikan tekad bulat untuk menggalang dukungan di lingkungan masing-masing demi memenangkan Dasman dalam kontestasi Pilwana mendatang.

“Kami siap bergerak bersama, dari rumah ke rumah, untuk memenangkan Bapak Dasman. Ini bukan sekadar dukungan, tapi komitmen kami untuk perubahan Nagari Katapiang ke arah yang lebih baik,” ungkap salah satu perwakilan Srikandi.

Kegiatan wisata ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota serta memperkuat soliditas tim pendukung di tingkat akar rumput. Rombongan diberangkatkan menggunakan satu unit bus pariwisata yang difasilitasi oleh Dasman sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan dengan masyarakat.

Sementara itu, Dasman, S.Sos, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kebersamaan dan kekompakan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun nagari yang maju dan sejahtera.

“Dukungan dari ibu-ibu Srikandi ini menjadi energi besar bagi kami. InsyaAllah, dengan kebersamaan, kita bisa membawa Katapiang menjadi nagari yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Dengan semakin menguatnya dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan, peta persaingan Pilwana Katapiang 2026 diprediksi akan semakin dinamis. Konsolidasi berbasis komunitas seperti yang dilakukan Srikandi Olo Bangau dinilai menjadi strategi efektif dalam meraih simpati pemilih di tingkat nagari.


" Joe young "

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit