ONE NEWS NUSANTARA: Mei 2026

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Minggu, 31 Mei 2026

Polres Padang Pariaman Turun Malam, Sasar Balap Liar hingga Premanisme di Sejumlah Titik Rawan

 

Patroli Cipta Kondisi Digelar Hingga Dini Hari, Aparat Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat


PADANG PARIAMAN – Polres Padang Pariaman kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menggelar kegiatan Cipta Kondisi (Cipkon) pada Sabtu (30/5/2026) malam. Operasi tersebut difokuskan untuk mengantisipasi aksi balap liar, tawuran remaja, premanisme, serta berbagai tindak pidana lainnya yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Padang Pariaman.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mapolres Padang Pariaman sekitar pukul 21.00 WIB. Apel dipimpin oleh Kassubagstajemen dan RB Bagren Polres Padang Pariaman, AKP Eri Mayendi, S.H., M.H., serta diikuti sejumlah pejabat utama dan personel yang telah ditugaskan dalam operasi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Kasiwas Polres Padang Pariaman AKP Dermawan, Kasat Samapta AKP Efriadi, S.H., Kasikeu Ipda Eka Surya Putra, S.H., M.H., KBO Satintelkam Ipda Rudi Purnama, S.H., Kanit Turjawali Satlantas Ipda M. Dzaky Surya Hidayat, S.Tr.K., Kanit Binmas Polsek Lubuk Alung Ipda Ferry Kurnia Jamra, S.H., serta personel Bintara Polres Padang Pariaman yang terlibat dalam surat perintah tugas.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya pelaksanaan patroli secara profesional, terukur, dan humanis. Personel diminta melakukan pembubaran terhadap kelompok masyarakat yang berkumpul hingga larut malam dengan pendekatan persuasif serta mengedepankan sikap humanis.

Selain itu, patroli juga difokuskan pada kawasan Fly Over Bandara Internasional Minangkabau yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja dan rawan dijadikan arena balap liar maupun potensi tawuran. Petugas juga diperintahkan meningkatkan pengawasan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi sasaran tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Tidak hanya melakukan patroli, personel juga melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat melalui live report di kawasan Simpang Bandara guna mengajak pengguna jalan untuk selalu patuh dan tertib berlalu lintas.

Memasuki pukul 23.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan patroli skala besar yang menyasar sejumlah lokasi strategis dan titik rawan gangguan keamanan, di antaranya Pasar Lubuk Alung, Sicincin, Rimbo Sianik, Tapakis, kawasan Kantor Bupati Padang Pariaman, Simpang Lintas Lubuk Alung, SPBU Palapa, serta Fly Over Bandara.

Patroli tersebut bertujuan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum dan gangguan ketertiban umum.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di seluruh wilayah yang menjadi sasaran patroli dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan mendapat respons positif dari masyarakat yang menginginkan lingkungan yang aman dan nyaman, terutama pada malam akhir pekan.

Polres Padang Pariaman menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan patroli rutin guna menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.


" Joe young "


Sabtu, 30 Mei 2026

Polres Padang Pariaman Perketat Pengawasan Exit Tol Lubuk Alung, Antisipasi Gangguan Akses Material dan Aktivitas Masyarakat

Kabag Ops AKP Nofrizal Can Turun Langsung Kontrol Personel Pengamanan, Arus Lalu Lintas dan Aktivitas Warga Terpantau Kondusif

PADANG PARIAMAN – Jajaran Polres Padang Pariaman terus meningkatkan pengawasan di kawasan Exit Tol Lubuk Alung guna memastikan kelancaran akses masuk material sekaligus mengantisipasi potensi gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, Kabag Ops Polres Padang Pariaman AKP Nofrizal Can, S.H., M.H., didampingi personel piket pengawas, fungsi Samapta, serta anggota Reskrim, melaksanakan kegiatan pemantauan dan kontrol langsung terhadap personel yang bertugas melakukan pengamanan di kawasan Exit Tol Lubuk Alung.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pengawasan akses masuk material proyek serta pemantauan situasi kamtibmas di sekitar area exit tol yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian karena tingginya aktivitas kendaraan dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli di sejumlah titik strategis, memantau kendaraan yang keluar masuk kawasan exit tol, sekaligus mengawasi berbagai aktivitas masyarakat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya penutupan jalan atau tindakan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kehadiran aparat kepolisian di lapangan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga memastikan komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat serta pengguna jalan tetap berjalan dengan baik. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Hasil pemantauan menunjukkan akses jalan menuju dan dari Exit Tol Lubuk Alung dapat dilalui dengan lancar oleh masyarakat. Situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali tanpa adanya gangguan yang berarti terhadap aktivitas pengguna jalan maupun distribusi material.

Selain itu, kegiatan pengamanan juga berhasil memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Polres Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pengawasan dan patroli rutin sebagai bentuk pelayanan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas publik di wilayah hukum Padang Pariaman.

Hingga kegiatan berakhir, kondisi di kawasan Exit Tol Lubuk Alung tetap berada dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

" Joe young

Jumat, 29 Mei 2026

Tokoh Adat dan Agama Olo Bangau Duduk Bersama Dasman S.Sos, Pilwana Badunsanak Jadi Pesan Utama

Bahrun Rangkayo Rajo Sampono Bersama Imam, Katik, Labai dan Pagawai Bahas Demokrasi Santun Nagari Katapiang 2026–2034

Jum'at, 29 Mai 2026.

PADANG PARIAMAN — Momentum silaturahmi penuh kehangatan berlangsung selepas salat Jumat di Pondok Lesehan Piak Nona Eby, saat Bahrun Rangkayo Rajo Sampono bersama imam, katik, labai, serta pagawai Korong Olo Bangau bertatap muka dengan Dasman S.Sos, Jumat siang.

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi yang sarat nilai adat dan kekeluargaan dalam menyambut pelaksanaan Pilwana Nagari Katapiang periode 2026–2034. Suasana akrab terlihat ketika para tokoh masyarakat dan tokoh agama duduk bersama membahas pentingnya menjaga persatuan masyarakat di tengah dinamika demokrasi nagari.

Dalam bincang santai tersebut, Bahrun Rangkayo Rajo Sampono menekankan bahwa Pilwana harus menjadi ajang mempererat hubungan badunsanak, bukan memecah belah masyarakat. Menurutnya, nilai adat, agama, dan musyawarah harus tetap menjadi pondasi utama dalam menentukan arah kepemimpinan nagari ke depan.

“Pilwana ini adalah pesta masyarakat. Siapa pun pilihan masing-masing, hubungan persaudaraan jangan sampai rusak,” ungkapnya di hadapan para tokoh yang hadir.

Sementara itu, Dasman S.Sos menyampaikan apresiasi atas undangan serta sambutan hangat dari tokoh adat dan agama Korong Olo Bangau. Ia menilai silaturahmi bersama imam, katik, labai, dan pagawai menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang sehat menjelang Pilwana.

Menurut Dasman, demokrasi yang baik lahir dari dialog yang sejuk dan rasa saling menghormati antarwarga. Ia juga berharap Pilwana Nagari Katapiang 2026–2034 dapat berjalan aman, damai, dan menjadi contoh demokrasi badunsanak di tengah masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, sebagai simbol harapan agar Nagari Katapiang tetap harmonis serta melahirkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat.


" Joe young "

Kebakaran Rumah di Rote Selatan Jadi Atensi Dandim 1627/Rote Ndao

Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono minta pemulihan listrik dipercepat

ROTE NDAO — Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., memberikan perhatian khusus terhadap kejadian kebakaran rumah warga di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) malam.

Rumah milik Ruben Jesua tersebut terbakar sekitar pukul 18.45 WITA dan diketahui menjadi sumber listrik utama bagi pembangunan KDKMP Desa Inaoe.

Sebelum kejadian, korban bersama keluarganya tengah berkumpul menyambut kedatangan keluarga dari Kupang. Situasi mendadak berubah panik ketika warga melihat nyala api yang awalnya dikira berasal dari pembakaran sampah.

Maria Kuanak yang sedang berada di sekitar lokasi kemudian menyadari bahwa api berasal dari rumah korban dan segera memberitahukan kepada warga lainnya.

Masyarakat bersama keluarga korban langsung bergotong royong melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 21.10 WITA.

Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian material cukup besar. Rumah kayu beserta berbagai perabot rumah tangga dilaporkan hangus terbakar dengan estimasi kerugian mencapai Rp22,75 juta.

Selain kerugian materi, insiden tersebut juga berdampak pada terhambatnya pekerjaan pemotongan besi pembangunan KDKMP akibat terputusnya sumber aliran listrik.

Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., meminta jajaran Babinsa terus berkoordinasi dengan PLN agar proses perbaikan jaringan segera dilakukan demi mendukung kelancaran pembangunan desa.


" Magdhalena T "

Dandim 1627/Rote Ndao Turun Perhatian atas Kebakaran Rumah Warga di Desa Inaoe

Kerugian capai Rp22 juta lebih, pembangunan KDKMP ikut terdampak

ROTE NDAO — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Ruben Jesua di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, mendapat perhatian serius dari Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 18.45 WITA. Rumah korban diketahui menjadi sumber pasokan listrik untuk mendukung aktivitas pembangunan KDKMP desa setempat.

Menurut laporan di lapangan, sebelum kejadian korban sedang berkumpul bersama keluarga yang datang dari Kupang sejak sore hari.

Sekitar pukul 18.30 WITA, warga melihat kobaran api yang sempat dikira berasal dari pembakaran sampah. Namun Maria Kuanak yang berada di luar rumah menyadari api berasal dari rumah Ruben Jesua yang mulai terbakar hebat.

Warga bersama keluarga korban langsung melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya agar api tidak menjalar ke rumah lain di sekitar lokasi.

Setelah hampir tiga jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 WITA. Meski demikian, hingga pagi hari masih terlihat beberapa titik asap sehingga warga diminta terus melakukan penyiraman.

Kebakaran tersebut menyebabkan rumah kayu milik korban beserta sejumlah barang berharga seperti televisi, kulkas, sofa, lemari, pakaian, alat dapur hingga bahan pangan habis terbakar.

Total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp22,75 juta.

Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., melalui jajaran Babinsa langsung berkoordinasi dengan PLN guna mempercepat pemulihan listrik agar pekerjaan pembangunan KDKMP Desa Inaoe dapat kembali berjalan lancar.



" Magdhalena "

Respons Cepat Warga dan TNI Padamkan Kebakaran Rumah di Rote Ndao

Dandim 1627/Rote Ndao dorong percepatan pemulihan listrik untuk pembangunan KDKMP

ROTE NDAO — Kebakaran rumah milik Ruben Jesua di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, berhasil dikendalikan setelah warga bersama aparat TNI bergerak cepat melakukan pemadaman pada Rabu (27/5/2026) malam.

Peristiwa tersebut turut menjadi perhatian Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., mengingat rumah korban menjadi sumber listrik pembangunan KDKMP Desa Inaoe.

Berdasarkan laporan, sebelum kejadian korban tengah berkumpul bersama keluarga yang baru datang dari Kupang.

Sekitar pukul 18.30 WITA, warga melihat nyala api yang awalnya dikira berasal dari pembakaran sampah. Namun Maria Kuanak kemudian melihat api telah membesar dan melalap rumah korban.

Warga segera melakukan pemadaman secara gotong royong hingga api berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.10 WITA.

Meski api berhasil dipadamkan, aparat dan warga masih melakukan pemantauan hingga pagi hari karena terdapat beberapa titik asap yang dikhawatirkan memicu kebakaran ulang.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material meliputi rumah kayu, televisi, kulkas, sofa, lemari, pakaian dan alat dapur dengan total estimasi mencapai Rp22,75 juta.

Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., menyampaikan bahwa Babinsa telah berkomunikasi dengan PLN guna mempercepat pemulihan aliran listrik demi menjaga kelancaran pembangunan desa.



" Magdhalena "

Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono Instruksikan Penanganan Cepat Pascakebakaran di Rote Selatan

Aktivitas pembangunan desa sempat terganggu akibat putusnya aliran listrik

ROTE NDAO — Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., menginstruksikan jajaran Babinsa untuk bergerak cepat membantu penanganan pascakebakaran rumah warga di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.

Kebakaran yang terjadi pada Rabu (27/5/2026) malam itu menghanguskan rumah milik Ruben Jesua yang selama ini menjadi sumber aliran listrik pembangunan KDKMP desa.

Kronologi kejadian bermula saat keluarga korban berkumpul bersama kerabat dari Kupang sejak pukul 15.30 WITA. Menjelang malam, warga melihat nyala api yang sempat dikira berasal dari pembakaran sampah.

Namun tidak lama kemudian, Maria Kuanak mengetahui api berasal dari rumah Ruben Jesua dan segera memberitahukan kepada warga sekitar.

Warga bersama keluarga langsung berjibaku melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 WITA.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menyebabkan kerugian material cukup besar mencapai Rp22,75 juta.

Selain itu, pekerjaan pemotongan besi pembangunan KDKMP Desa Inaoe juga sempat terhambat akibat terputusnya sumber listrik utama.

Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., memastikan koordinasi dengan PLN terus dilakukan agar pemulihan jaringan dapat segera diselesaikan.



" Magdhalena "


Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono Pantau Kebakaran Rumah Warga di Desa Inaoe

Rumah yang menjadi sumber listrik pembangunan KDKMP hangus terbakar

ROTE NDAO — Kebakaran rumah milik Ruben Jesua di Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, mendapat perhatian langsung dari Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 18.45 WITA. Rumah korban diketahui menjadi sumber pasokan listrik untuk mendukung pembangunan KDKMP Desa Inaoe.

Menurut laporan di lapangan, sebelum kejadian Ruben Jesua bersama keluarga sedang berkumpul menyambut kedatangan kerabat dari Kupang sejak sore hari.

Sekitar pukul 18.30 WITA, warga melihat kobaran api yang awalnya dikira berasal dari pembakaran sampah. Namun Maria Kuanak yang berada di sekitar lokasi menyadari bahwa api berasal dari rumah korban dan segera meminta bantuan warga.

Warga bersama keluarga korban langsung berupaya memadamkan api secara manual hingga akhirnya kobaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 WITA.

Meski api berhasil dikendalikan, beberapa titik bara masih terlihat hingga pagi hari sehingga dilakukan penyiraman lanjutan untuk mencegah kebakaran kembali terjadi.

Akibat kejadian tersebut, rumah kayu beserta sejumlah barang berharga seperti kulkas, televisi, sofa, lemari, pakaian dan alat dapur hangus terbakar dengan estimasi kerugian mencapai Rp22,75 juta.

Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Kav Kurnia Santiadi Wicaksono, S.H., melalui Babinsa setempat juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN guna mempercepat perbaikan jaringan listrik agar pembangunan KDKMP dapat kembali berjalan normal.


" Magdhalena Thobias "

Rabu, 27 Mei 2026

Malam Penuh Empati di Talao Mundam, Dasman S.Sos Langsung Datangi Korban Kecelakaan Mesin Rumput.

Dengar Kabar dari Grup WhatsApp, Dasman dan Warga Sumua Karang Bergerak Cepat Beri Dukungan untuk Gussapri Usai Operasi Kaki

PADANG PARIAMAN — Suasana haru dan penuh kepedulian menyelimuti Jorong Sumua Karang, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, pada Senin malam, 25 Mei 2026. Dasman, S.Sos bersama tim dan warga setempat bergerak cepat menjenguk Gussapri, salah seorang warga yang menjadi korban kecelakaan mesin potong rumput saat merambah kebun miliknya.

Peristiwa tersebut menyebabkan Gussapri mengalami luka serius pada bagian kaki kiri hingga harus menjalani tindakan operasi medis. Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, korban kini menjalani masa pemulihan di kediamannya bersama keluarga.

Informasi mengenai kondisi korban diterima Dasman dan tim melalui grup WhatsApp masyarakat. Tanpa menunggu lama, Dasman bersama tim langsung mendatangi rumah Gussapri sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada korban dan keluarganya.

Kehadiran mereka turut didampingi warga Jorong Sumua Karang yang datang dengan semangat kebersamaan dan rasa empati terhadap sesama masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Dalam kunjungan tersebut, Dasman juga menyampaikan doa agar Gussapri segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Sebagai bentuk kepedulian, Dasman turut menyerahkan amplop santunan kepada korban dan keluarga guna membantu meringankan beban selama masa pengobatan dan pemulihan.

“Semoga cepat sembuh dan kembali sehat seperti sediakala. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama masyarakat, semoga bisa sedikit membantu dan menjadi penyemangat bagi keluarga,” ujar Dasman di sela kunjungan.

Suasana kekeluargaan tampak begitu terasa selama kunjungan berlangsung. Warga yang hadir turut memberikan doa dan dukungan moril agar Gussapri segera pulih dari musibah yang dialaminya.

Respons cepat yang dilakukan Dasman bersama tim mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Warga menilai kepedulian sosial seperti itu menjadi contoh positif dalam menjaga solidaritas dan hubungan antar masyarakat di Nagari Katapiang.

Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa budaya gotong royong dan rasa peduli terhadap sesama masih menjadi nilai yang kuat di tengah kehidupan masyarakat Talao Mundam, terutama saat salah seorang warga sedang menghadapi cobaan hidup.


" Joe young "


Seribu Obor Gemakan Takbir di Akses BIM, Mawardi Datuak Bandaro Sampaikan Terima Kasih Kepada Kapolsek Batang Anai

Lautan Cahaya dan Gema Takbir Satukan Ribuan Warga Talao Mundam dalam Malam Iduladha Penuh Ukhuwah dan Keimanan

PADANG PARIAMAN — Malam takbiran Iduladha 1447 Hijriah di Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, berubah menjadi lautan cahaya yang memukau. Ribuan api obor menyala terang di sepanjang Jalan Akses Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa malam, 26 Mei 2026, mengiringi gema takbir yang berkumandang penuh khidmat dari masyarakat.

Kegiatan bertajuk “Takbir Bergema Ukhuwah Terjaga, Menyambut Iduladha dengan Cahaya Keimanan Bersama Seribu Obor” itu sukses menyedot perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas. Suasana religius berpadu dengan semangat kebersamaan menciptakan malam takbiran yang begitu meriah dan berkesan.

Pawai obor yang diselenggarakan oleh lembaga mengaji Korong Talao Mundam tersebut diikuti oleh santri TPA, RTQ, TPQ, TPSA, kelompok Ibu-ibu IPTL hingga Majelis Taklim se-Korong Talao Mundam. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tampak antusias berjalan bersama sambil melantunkan takbir dan membawa obor sebagai simbol cahaya keimanan.

Kilauan seribu obor yang memadati jalan utama akses BIM menghadirkan panorama malam yang memukau. Sorak takbir yang bersahutan dari para peserta menambah semangat dan kekhidmatan dalam menyambut Hari Raya Iduladha.

Ketua Pengurus Mesjid Raya Talao Mundam sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Mawardi Datuak Bandaro, melalui Sekretaris Mesjid Raya Talao Mundam, Dasman, S.Sos, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan kecintaan generasi muda terhadap syiar Islam.

“Pawai obor ini bukan sekadar tradisi malam takbiran, tetapi juga simbol persatuan dan semangat kebersamaan masyarakat dalam menyambut hari besar umat Islam,” ujar Dasman.

Mawardi Datuak Bandaro juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolsek Batang Anai beserta jajaran yang telah membantu pengamanan kegiatan dengan menurunkan personel demi menjaga ketertiban dan kelancaran acara.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh panitia, tokoh masyarakat, pemuda, lembaga mengaji, ibu-ibu IPTL, Majelis Taklim serta seluruh masyarakat Korong Talao Mundam yang telah ikut berpartisipasi dan memeriahkan kegiatan tersebut.

Malam takbiran itu akhirnya tidak hanya menjadi perayaan menyambut Iduladha, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persatuan masyarakat Talao Mundam dalam menjaga tradisi Islami dan nilai-nilai kebersamaan. Di bawah cahaya seribu obor dan lantunan takbir yang menggema, masyarakat berharap semangat ukhuwah dan syiar Islam itu akan terus hidup dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.


" Rep. Joe young "

Seribu Obor Terangi Akses Bandara BIM, Takbir Iduladha Bergema dari Talao Mundam

Ribuan Warga Padati Pawai Obor Malam Takbiran, Syiar Islam dan Ukhuwah Bersatu di Jalanan Nagari

PADANG PARIAMAN — Gema takbir berkumandang mengiringi lautan cahaya obor yang memadati Jalan Akses Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa malam, 26 Mei 2026. Ribuan masyarakat Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, tumpah ruah mengikuti kegiatan religius bertajuk “Takbir Bergema Ukhuwah Terjaga, Menyambut Iduladha dengan Cahaya Keimanan Bersama Seribu Obor.”

Kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga mengaji Korong Talao Mundam tersebut berlangsung meriah dan penuh nuansa Islami. Cahaya seribu api obor yang dibawa peserta menciptakan pemandangan spektakuler di sepanjang jalan utama akses BIM, sekaligus menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.

Pawai obor itu diikuti oleh berbagai unsur keagamaan dan masyarakat, mulai dari santri TPA, RTQ, TPQ, TPSA, kelompok Ibu-ibu IPTL hingga Majelis Taklim se-Korong Talao Mundam. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak antusias mengumandangkan takbir sambil membawa obor sebagai simbol cahaya keimanan dan semangat kebersamaan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Ketua pelaksana kegiatan yang juga Ketua Pengurus Mesjid Raya Talao Mundam, Mawardi Datuak Bandaro, melalui Sekretaris Mesjid Raya Talao Mundam, Dasman, S.Sos, mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menanamkan kecintaan generasi muda terhadap syiar Islam.

“Pawai obor ini bukan hanya tradisi menyambut malam takbiran, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat dan semangat kebersamaan dalam merayakan Iduladha,” ujar Dasman di sela kegiatan.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan kuatnya semangat religius dan kekompakan warga Talao Mundam dalam menjaga tradisi Islami di tengah perkembangan zaman.

Selain menjadi ajang syiar keagamaan, kegiatan itu juga menghadirkan suasana penuh haru dan kebersamaan. Gema takbir yang bersahutan di bawah cahaya obor menciptakan malam takbiran yang hangat, religius dan sarat makna.

Masyarakat berharap kegiatan seribu obor tersebut dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat hubungan sosial sekaligus memperkuat identitas budaya dan nilai-nilai Islam di lingkungan generasi muda.


" Rep. Joe young "

Senin, 25 Mei 2026

Dasman dan Tim Hadiri Pesta Diah & Iqbal, Kehadiran Disambut Hangat Tokoh Masyarakat Olo Bangau

Silaturahmi dalam Suasana Kekeluargaan, Warga Olo Bangau Sambut Antusias Kehadiran Dasman, S.Sos

Padang Pariaman — Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat dalam acara pesta pernikahan Diah dan Iqbal yang digelar di Korong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Minggu (24/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, calon Wali Nagari Katapiang nomor urut 3, Dasman, S.Sos beserta tim turut menghadiri undangan keluarga mempelai.

Kehadiran Dasman bersama rombongan disambut hangat oleh tuan rumah serta sejumlah tokoh masyarakat Korong Olo Bangau. Momen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan sosial antara masyarakat dan tokoh nagari.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, Dasman tampak berbaur dengan warga dan menghadiri rangkaian acara adat serta resepsi pernikahan. Sejumlah masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dasman yang dinilai tetap menjaga kedekatan dengan warga di tengah dinamika Pilwana Katapiang 2026.

Tokoh masyarakat setempat menilai, kehadiran para tokoh nagari dalam kegiatan sosial masyarakat menjadi bentuk penghormatan terhadap adat dan budaya kebersamaan yang telah lama terjaga di lingkungan Nagari Katapiang.

Acara berlangsung lancar dan penuh keakraban. Selain dihadiri keluarga besar kedua mempelai, pesta tersebut juga dihadiri masyarakat dari berbagai korong di Nagari Katapiang yang turut memberikan doa dan ucapan selamat kepada pasangan Diah dan Iqbal.


" Joe young "

Sabtu, 23 Mei 2026

Wapres Gibran Bawa Perhatian Pemerintah Pusat ke Sekolah 3T di Rote Ndao

Pemerintah pastikan program gizi, bantuan pendidikan, dan peningkatan fasilitas sekolah menjangkau daerah terpencil.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi pendidikan di SD Negeri Papela dan MTs Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan berbagai program prioritas nasional menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Dalam peninjauan itu, Wapres memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis berjalan baik dan diterima antusias oleh para siswa.

Pihak sekolah menyebut program tersebut sangat membantu anak-anak, terutama karena sebagian besar berasal dari keluarga nelayan dengan kondisi ekonomi terbatas.

Selain memantau program MBG, Wapres juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa seragam dan laptop guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kepala SD Negeri Papela, Istini, berharap perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi sekolah di daerah terpencil terus berlanjut, terutama terkait revitalisasi bangunan yang mengalami kerusakan.

Hal senada disampaikan Kepala MTs Papela Ridwan Goro yang berharap program MBG tetap dilanjutkan karena dinilai sangat membantu kesehatan dan semangat belajar siswa.

Bupati Paulus Henuk menambahkan, program pemerintah tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal karena melibatkan rantai pasok pangan dari daerah sekitar.


" Rep. Magdhalena "

Sekolah di Ujung Selatan Indonesia Dikunjungi Wapres, Guru dan Siswa Papela Mengaku Terharu

Program makan bergizi dan bantuan pendidikan dinilai membawa dampak nyata bagi anak-anak pesisir Rote Ndao.

Suasana haru dan bangga menyelimuti SD Negeri Papela dan MTs Papela di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja pada Jumat (22/05/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas pemerintah pusat, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG), berjalan optimal di wilayah 3T.

Kedatangan Wapres disambut dengan tarian adat Kebalai oleh para siswa. Dalam peninjauan itu, Wapres melihat langsung proses pembagian makanan bergizi kepada para pelajar.

Kepala SD Negeri Papela, Istini, mengaku bangga karena sekolah mereka yang berada di daerah terpencil mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.

Menurutnya, selain memberikan semangat baru bagi siswa, kunjungan tersebut juga membawa bantuan pendidikan berupa seragam sekolah dan laptop yang sangat dibutuhkan dalam proses belajar mengajar.

Di sisi lain, pihak sekolah berharap adanya percepatan revitalisasi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan agar kegiatan belajar berlangsung lebih nyaman dan aman.

Sementara itu, Kepala MTs Papela Ridwan Goro menyebut mayoritas siswa berasal dari keluarga nelayan sehingga program MBG menjadi bantuan nyata yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


" Rep. Magdhalena "

Wapres Pastikan Program MBG Berjalan di Sekolah Terpencil Rote Ndao

Bantuan pendidikan dan perhatian pemerintah pusat disambut haru oleh guru serta siswa di Papela.

Komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan program prioritas nasional hingga daerah terpencil kembali ditegaskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi SD Negeri Papela dan MTs Papela di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres memastikan langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG di SD Negeri Papela diketahui telah menjangkau 295 siswa. Para siswa tampak antusias menerima makanan bergizi dengan menu yang berbeda setiap harinya.

Kepala SD Negeri Papela, Istini, menyebut kunjungan Wapres menjadi momen bersejarah yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya oleh pihak sekolah.

Selain memastikan program MBG berjalan baik, Wapres juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa seragam siswa dan laptop untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Di MTs Papela, Kepala sekolah Ridwan Goro mengatakan program MBG sangat membantu para siswa yang sebagian besar berasal dari keluarga nelayan dengan keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, keberadaan program tersebut memberi dampak besar terhadap kondisi kesehatan dan kesiapan belajar siswa di sekolah.

Pemerintah daerah berharap perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di wilayah 3T dapat terus berlanjut, termasuk dalam pembangunan dan revitalisasi fasilitas sekolah.


" Rep. Magdhalena "

Dari Papela, Wapres Gibran Tegaskan Pendidikan dan Gizi Anak 3T Jadi Prioritas

Kunjungan ke sekolah terpencil di Rote Ndao menjadi simbol pemerataan perhatian pemerintah hingga pelosok negeri.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melanjutkan rangkaian kunjungannya di Kabupaten Rote Ndao dengan meninjau SD Negeri Papela dan MTs Papela, Jumat (22/05/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), benar-benar dirasakan masyarakat di wilayah 3T.

Di SD Negeri Papela, Wapres melihat langsung pelaksanaan pembagian makanan bergizi kepada para siswa. Program tersebut saat ini telah menjangkau hampir 300 pelajar dengan menu makanan yang bervariasi setiap hari.

Kepala sekolah, Istini, menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Wapres ke sekolah mereka yang berada di kawasan terpencil. Ia menilai perhatian pemerintah pusat menjadi motivasi besar bagi guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain bantuan seragam dan laptop, pihak sekolah juga menyampaikan kebutuhan revitalisasi bangunan yang mengalami kerusakan demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman.

Peninjauan juga dilakukan di MTs Papela. Kepala MTs Papela, Ridwan Goro, menyebut program MBG sangat membantu siswa yang mayoritas berasal dari keluarga nelayan dan kerap datang ke sekolah tanpa sarapan.

Menurutnya, keberlanjutan program MBG menjadi harapan besar masyarakat karena memberikan dampak langsung terhadap kesehatan dan semangat belajar anak-anak di wilayah pesisir.


" Rep. Magdhalena "

Wapres Gibran Tinjau Sekolah di Rote Ndao, Pastikan Program Presiden Menjangkau Wilayah 3T

Program Makan Bergizi Gratis hingga bantuan pendidikan disebut membawa harapan baru bagi siswa di daerah terpencil.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung SD Negeri Papela dan MTs Papela di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan optimal hingga menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Kedatangan Wapres disambut antusias para guru dan siswa dengan penampilan tarian adat Kebalai. Dalam peninjauan tersebut, Wapres memastikan langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjangkau ratusan siswa di SD Negeri Papela.

Kepala SD Negeri Papela, Istini, mengaku terharu atas kunjungan orang nomor dua di Indonesia ke sekolah yang berada di wilayah terpencil tersebut. Ia menyebut kunjungan itu menjadi pengalaman bersejarah bagi guru dan siswa.

Selain meninjau pelaksanaan MBG, Wapres juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa seragam siswa dan laptop untuk mendukung proses belajar mengajar.

Menurut pihak sekolah, program MBG mendapat sambutan sangat positif dari para siswa karena menu makanan yang disajikan beragam dan bergizi. Program tersebut dinilai membantu meningkatkan semangat belajar anak-anak di daerah pesisir.

Dalam kesempatan itu, pihak sekolah juga berharap pemerintah pusat dan daerah dapat segera merealisasikan revitalisasi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan agar proses pembelajaran berlangsung lebih aman dan nyaman.

Sementara itu, Bupati Paulus Henuk menilai program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.


" Rep. Magdhalena "

Tinjau Budidaya Rumput Laut di Rote, Wapres Gibran Fokus pada Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

Pemerintah ingin sektor rumput laut menjadi motor penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir NTT.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan dialog langsung dengan petani budidaya rumput laut di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor kelautan nasional melalui modernisasi produksi dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Dalam dialog itu, Wapres menilai potensi rumput laut di Rote Ndao sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal karena keterbatasan sarana produksi dan fasilitas pascapanen.

Ia menekankan bahwa pemerintah ingin mendorong pengolahan rumput laut dilakukan di dalam negeri agar masyarakat memperoleh nilai tambah ekonomi yang lebih besar dibanding hanya menjual hasil panen mentah.

Wapres juga menyoroti masih tradisionalnya alat produksi yang digunakan petani. Karena itu, pemerintah mendorong penggunaan bibit unggul, pembaruan sampan dan alat produksi, hingga pembangunan fasilitas pengeringan dan pengemasan modern.

Kelompok petani dan ibu-ibu pembudidaya turut menyampaikan kebutuhan bantuan berupa tali nilon, bibit, sampan fiber, dan mesin ketinting guna mendukung peningkatan hasil produksi mereka.

Menutup dialog tersebut, Wapres meminta pemerintah daerah memperkuat pendataan kelompok petani agar program bantuan dan intervensi pemerintah pusat dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.


" Rep. Magdhalena "

Potensi Rumput Laut Rote Ndao Jadi Sorotan, Wapres Minta Pengolahan Dilakukan di Daerah

Modernisasi budidaya dan pembangunan fasilitas pascapanen dinilai menjadi kunci peningkatan kesejahteraan petani.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti besarnya potensi rumput laut di Kabupaten Rote Ndao saat berdialog langsung dengan para petani di Desa Daiama, Jumat (22/05/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres menilai sektor rumput laut di wilayah pesisir Rote memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru jika didukung dengan modernisasi dan hilirisasi industri.

Ia mengatakan kualitas rumput laut Rote Ndao sangat unggul, terutama karena kandungan karaginannya yang tinggi. Potensi tersebut dinilai mampu menjadi kekuatan industri nasional apabila pengolahan dilakukan langsung di daerah.

Menurut Wapres, pemerintah ingin memastikan masyarakat pesisir tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga memperoleh keuntungan lebih besar melalui industri pengolahan dan pengemasan.

Para petani dalam dialog tersebut menyampaikan sejumlah kebutuhan penting seperti bibit unggul, tali nilon, sampan fiber, hingga mesin ketinting guna mendukung produktivitas budidaya mereka.

Selain itu, Wapres juga menyoroti pentingnya pembangunan fasilitas pendukung seperti gudang, pengeringan modern, ruang sortir, dan pusat pengemasan agar kualitas hasil panen semakin meningkat dan memiliki daya saing lebih tinggi.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah disebut akan memperkuat sinergi dalam penataan data dan distribusi bantuan agar pengembangan sektor rumput laut di Rote Ndao berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.


" Rep. Magdhalena "

Jumat, 22 Mei 2026

Wapres Gibran: Rumput Laut Rote Ndao Tak Boleh Hanya Dijual Mentah

Pemerintah dorong pembangunan industri pengolahan agar petani memperoleh nilai ekonomi lebih tinggi.

Komitmen pemerintah memperkuat hilirisasi sektor kelautan kembali ditegaskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat berdialog dengan petani rumput laut di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao.

Dalam kunjungan pada Jumat (22/05/2026) tersebut, Wapres menilai potensi budidaya rumput laut di Rote Ndao sangat menjanjikan dan perlu didukung dengan modernisasi alat produksi serta pembangunan industri pengolahan lokal.

Menurut Wapres, Indonesia saat ini telah menjadi salah satu produsen dan eksportir rumput laut terbesar di dunia. Namun, ia menekankan bahwa pengiriman bahan mentah secara terus-menerus tidak akan memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah mendorong hadirnya hilirisasi industri rumput laut agar hasil produksi dapat diolah langsung di daerah dan menciptakan manfaat ekonomi lebih besar bagi warga pesisir.

Selain itu, Wapres juga menilai perlunya pembaruan sarana produksi yang selama ini masih tradisional. Ia menyebut kebutuhan fasilitas pengeringan, gudang, sortir, hingga pabrik pengemasan sebagai bagian penting dari penguatan industri rumput laut nasional.

Dalam dialog tersebut, kelompok petani dan ibu-ibu pembudidaya turut menyampaikan berbagai kebutuhan penunjang usaha, mulai dari bibit unggul, tali nilon, hingga bantuan sampan fiber dan mesin ketinting.

Wapres meminta pemerintah daerah melakukan penataan data yang lebih rinci agar bantuan pemerintah pusat nantinya dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.


" Rep. Magdhalena "

Dialog dengan Petani Rote Ndao, Wapres Gibran Soroti Pentingnya Modernisasi Budidaya Rumput Laut

Pemerintah ingin industri rumput laut nasional naik kelas melalui pengolahan lokal dan peningkatan fasilitas produksi.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung aktivitas budidaya rumput laut di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Dalam dialog bersama ratusan petani rumput laut, Wapres menegaskan bahwa sektor rumput laut memiliki potensi strategis dalam memperkuat ekonomi pesisir sekaligus mendukung hilirisasi industri kelautan nasional.

Wapres menilai potensi besar yang dimiliki Rote Ndao belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, kualitas rumput laut daerah tersebut sangat baik dan mampu bersaing di pasar global, namun pengelolaan produksi dan pascapanen masih memerlukan banyak pembenahan.

Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengekspor bahan baku. Pemerintah ingin industri rumput laut berkembang hingga tahap pengolahan sehingga mampu menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, para petani menyampaikan kebutuhan alat produksi seperti tali nilon, bibit unggul, sampan fiber, dan mesin ketinting untuk meningkatkan produktivitas budidaya mereka.

Wapres juga menyoroti pentingnya fasilitas pascapanen seperti gudang, pengeringan, sortir, dan pengemasan modern. Menurutnya, modernisasi di seluruh rantai produksi akan menjadi kunci peningkatan kualitas dan daya saing rumput laut Indonesia.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah disebut akan terus memperkuat koordinasi agar berbagai kebutuhan petani dapat segera ditindaklanjuti melalui program yang tepat sasaran.


" Rep. Magdhalena "

Wapres Gibran Dorong Hilirisasi Rumput Laut Rote Ndao untuk Tingkatkan Ekonomi Pesisir

Modernisasi alat produksi hingga pembangunan fasilitas pengolahan dinilai penting agar petani tidak lagi hanya menjual bahan mentah.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya modernisasi dan hilirisasi industri rumput laut saat berdialog dengan para petani di Pantai Mulut Seribu, Desa Daiama, Kecamatan Landu Leko, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau potensi budidaya rumput laut sekaligus memastikan pengembangan sektor kelautan berjalan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi komoditas unggulan daerah.

Dalam dialog bersama para petani, Wapres menilai potensi rumput laut di Rote Ndao sangat besar, namun pengelolaannya masih belum maksimal. Ia menyebut kualitas rumput laut dari wilayah tersebut sangat unggul karena memiliki kandungan karaginan tinggi yang bernilai ekonomi besar di pasar industri.

Menurut Wapres, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Karena itu, pengembangan industri pengolahan rumput laut di daerah menjadi langkah penting agar nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung masyarakat pesisir.

Wapres juga menyoroti kondisi alat produksi yang masih tradisional. Ia menilai para petani membutuhkan dukungan sarana modern seperti alat pengering, gudang penyimpanan, fasilitas sortir, hingga pabrik pengemasan agar produktivitas dan kualitas hasil panen meningkat.

Selain itu, kelompok petani turut menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak seperti bibit unggul, tali nilon, sampan fiber, dan mesin ketinting guna menunjang aktivitas budidaya mereka.

Menanggapi hal tersebut, Wapres meminta pemerintah daerah melakukan pendataan lebih detail agar bantuan pemerintah pusat nantinya dapat disalurkan secara tepat sasaran dan merata kepada para petani rumput laut.


" Rep. Magdhalena "

Wapres Tinjau K-SIGN Rote Ndao, Pemerintah Fokus Bangun Ketahanan Garam Nasional

Selain memperkuat produksi garam, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk sektor nelayan, kesehatan, dan infrastruktur daerah.

Upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan sektor kelautan kembali ditegaskan melalui kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau fasilitas produksi garam sekaligus menerima laporan terkait perkembangan proyek strategis nasional yang diproyeksikan menjadi salah satu penopang kebutuhan garam nasional.

Wapres menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton setiap tahunnya. Karena itu, pemerintah mendorong percepatan pengembangan kawasan K-SIGN agar mampu meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.

Menurut Wapres, proyek tersebut juga harus memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.

Selain sektor garam, pemerintah juga memberi perhatian terhadap pengembangan sektor perikanan di Rote Ndao. Usulan pembangunan fasilitas cold storage, pabrik es slurry ice, dan SPBU khusus nelayan disebut akan segera dikoordinasikan bersama kementerian terkait.

Dalam dialog bersama pemerintah daerah, turut dibahas berbagai kebutuhan masyarakat mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga layanan kesehatan. Pemerintah pusat memastikan koordinasi lintas kementerian akan terus diperkuat agar pembangunan di Rote Ndao berjalan lebih optimal dan merata.


" Rep. Magdhalena "

Wapres Tinjau K-SIGN Rote Ndao, Pemerintah Fokus Bangun Ketahanan Garam Nasional

Selain memperkuat produksi garam, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk sektor nelayan, kesehatan, dan infrastruktur daerah.

Upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan sektor kelautan kembali ditegaskan melalui kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau fasilitas produksi garam sekaligus menerima laporan terkait perkembangan proyek strategis nasional yang diproyeksikan menjadi salah satu penopang kebutuhan garam nasional.

Wapres menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton setiap tahunnya. Karena itu, pemerintah mendorong percepatan pengembangan kawasan K-SIGN agar mampu meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.

Menurut Wapres, proyek tersebut juga harus memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga pesisir.

Selain sektor garam, pemerintah juga memberi perhatian terhadap pengembangan sektor perikanan di Rote Ndao. Usulan pembangunan fasilitas cold storage, pabrik es slurry ice, dan SPBU khusus nelayan disebut akan segera dikoordinasikan bersama kementerian terkait.

Dalam dialog bersama pemerintah daerah, turut dibahas berbagai kebutuhan masyarakat mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga layanan kesehatan. Pemerintah pusat memastikan koordinasi lintas kementerian akan terus diperkuat agar pembangunan di Rote Ndao berjalan lebih optimal dan merata.


" Rep. Magdhalena "

Gibran Pastikan Proyek Garam Nasional di Rote Ndao Segera Fungsional

Wapres ingin pembangunan kawasan industri garam memberi dampak nyata bagi warga pesisir dan membuka peluang kerja baru.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao.

Peninjauan yang dilakukan pada Jumat (22/05/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis nasional di sektor kelautan berjalan optimal dan mampu mendukung kebutuhan garam dalam negeri.

Di hadapan petani garam dan pemerintah daerah, Wapres menyampaikan bahwa Indonesia masih belum mampu memenuhi kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun. Karena itu, kawasan industri garam di Rote Ndao dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung target swasembada nasional.

Wapres juga menyoroti pentingnya percepatan operasional kawasan agar manfaat pembangunan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah, kata dia, ingin pembangunan tersebut mampu membuka lapangan kerja luas dan meningkatkan kesejahteraan warga lokal.

Selain meninjau sektor garam, Wapres juga menerima berbagai masukan terkait pengembangan perikanan, rumput laut, hingga kebutuhan fasilitas penunjang nelayan seperti ruang pendingin, pabrik es, dan SPBU nelayan.

Tak hanya itu, persoalan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di Rote Ndao turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Pemerintah pusat disebut akan memperkuat koordinasi lintas kementerian agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.


" Rep. Magdhalena "

Dari Rote Ndao, Wapres Gibran Percepat Industri Garam Nasional dan Hilirisasi Kelautan

Kawasan K-SIGN diproyeksikan menjadi motor baru ketahanan pangan sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pemerintah terus memperkuat sektor kelautan nasional melalui pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao. Hal itu terlihat saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kawasan tersebut pada Jumat (22/05/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau sejumlah fasilitas produksi garam, mulai dari kolam kristal hingga gudang penyimpanan. Ia juga berdialog dengan para petani garam terkait tantangan produksi dan harapan terhadap pengembangan kawasan industri tersebut.

Wapres menegaskan, Indonesia masih menghadapi persoalan pemenuhan kebutuhan garam nasional yang mencapai jutaan ton setiap tahunnya. Karena itu, pembangunan industri garam di Rote Ndao menjadi langkah penting dalam mendukung cita-cita swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Menurutnya, proyek strategis ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga harus mampu menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Pemerintah ingin kawasan tersebut segera beroperasi penuh agar mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Selain sektor garam, Wapres turut menyoroti potensi besar sektor perikanan dan rumput laut di Rote Ndao. Pemerintah pusat berencana memperkuat fasilitas pendukung nelayan agar aktivitas ekonomi pesisir semakin berkembang dan produktif.

Bupati Paulus Henuk menyampaikan optimismenya bahwa proyek K-SIGN akan menjadi tonggak baru pembangunan ekonomi daerah. Pemerintah daerah, kata dia, siap mendukung penuh seluruh program yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.


" Rep. Magdhalena "

Wapres Gibran Tinjau Industri Garam Rote Ndao, Target Swasembada Nasional Dipacu

Pemerintah pusat menyiapkan percepatan operasional kawasan garam nasional demi membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung ke Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek strategis nasional di sektor garam berjalan optimal sekaligus mendukung program swasembada pangan dan hilirisasi kelautan yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.

Dalam peninjauan itu, Wapres menerima pemaparan terkait pengembangan kawasan industri garam, meninjau kolam kristalisasi, gudang penyimpanan, hingga berdialog langsung dengan petani garam dan pemerintah daerah setempat.

Menurut Wapres, kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun masih menjadi tantangan besar karena produksi dalam negeri belum mampu memenuhi seluruh permintaan. Karena itu, proyek K-SIGN dinilai sangat strategis dalam mengurangi ketergantungan impor garam nasional.

Selain mendorong swasembada, Wapres juga meminta agar kawasan industri tersebut segera difungsikan agar manfaat ekonomi bisa langsung dirasakan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pembukaan lapangan kerja baru, peningkatan kesejahteraan warga lokal, serta munculnya efek ganda ekonomi dari pembangunan kawasan industri garam tersebut.

Tak hanya fokus pada sektor garam, Wapres juga menaruh perhatian pada pengembangan sektor perikanan dan rumput laut di Rote Ndao. Pemerintah pusat disebut akan menindaklanjuti kebutuhan fasilitas pendukung nelayan seperti cold storage, pabrik es slurry ice, hingga SPBU khusus nelayan.

Sementara itu, Bupati Paulus Henuk menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat tersebut. Ia berharap proyek K-SIGN benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat terdampak dan menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah pesisir Rote Ndao.


" Rep. Magdhalena "

Minggu, 17 Mei 2026

Dua Kandidat Bersatu di Tengah Goro Marantiah, Dasman dan Juli Titipkan Pesan Persatuan untuk Katapiang.

Kehadiran Dua Calon Wali Nagari dalam Satu Kegiatan Goro Jadi Sorotan Warga, Serukan Politik Sejuk dan Pembangunan Merata untuk Seluruh Korong

PADANG PARIAMAN — Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terasa kuat dalam kegiatan goro masyarakat di Korong Marantiah, Nagari Katapiang, Minggu (17/5/2026). Kegiatan yang dihadiri puluhan warga itu turut dihadiri calon Wali Nagari Katapiang nomor urut 3, Dasman, S.Sos, yang merupakan putra asli Korong Talao Mundam.

Menariknya, di lokasi kegiatan juga hadir calon Wali Nagari nomor urut 2, Juli. Kehadiran dua kandidat dalam satu kegiatan masyarakat menciptakan suasana penuh keakraban dan menjadi perhatian warga yang hadir.

Di sela waktu istirahat goro, kedua calon tampak duduk bersama dan berdialog langsung dengan masyarakat Korong Marantiah. Mereka menyampaikan pesan persatuan serta komitmen membangun Nagari Katapiang secara merata tanpa membedakan wilayah maupun kelompok masyarakat.

Dalam dialog tersebut, calon nomor urut 2, Juli, mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan dalam proses demokrasi. Ia bahkan menyampaikan pesan yang mendapat sambutan hangat dari warga.

“Kalau tidak memilih saya, pilihlah Pak Dasman nomor urut 3,” ujar Juli di hadapan masyarakat.

Pernyataan itu kemudian dibalas dengan nada serupa oleh Dasman. Ia menegaskan bahwa seluruh kandidat memiliki tujuan yang sama, yakni membawa kemajuan bagi Nagari Katapiang.

“Kalau tidak memilih saya, pilihlah Juli nomor urut 2. Yang jelas kami maju untuk menjadi wali nagari ini dengan niat ingin membangun nagari lebih maju dan memperhatikan seluruh korong yang ada,” kata Dasman.

Sikap saling menghormati yang ditunjukkan kedua kandidat dinilai masyarakat sebagai contoh politik yang dewasa dan menyejukkan di tengah dinamika pemilihan wali nagari.

Dasman juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak penuh untuk menentukan pilihan berdasarkan penilaian masing-masing, baik dari pengalaman, rekam jejak, maupun kedekatan dengan masyarakat.

“Untuk menilai di antara kami tergantung dari warga. Terserah dengan cara apa menilainya, atau dari pengalaman kami juga boleh,” ungkap Dasman.

Kegiatan goro yang awalnya menjadi agenda kebersamaan warga itu pun berubah menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat Nagari Katapiang. Di tengah perbedaan pilihan politik, pesan kebersamaan dan pembangunan merata menjadi harapan bersama demi masa depan nagari yang lebih maju.


" Joe young "

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit