Tak Sengaja Bertemu di Warung Kopi, Kedua Kandidat Berbagi Gagasan Pembangunan dan Saling Menguatkan Dukungan Menjelang Pilwana 2026
TANJUNG BASUNG – Sebuah pertemuan menarik terjadi di tengah dinamika Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) 2026. Dua calon wali nagari yang sama-sama mengusung nomor urut 3, yakni Dasman, S.Sos calon Wali Nagari Katapiang dan Syahrial calon Wali Nagari Sungai Buluh Barat, bertemu secara tidak sengaja di sebuah warung kopi di Tanjung Basung I, Nagari Sungai Buluh Barat, Rabu (3/6/2026).
Meski berasal dari nagari yang berbeda, kesamaan nomor urut yang mereka sandang menjadi awal terciptanya suasana diskusi yang hangat dan penuh keakraban. Dalam pertemuan tersebut, kedua kandidat membahas berbagai gagasan mengenai pembangunan nagari, pemberdayaan masyarakat, serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dasman dan Syahrial sepakat bahwa kemajuan nagari tidak dapat dicapai hanya dengan bekerja sendiri. Kolaborasi, pertukaran ide, serta komunikasi antar pemimpin nagari dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Dalam suasana santai namun penuh makna itu, keduanya bahkan saling berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan berbagi pengalaman apabila nantinya dipercaya masyarakat untuk memimpin nagari masing-masing.
"Kami bersepakat bahwa siapa pun yang terpilih nanti harus mampu menghadirkan perubahan yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami siap saling bertukar gagasan demi kemajuan nagari dan peningkatan kesejahteraan warga," ungkap mereka dalam perbincangan tersebut.
Tak hanya berbicara soal pembangunan, kedua calon juga menyampaikan pesan politik yang menyejukkan. Melalui awak media, Syahrial menitipkan pesan kepada masyarakat Nagari Katapiang, khususnya para pemilih yang memiliki hak suara, agar memberikan dukungan kepada Dasman, S.Sos sebagai calon Wali Nagari Katapiang nomor urut 3.
Sebaliknya, Dasman juga menyampaikan harapannya kepada masyarakat Sungai Buluh Barat agar memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Syahrial yang maju sebagai calon Wali Nagari Sungai Buluh Barat dengan nomor urut 3.
Pertemuan yang berlangsung sederhana di warung kopi tersebut menjadi gambaran bahwa kontestasi Pilwana tidak selalu identik dengan persaingan. Di balik kompetisi politik, masih terdapat ruang untuk membangun persahabatan, bertukar pikiran, dan memperkuat semangat kolaborasi demi kemajuan nagari serta kesejahteraan masyarakat secara bersama-sama.
" Joe young "

Tidak ada komentar:
Posting Komentar