ONE NEWS NUSANTARA

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Kamis, 23 Oktober 2025

Babinsa Kodim 1627/RN Perketat Pengawasan Kapal di Pelabuhan Pantaibaru Menjaga Keamanan dan Keselamatan Penumpang Laut

 


Rote Ndao — Pengawasan Intensif Demi Kelancaran Transportasi Laut Dalam upaya menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran aktivitas transportasi laut, Babinsa Koramil 1627-02 Pantaibaru, Kodim 1627/Rote Ndao, melaksanakan pemantauan rutin terhadap aktivitas keluar masuk kapal di Pelabuhan Pantaibaru, Desa Olafulihaa, Kecamatan Pantaibaru, Kabupaten Rote Ndao. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis (23/10/2025), mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Pada kesempatan tersebut, Babinsa Koramil 02 Pantaibaru, Sertu Andri Muskananfola, memantau secara langsung kedatangan dan keberangkatan Kapal Garda Maritim 3 yang berlayar dari Pelabuhan Pantaibaru menuju Pelabuhan Bolok, Kupang. Ia menegaskan bahwa pemantauan rutin ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab aparat kewilayahan dalam menjaga kondusifitas dan keselamatan di wilayah maritim.

“Sebagai aparat di lapangan, kami wajib memastikan setiap aktivitas pelayaran berjalan sesuai prosedur. Kami terus memantau keberangkatan kapal dan memberikan imbauan kepada seluruh penumpang agar menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas, seperti yang kami lakukan hari ini,” ujar Sertu Andri Muskananfola.

Selain pemantauan keberangkatan, Babinsa juga memastikan pemeriksaan penumpang dan anak buah kapal (ABK) dilakukan secara menyeluruh oleh petugas Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3). Pemeriksaan tersebut mencakup kelengkapan dokumen perjalanan, pemeriksaan kesehatan, hingga penerapan protokol keselamatan pelayaran.

Menurut Sertu Andri, seluruh proses berjalan tertib, aman, dan lancar. “Pemeriksaan penumpang dan ABK dilakukan dengan baik. Prosedur keselamatan diterapkan secara ketat, dan petugas memastikan seluruh penumpang mematuhi aturan perjalanan laut,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan laut. Pemeriksaan kapasitas kapal dan ketersediaan alat keselamatan seperti jaket pelampung (life jacket) menjadi perhatian khusus. “Kami memastikan kapal tidak membawa penumpang melebihi kapasitas serta life jacket tersedia dalam jumlah yang sesuai atau lebih dari jumlah penumpang. Ini penting demi keselamatan seluruh penumpang selama pelayaran,” tegasnya.

Hingga kegiatan pemantauan selesai, tidak ditemukan adanya pelanggaran atau kendala berarti. Aktivitas di pelabuhan berlangsung stabil, penumpang tertib mengikuti arahan, dan kapasitas muatan kapal tetap sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Selama pengamanan berlangsung, situasi tertib dan aman. Muatan penumpang sesuai ketentuan dan tidak ada yang melebihi kapasitas. Kami akan terus melakukan pengawasan seperti ini untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa laut,” tambah Sertu Andri.

Pemantauan rutin yang dilakukan Babinsa Kodim 1627/RN ini menjadi bentuk nyata komitmen TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, khususnya di sektor transportasi laut. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga memastikan seluruh kegiatan pelayaran berjalan sesuai dengan ketentuan.

Dengan pengawasan yang konsisten dan kerja sama seluruh pihak terkait, diharapkan Pelabuhan Pantaibaru terus menjadi jalur transportasi laut yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi masyarakat Rote Ndao dan sekitarnya.


" Magdhalena "

Babinsa Koramil 02 Pantai Baru Kawal Distribusi Makanan Bergizi untuk Siswa Sekolah

Wujud Dukungan Kodim 1627/Rote Ndao terhadap Program Peningkatan Gizi Anak

Rote Ndao – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak sekolah, Babinsa Koramil 02 Pantai Baru, Kodim 1627/Rote Ndao, Koptu Mesak Foeh, melaksanakan pendampingan distribusi makanan sehat dan bergizi kepada para siswa di wilayah tugasnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, mulai pukul 07.00 Wita hingga selesai, dengan tujuan memastikan penyaluran makanan berjalan lancar, aman, tepat sasaran, serta memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

Koptu Mesak Foeh menjelaskan bahwa pendampingan ini tidak hanya sebatas mengawasi distribusi, namun juga memastikan bahwa makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan, seperti kandungan karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan. “Kami ingin memastikan anak-anak sekolah memperoleh asupan gizi yang layak, sehingga mereka dapat tumbuh lebih sehat, cerdas, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama aparat sekolah dan pihak terkait memastikan setiap siswa mendapatkan porsi makanan sesuai kebutuhan. Selain itu, Babinsa juga aktif mengajak siswa memahami pentingnya menjaga pola makan sehat. Edukasi tersebut disampaikan melalui penjelasan sederhana mengenai manfaat makanan bergizi, pentingnya sarapan sebelum belajar, serta bahaya konsumsi makanan instan atau tidak higienis.

Kehadiran Babinsa dalam program ini menunjukkan besarnya perhatian TNI terhadap kesejahteraan generasi muda di wilayah pedesaan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan sekolah menjadi kunci keberhasilan program makan bergizi gratis ini. Tidak hanya memastikan kelancaran distribusi, Babinsa juga membantu sekolah melakukan pengecekan terhadap kualitas makanan untuk menjamin kebersihan dan kelayakannya dikonsumsi para siswa.

Manfaat langsung dari program ini terlihat pada meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan belajar. Dengan asupan gizi yang cukup, siswa menjadi lebih fokus, aktif, dan bersemangat selama pelajaran berlangsung. Program ini juga dinilai efektif dalam membangun kesadaran sejak dini akan pentingnya pola hidup sehat dan seimbang.

Komandan Kodim 1627/Rote Ndao, Letkol Inf Kurnia, menyampaikan apresiasi atas kinerja Babinsa dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui aksi nyata di lapangan. “Demi meningkatkan semangat belajar, dengan gizi yang tercukupi diharapkan siswa dapat tumbuh lebih sehat dan cerdas. Kegiatan ini juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat sejak dini,” tegasnya.

Program pendampingan makanan bergizi yang dilaksanakan Babinsa Koramil 02 Pantai Baru bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing. Melalui keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial, kehadiran mereka di tengah masyarakat semakin dirasakan manfaatnya, mempererat hubungan antara aparat negara dengan warga.

Upaya ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk menghadirkan program serupa. Dengan sinergi dan kepedulian bersama, masa depan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah terluar seperti Rote Ndao, dapat semakin cerah dan penuh harapan.


" Magdhalena "

Babinsa Kodim 1627/RN Serka Yandri Saleno Berhasil Mediasi Kasus KDRT, Teladani Pentingnya Hidup Rukun dalam Rumah Tangga

Penyelesaian damai di Desa Lekunik menjadi contoh nyata peran TNI dalam menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat

Rote Ndao – Hidup rukun menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga dan masyarakat yang harmonis. Prinsip ini kembali dibuktikan melalui tindakan cepat dan sigap Babinsa Kodim 1627/Rote Ndao, Serka Yandri Saleno, yang berhasil meredam dan menyelesaikan persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Desa Lekunik, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

Kasus ini terjadi pada Selasa, 21 Oktober 2025, bertempat di kediaman Bapak Max Kermite, salah satu tokoh masyarakat setempat. Tepat pukul 17.50 WITA, Serka Yandri Saleno hadir untuk melakukan mediasi terkait konflik antara pasangan suami istri, Melkianus Yonathan Henukh dan istrinya. Proses mediasi berlangsung hingga situasi terkendali dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai.

Dalam kesempatan itu, Serka Yandri Saleno menegaskan bahwa KDRT bukan hanya persoalan pribadi, melainkan isu sosial yang membutuhkan perhatian bersama. “Isu KDRT semakin marak. Kekerasan bisa muncul dari hal-hal kecil dan ketidakstabilan psikologis pasangan. Masyarakat harus semakin peka, saling mengingatkan, serta memberi dukungan kepada korban tanpa melakukan penghakiman,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya langkah-langkah tepat dalam penyelesaian kasus KDRT, terutama keselamatan korban. Menurutnya, korban harus mencari bantuan profesional seperti psikolog, konselor, atau lembaga perlindungan perempuan dan anak. Mengumpulkan bukti, berhenti menyalahkan diri sendiri, dan mengambil keputusan tegas untuk menjauh dari pelaku jika kekerasan berulang, merupakan langkah penting bagi keselamatan.

Serka Yandri juga mengajak pasangan suami istri untuk mengedepankan komunikasi dan saling memahami dalam membangun rumah tangga. “Semoga kejadian ini menjadi pelajaran penting. Suami dan istri harus bekerja sama, saling menghargai, dan tidak mudah terpengaruh situasi yang memicu pertengkaran,” tutupnya.

Kehadiran Babinsa dalam penyelesaian konflik ini tidak hanya memperlihatkan kedekatan TNI dengan masyarakat, tetapi juga memperkuat makna bahwa keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, melainkan menciptakan kondisi sosial yang damai dan berkeadilan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kerukunan adalah kekuatan terbesar dalam menjaga keharmonisan hidup bermasyarakat.


" Magdhalena "

Babinsa kodim 1627 Rote Ndao memantau kedatangan kapal di pelabuhan

Pastikan Kelancaran Transportasi Laut dan Ketertiban Penumpang Garda Maritim 3


Rote Ndao, 22 Oktober 2025 — Untuk memastikan keamanan serta kelancaran aktivitas transportasi laut, Babinsa Kodim 1627/Rote Ndao Koramil 1627-02 Pantaibaru melaksanakan pemantauan kedatangan dan keberangkatan kapal di Pelabuhan Pantaibaru, Desa Nusakdale, Kecamatan Pantaibaru. Kegiatan ini digelar pada Rabu (22/10) pukul 11.30 WITA hingga selesai, sebagai bagian dari tugas rutin pembinaan teritorial dan pengamanan wilayah pesisir.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut memantau keberangkatan Kapal Garda Maritim 3 yang bertolak menuju Pelabuhan Bolok, Kupang. Pengawasan dilakukan secara langsung, mulai dari proses naik-turun penumpang hingga pengecekan situasi keamanan di kawasan pelabuhan. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.

Selain melakukan pengawasan fisik di lapangan, Babinsa juga menjalin komunikasi dengan petugas pelabuhan, Syahbandar, dan unsur keamanan setempat. Dialog tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi, mendeteksi potensi gangguan, serta menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat yang berada di pelabuhan turut dihimbau agar tertib saat antrean dan mematuhi aturan keselamatan.

Tugas Babinsa di pelabuhan meliputi beberapa aspek, antara lain menjaga keamanan penumpang dari kemungkinan gangguan, memastikan kelancaran aktivitas bongkar muat barang dan penumpang, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hendak berlayar. Kehadiran aparat TNI ini sekaligus mempertegas komitmen Kodim 1627/RN dalam mendukung keamanan jalur transportasi laut sebagai akses vital mobilitas warga Rote Ndao.

Di samping itu, Babinsa juga menjalankan komunikasi sosial untuk menyerap informasi dan aspirasi masyarakat terkait situasi lokal. Langkah ini menjadi bagian penting dalam pembinaan wilayah serta pencegahan dini terhadap potensi konflik atau masalah keamanan.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan koordinasi dengan berbagai pihak, Kodim 1627/RN berharap pelabuhan dapat menjadi ruang publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut. Komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan ini diharapkan menjadi pendorong meningkatnya kepercayaan warga terhadap aparat TNI di wilayah perbatasan dan pulau terluar seperti Rote Ndao.


" Magdhalena "

Kerja keras Babinsa Kodim 1627 Rote Ndao Koramil 03 Batutua dalam melaksanakan penjualan beras SPHP

Distribusi Beras Bersubsidi Berjalan Tertib untuk Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Warga



Rote Ndao, 22 Oktober 2025 — Upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan terus dilakukan pemerintah melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Di Desa Oebafok, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, kegiatan penjualan beras SPHP berlangsung pada Rabu (22/10) pukul 09.23 WITA hingga selesai, dengan dukungan penuh Babinsa Kodim 1627/Rote Ndao Koramil 03 Batutua.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa 1627-03 Batutua, Serka Armindo DS, yang memastikan jalannya distribusi beras berjalan tertib, tepat sasaran, dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan. “Babinsa menjadi garda terdepan dalam mensukseskan program penjualan beras murah SPHP,” ujar Serka Armindo DS saat ditemui di lokasi.

Program SPHP merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga pangan yang fluktuatif. Melalui skema ini, beras berkualitas disalurkan kepada warga dengan harga terjangkau, guna meringankan beban ekonomi serta mencegah potensi kelangkaan di pasaran.

Babinsa tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga terlibat langsung dalam pelayanan kepada warga. Sejak pagi, Serka Armindo DS membantu proses pendaftaran, penyaluran kupon, hingga pembagian beras secara langsung. Di beberapa titik seperti kantor desa dan pasar setempat, warga terlihat tertib mengantre sambil membawa karung atau wadah masing-masing.

Selain mendukung kelancaran distribusi, Babinsa juga berperan menjaga keamanan dan ketertiban agar penjualan tidak menimbulkan kericuhan. Mereka memastikan setiap warga menerima jatah sesuai kuota, sekaligus memberikan pemahaman agar bantuan ini tepat sasaran dan tidak diperjualbelikan kembali.

Warga Desa Oebafok menyambut positif kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. “Kami sangat terbantu, berasnya murah dan kualitasnya bagus,” ungkap Maria Lede, salah seorang warga. Menurutnya, tanpa pendampingan Babinsa, penyaluran beras bisa berlangsung tidak tertib.

Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan TNI dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kepulauan. Peran aktif Babinsa Kodim 1627/RN menjadi bukti bahwa tugas mereka tidak hanya sebatas pengamanan teritorial, tetapi juga menyentuh aspek sosial-ekonomi warga.

Melalui dedikasi dan kerja keras Babinsa Koramil 03 Batutua, pelaksanaan penjualan beras SPHP di Desa Oebafok berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok, kehadiran TNI sebagai garda terdepan membantu rakyat semakin mempertegas bahwa negara hadir untuk melindungi dan menyejahterakan warganya.


" Magdhalena "

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit

https://youtu.be/PObt3O_mE5c?si=fVGWI5mXhz2W1sE6