Penguatan Dukungan Adat dan Pemuda Mengemuka Jelang Pilwana Nagari Katapiang 2026–2032
PADANG PARIAMAN, 2 Maret 2026 — Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan Y. Dt. Bagindo Nan Sati, Niniak Mamak Suku Guci, bersama ketua dan pemuda Jorong Banda Cino, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, ke posko pemenangan Dasman, S.Sos, Senin (2/3) malam usai salat tarawih.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari dinamika menjelang pesta demokrasi nagari (Pilwana) di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, turut hadir tim pemenangan Dasman, S.Sos yang maju sebagai calon wali nagari periode 2026–2032.
Sejumlah isu strategis dibahas, termasuk persiapan menghadapi tahapan Pilwana serta penguatan komunikasi antara unsur niniak mamak, pemuda, dan tim pemenangan. Y. Dt. Bagindo Nan Sati menyatakan kesediaannya untuk menerima kehadiran Dasman, S.Sos beserta tim di tengah sanak kemenakan Suku Guci yang berada di Korong Talao Mundam dalam berbagai agenda ke depan.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh Dasman, S.Sos. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penerimaan yang diberikan oleh unsur adat dan pemuda setempat.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Y. Dt. Bagindo Nan Sati dan Ketua Pemuda Jorong Banda Cino karena telah menerima kami dengan baik. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus hadir dan membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat,” ujar Dasman.
Lebih lanjut, Dasman menegaskan bahwa silaturahmi yang dilakukan tidak terbatas pada Suku Guci semata. Ia menyatakan komitmennya untuk merajut komunikasi dengan seluruh suku yang ada di Nagari Katapiang sebagai bagian dari upaya mempererat persatuan masyarakat.
“Kami tidak hanya bersilaturahmi dengan Suku Guci. Sebelumnya, kami juga telah melakukan komunikasi dengan beberapa suku lain. Ke depan, kegiatan ini akan terus kami lakukan agar hubungan antar-suku di Nagari Katapiang semakin solid dan harmonis,” tambahnya.
Sebagaimana tercatat, Nagari Katapiang dihuni oleh beragam suku, di antaranya Koto, Chaniago, Guci, Jambak, Tanjung, Sikumbang, Malinmansiang Malakok, serta Suku Nias. Keberagaman tersebut dinilai menjadi kekuatan sosial yang perlu dirawat melalui komunikasi dan silaturahmi berkelanjutan.
Pertemuan malam itu ditutup dengan suasana kebersamaan, mencerminkan semangat persatuan menjelang Pilwana Nagari Katapiang 2026–2032, dengan harapan proses demokrasi berjalan aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat serta kebersamaan masyarakat.
" Joe young "








