ONE NEWS NUSANTARA

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Senin, 11 Mei 2026

. “16 Tahun Berpisah, Pertemuan Joe Young dengan Para Perwira Polres Padang Pariaman Berujung Haru dan Penuh Tawa”.

Dikenal Dulu Sama-Sama Berjuang Saat Masih Bintara, Kini Sosok yang Dikenalnya Telah Menjadi Komandan Namun Tetap Rendah Hati 


PADANG PARIAMAN — Momen sederhana di sebuah rumah makan kawasan Batang Anai mendadak berubah menjadi pertemuan penuh nostalgia dan kehangatan. Joe Young, seorang jurnalis media online asal Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, tak menyangka akan dipertemukan kembali dengan sejumlah anggota kepolisian Polres Padang Pariaman yang pernah dikenalnya belasan tahun silam.

Pertemuan itu terjadi di RM Pondok Lesehan Piak Nona, kawasan Penginapan Eby, pada Senin siang (11/5/2026), saat waktu istirahat makan siang.

Di lokasi tersebut, Joe Young bertemu dengan Kabag Ops Polres Padang Pariaman AKP Nofrizal Can, SH, MH, Kasatres Narkoba AKP Irhas Murad, SH, MH, Kapolsek Sicincin IPTU Deni Kurniawan, SH, MH, serta Kasat Lantas IPTU Rudi Candra, SH, MH. Bersama Ipda Endri dan juga Aiptu Rahmat Hidayat.

Pertemuan itu menjadi istimewa karena para perwira tersebut merupakan sosok yang telah dikenalnya sejak masih sama-sama muda dan bertugas sebagai bintara sekitar tahun 2010 silam, sebelum Joe Young memutuskan merantau selama kurang lebih 16 tahun.

Joe mengaku sempat tidak percaya ketika pandangannya tertuju pada satu meja yang dipenuhi sejumlah anggota polisi yang wajahnya terasa begitu familiar.

“Saya sempat diam beberapa detik. Rasanya seperti kembali ke masa dulu. Wajah-wajah itu masih saya ingat,” ungkap Joe Young.

Dengan langkah ragu, Joe kemudian menghampiri meja tersebut. Namun sesaat setelah berada di dekat mereka, rasa grogi langsung muncul ketika melihat pangkat dan jabatan yang kini disandang para sosok yang dulu dikenalnya sebagai anggota biasa.

“Dulu abang-abang ini masih bintara, sekarang sudah jadi perwira dan komandan. Jujur saya sempat grogi saat mau salaman,” katanya sambil tersenyum.

Namun suasana canggung itu tak berlangsung lama. Canda khas dan sapaan hangat dari para perwira tersebut perlahan mencairkan suasana. Joe pun diajak duduk bersama dan larut dalam obrolan nostalgia yang penuh tawa.

Percakapan yang awalnya tampak serius berubah menjadi cerita-cerita masa lalu tentang perjalanan hidup, kenangan bertugas, hingga kisah perjuangan di masa muda.

Gelak tawa pun pecah di meja makan siang itu, seolah menghapus jarak waktu yang telah memisahkan mereka selama belasan tahun.

Bagi Joe Young, pertemuan tak terduga itu menjadi pengalaman yang membekas. Ia mengaku bersyukur karena orang-orang yang dulu dikenalnya tetap memiliki sikap rendah hati meski kini telah menyandang jabatan penting di institusi kepolisian.

“Yang paling membuat saya bahagia, mereka masih seperti dulu. Tetap ramah, tetap sederhana, dan tidak berubah jadi sombong karena pangkat,” ujar Joe penuh haru.

Pertemuan singkat di waktu istirahat siang itu pun menjadi pengingat bahwa perjalanan waktu memang bisa mengubah posisi dan jabatan seseorang, namun tidak selalu mengubah cara mereka menghargai persahabatan dan kenangan masa lalu.

Di akhir pertemuan, Joe Young juga menyampaikan rasa bangga dan semangat kepada para perwira yang pernah dikenalnya sejak masih bertugas sebagai bintara. Menurutnya, perjalanan karier yang kini mereka capai menjadi bukti bahwa kerja keras, loyalitas, dan pengabdian akan membawa seseorang menuju keberhasilan. Joe pun berharap para perwira tersebut terus amanah dalam menjalankan tugas serta tetap menjadi sosok polisi yang dekat dengan masyarakat. “Saya bangga melihat abang-abang sekarang sudah jadi komandan. Semoga tetap sehat, sukses, dan selalu menjadi kebanggaan masyarakat Padang Pariaman,” ucap Joe Young penuh haru.


" Rep. Joe "

Polres Padang Pariaman Survei Lokasi Ketahanan Pangan di Huntara Batang Anai.

Penanaman Pohon hingga Kandang Ayam Petelur Jadi Fokus Pengecekan Lapangan

PADANG PARIAMAN — Jajaran Polres Padang Pariaman turun langsung meninjau kawasan hunian sementara (huntara) di Batang Anai, Senin (11/5/2026), dalam rangka memastikan kesiapan program ketahanan pangan yang meliputi penanaman pohon, pembangunan kandang ayam petelur, hingga pengecekan kolam ikan bioflok.

Kegiatan tersebut dipimpin Kabag Ops Polres Padang Pariaman, AKP Nofrizal Can, SH, MH, bersama Kasatres Narkoba AKP Irhas Murad, SH, MH, Kapolsek Sicincin IPTU Deni Kurniawan, SH, MH, serta Kasat Lantas IPTU Rudi Candra, SH, MH.

Tim melakukan survei langsung terhadap sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan program ketahanan pangan terpadu di kawasan huntara Batang Anai.

Dari hasil pantauan di lapangan, petugas menemukan masih terdapat area yang memungkinkan untuk dilakukan penghijauan dan penanaman pohon, tepatnya di seberang jalan lokasi huntara dengan kapasitas sekitar 30 batang pohon.

Namun untuk rencana pembangunan kandang ayam petelur, tim menemukan sejumlah kendala teknis. Area di sekitar huntara diketahui telah berbatasan dengan lahan masyarakat yang ditanami pohon pisang, kawasan tempat tinggal warga, hingga batas sepadan tanah.

Sementara itu, lokasi yang dinilai cukup luas berada di depan huntara atau seberang jalan. Akan tetapi, lahan tersebut saat ini telah dimanfaatkan masyarakat untuk tanaman jagung.

“Tim masih melakukan kajian dan menunggu arahan lebih lanjut terkait titik paling memungkinkan untuk pembangunan kandang ayam petelur agar tidak menimbulkan persoalan dengan lahan masyarakat,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Selain meninjau lokasi penanaman dan kandang ayam, rombongan juga melakukan pengecekan terhadap kolam terpal ikan bioflok di kawasan huntara Batang Anai.

Dalam pengecekan tersebut, Kasat Lantas IPTU Rudi Candra menemukan adanya kebocoran pada kolam bioflok. Saat ini proses penambalan dan perbaikan tengah berlangsung guna memastikan kolam kembali berfungsi optimal untuk mendukung budidaya ikan masyarakat.

Program ketahanan pangan yang digagas di kawasan huntara ini menjadi bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan warga, sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan berkelanjutan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Aparat masih menunggu petunjuk pimpinan terkait penetapan lokasi kandang ayam petelur serta jenis bibit pohon yang akan ditanam pada tahap berikutnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap keberlangsungan hidup warga huntara, jajaran Polres Padang Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program ketahanan pangan agar berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan lahan dan tantangan di lapangan, langkah peninjauan ini menjadi bukti bahwa upaya membangun kemandirian pangan tidak berhenti sebatas wacana, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata demi masa depan warga yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.


" Rep . Joe young "

Minggu, 10 Mei 2026

Wakili Kapolres, Kabag Ops Polres Padang Pariaman Pimpin Kegiatan Buru Hama Tupai Bersama Perbakin

Kabag Ops Polres Padang Pariaman Tekankan Keselamatan Penggunaan Senjata dan Dukungan terhadap Ketahanan Pangan Masyarakat

PADANG PARIAMAN — Kegiatan buru hama tanaman jenis tupai yang digelar Club Menembak Batang Anai Shooting Club (BTA SC) di Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Minggu (10/5/2026), berlangsung semarak dan mendapat perhatian berbagai unsur pemerintahan serta komunitas olahraga menembak di Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kabag Ops Polres Padang Pariaman AKP Nofrizal Can, S.H., M.H., yang mewakili Plt. Kapolres Padang Pariaman. Selain menjabat sebagai Kabag Ops, AKP Nofrizal Can juga merupakan Ketua Harian Pengkab Perbakin Padang Pariaman.

Dalam sambutannya, AKP Nofrizal Can menegaskan bahwa kegiatan buru hama tupai tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan olahraga berburu, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu petani mengurangi gangguan hama tanaman.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan,” ujar AKP Nofrizal Can.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat menggunakan senjata berburu di lapangan. Menurutnya, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan senjata menjadi hal mutlak dalam setiap kegiatan menembak.

Selain itu, Pengkab Perbakin Padang Pariaman juga mendorong seluruh klub menembak yang belum terdata agar segera melengkapi administrasi keanggotaan di sekretariat Perbakin. Sementara klub yang telah resmi terdaftar diminta lebih aktif melakukan pembinaan atlet guna mencetak penembak-penembak potensial dari daerah.

Kegiatan buru hama tersebut turut dihadiri Camat Batang Anai, Danramil Batang Anai, Kaurbinops Satbinmas Polres Padang Pariaman, Dt. Rky Rajo Sampono, perangkat Nagari Katapiang, Sekretaris Pengkab Perbakin Padang Pariaman, Bhabinkamtibmas Nagari Katapiang, Ketua Bamus Nagari Katapiang, tokoh masyarakat, hingga anggota klub menembak dari berbagai kecamatan di Padang Pariaman.

Pada kesempatan yang sama, Pengkab Perbakin Padang Pariaman juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada sejumlah klub menembak, di antaranya Batang Anai Shooting Club, SPC Patamuan, Parma Sniper Shooting Club, dan Garudo Shooting Club.

Penyerahan SK tersebut menjadi langkah penguatan organisasi dan legalitas klub menembak di bawah naungan Perbakin Padang Pariaman, sekaligus bentuk komitmen dalam membangun pembinaan olahraga menembak yang lebih profesional dan terstruktur.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat sekitar.


" Joe young "

Syahrul Datuak Lung di Katapiang Serap Aspirasi Warga, Klarifikasi Isu Pokir hingga Dukungan untuk Masjid Banda Cino

Dialog Terbuka Bersama Warga Talao Mundam Berujung Deklarasi Dukungan kepada Dasman untuk Pilwana Katapiang 2026

PADANG PARIAMAN — Anggota DPRD Padang Pariaman Komisi III dari Fraksi Golkar, Syahrul Datuak Lung, menggelar kegiatan reses masa sidang II di Jorong Banda Cino, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Rabu malam (6/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 warga itu berlangsung hangat dan penuh dialog terbuka. Reses tersebut digelar sebagai agenda penjemputan aspirasi masyarakat sekaligus ruang diskusi terkait berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat Nagari Katapiang.

Dalam kesempatan itu, Syahrul Datuak Lung turut menanggapi sejumlah isu yang berkembang terkait proposal pembangunan yang diajukan masyarakat pada tahun sebelumnya namun belum terealisasi hingga kini.

Menurutnya, kondisi keuangan daerah menjadi salah satu faktor utama tertundanya sejumlah program pembangunan di Padang Pariaman.

“Situasi APBD Padang Pariaman saat ini memang sedang berat. Mulai dari efisiensi anggaran pasca-Covid, kemudian bencana alam yang melanda daerah kita, hingga adanya pemotongan dan efisiensi dana PKD dari pemerintah pusat,” ujar Syahrul di hadapan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian dan akan diperjuangkan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan reses tersebut juga menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, kritik, hingga berbagai persoalan yang berkembang di tengah lingkungan mereka.

Salah satu isu yang mencuat dalam dialog itu adalah terkait pembangunan kembali masjid warga Jorong Banda Cino yang hanyut akibat banjir besar pada November 2025 lalu. Seorang warga mempertanyakan kabar bantuan pembangunan masjid dari donatur luar daerah yang hingga kini belum terealisasi.

Menanggapi hal itu, Syahrul Datuak Lung mengaku telah lebih dahulu mengetahui persoalan tersebut dan sudah melakukan komunikasi langsung dengan Ketua Pengurus Masjid, Pak Jum.

“Saya sudah membuat kesepakatan dengan Pak Jum. Kalau bantuan dari donatur luar itu tidak jadi didapatkan, maka saya akan penuhkan dana pokir saya sebesar Rp500 juta untuk pembangunan masjid tersebut,” kata Syahrul.

Ia menambahkan, komitmen itu akan direalisasikan setelah ada kepastian resmi dari pengurus masjid mengenai keberlanjutan bantuan donatur luar tersebut.

“Sampai saat ini saya masih menunggu informasi pasti dari Pak Jum,” lanjutnya, yang sekaligus menjadi penutup agenda reses malam itu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dasman, S.Sos., yang dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banda Cino dan calon Wali Nagari Katapiang pada Pilwana tahun ini.

Kehadiran Dasman dalam kegiatan itu turut menarik perhatian masyarakat. Apalagi, kegiatan berlangsung di tengah masa cuti Syahrul Datuak Lung sebagai anggota DPRD, sehingga suasana kebersamaan dan silaturahmi antara tokoh masyarakat dan warga berlangsung lebih cair dan akrab.

Sebagai putra asli Korong Talao Mundam yang dikenal luas di Nagari Katapiang, Syahrul disebut masyarakat sebagai sosok yang dekat dengan warga dan aktif membangun komunikasi sosial di tengah masyarakat.

Usai agenda reses selesai, warga yang masih berkumpul kemudian sepakat melanjutkan kegiatan dalam bentuk silaturahmi masyarakat menjelang pesta demokrasi Pilwana Nagari Katapiang 2026.

Dalam forum lanjutan tersebut, masyarakat menyuarakan dukungan kepada Dasman untuk maju memimpin Nagari Katapiang periode 2026–2034.

Silaturahmi itu mengangkat tema: “Warga Sepakat Satukan Pilihan untuk Calon Wali Nagari Katapiang Periode 2026–2034, Dasman, S.Sos.”, yang menjadi simbol menguatnya dukungan masyarakat Banda Cino terhadap figur tersebut menjelang kontestasi Pilwana mendatang.


" Joe young "

Kamis, 07 Mei 2026

Wali Redha dan Afis SAE Satukan Langkah di Pilwana Katapiang, Sinyal Kekuatan Baru untuk Dasman, S.Sos Menguat

Pertemuan hangat di Posko Pemenangan Dasman di Talao Mundam disebut menjadi momentum penyatuan hati demi pembangunan Nagari Katapiang yang lebih maju dan bersatu

PADANG PARIAMAN — Dinamika politik menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Katapiang 2026 semakin menarik perhatian masyarakat. Suasana kebersamaan dan persatuan tampak dalam agenda silaturahmi antara Wali Redha dengan Afis SAE, yang dikenal sebagai Kepala Workshop (DPM) Dani Putra Marlindo, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Posko Pemenangan Dasman, S.Sos, tepatnya di RM Pondok Lesehan Piak Nona, Korong Talao Mundam.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Dalam pembicaraan yang berkembang, kedua tokoh membahas pentingnya menyatukan hati dan menjaga semangat “badunsanak” dalam menghadapi Pilwana Nagari Katapiang. Kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun nagari yang lebih maju, harmonis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Silaturahmi itu juga membawa pesan politik yang menyejukkan, yakni mengedepankan persatuan dibanding perpecahan. Dengan semangat “satu pilihan demi kemajuan pembangunan Nagari Katapiang,” pertemuan tersebut dinilai menjadi simbol semakin kuatnya dukungan terhadap calon Wali Nagari Dasman, S.Sos.

Afis SAE sendiri dikenal sebagai salah satu generasi muda Korong Talao Mundam yang aktif membangun komunikasi di tengah masyarakat. Kehadirannya dalam barisan pendukung Dasman disebut menjadi representasi semangat anak muda Nagari Katapiang yang ingin melihat perubahan dan percepatan pembangunan nagari ke depan.

Kehadiran Afis SAE di posko pemenangan turut mendapat perhatian dari berbagai tokoh masyarakat dan tim relawan. Salah satunya datang dari Sahrul Dt. Lung yang menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Afis SAE dalam barisan perjuangan Dasman.

Menurutnya, kehadiran Afis SAE menjadi energi baru yang memperkuat langkah menuju perubahan dan pembangunan Nagari Katapiang ke arah yang lebih baik.

“Dengan munculnya Afis SAE di posko pemenangan Dasman, ini terlihat menambah kekuatan baru untuk perjuangan menuju Katapiang satu. Kita berharap semangat kebersamaan ini mampu membawa kemajuan nyata bagi pembangunan nagari,” ujar Sahrul Dt. Lung.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Afis SAE yang dinilai telah menunjukkan komitmen untuk ikut menyatukan masyarakat demi kepentingan bersama, bukan sekadar kepentingan politik sesaat.

Di tengah meningkatnya suhu politik menjelang Pilwana, pertemuan penuh kekeluargaan tersebut menjadi gambaran bahwa kontestasi demokrasi di Nagari Katapiang tetap dapat dijalankan dengan semangat persaudaraan, musyawarah, dan visi bersama untuk masa depan nagari yang lebih maju.


" Joe young "

Senin, 04 Mei 2026

๐Ÿ† PETINJU PUTRI SUMBAR BERSINAR! SERDA MARINI JULIYA KARIN SABET EMAS & DINOBATKAN SEBAGAI PETINJU FAVORIT

Dominasi di Kelas 54 Kg Elite, Atlet Sasana Prabu 10 Muaythai Camp Tampil Perkasa di Final Kejurda Tinju Amatir Sumbar 2026

PADANG, SUMATERA BARAT — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet putri daerah. Serda Marini Juliya Karin, petinju andalan dari Sasana Prabu 10 Muaythai Camp, sukses meraih juara pertama sekaligus dinobatkan sebagai Petinju Favorit pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir se-Sumatera Barat.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR H. Agus Salim pada Sabtu (2/5/2026) itu menjadi panggung gemilang bagi Marini. Tampil di kelas 54 kg Putri Elite, ia menunjukkan performa impresif sejak babak semifinal hingga partai puncak.

Pada semifinal, Marini tampil dominan dengan mengalahkan Novika dari Dharmasraya melalui kemenangan angka telak. Momentum tersebut berlanjut di babak final, di mana ia sukses menghentikan perlawanan Regina, petinju unggulan dari Tanah Datar, melalui kemenangan TKO di ronde pertama.

Tak hanya membawa pulang medali emas, penampilan agresif dan teknik bertanding yang matang membuat Marini juga dianugerahi gelar Petinju Favorit, sebuah pengakuan atas kualitas dan daya tariknya di atas ring.

Kejuaraan ini sendiri menjadi ajang penting dalam menjaring bibit-bibit atlet tinju potensial di Sumatera Barat, sekaligus sebagai wadah pembinaan menuju level kompetisi yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Pelatih Sasana Prabu 10 Muaythai Camp, Serda Adi Mulya, yang juga berdinas di Kodim 0308/Padang Pariaman sebagai Babinsa Koramil 09/Batang Anai, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari disiplin latihan, kerja keras, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan Marini selama ini.

“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet lain untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Kejurda Tinju Amatir Sumbar 2026 diharapkan terus menjadi ruang kompetitif yang sehat bagi generasi muda, sekaligus memperkuat persatuan melalui semangat sportivitas di dunia olahraga.


" Joe young "

Atlet Muda Padang Pariaman Cetak Emas di Kejurda Tinju Amatir

Marini Julia Karin, binaan Babinsa Koramil Batang Anai, buktikan kualitas lewat prestasi gemilang lintas cabang

Padang Pariaman, Minggu, 3 Mei 2026 — Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga Sumatera Barat. Seorang atlet muda asal Padang Pariaman, Marini Julia Karin, berhasil meraih medali emas pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir. Prestasi ini menjadi sorotan karena Marini merupakan atlet dari cabang Muaythai yang mampu tampil dominan di arena tinju amatir.

Marini merupakan atlet dari Camp Prabu 10 Muaythai Padang Pariaman. Dalam pertandingan yang berlangsung kompetitif, ia menunjukkan teknik, ketahanan fisik, dan mental bertanding yang kuat hingga berhasil keluar sebagai juara.

Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa disiplin latihan, kerja keras, serta semangat juang tinggi mampu mengantarkan atlet daerah bersaing di level kejuaraan. Meski berasal dari disiplin olahraga yang berbeda, Marini mampu beradaptasi dan tampil impresif di atas ring.

Di balik kesuksesan tersebut, terdapat peran penting pelatih dan pembina, termasuk Serda Adi Mulya yang berdinas di Kodim 0308/Padang Pariaman sebagai Babinsa Koramil 09/Batang Anai. Pembinaan yang konsisten dan dukungan penuh dari tim menjadi faktor kunci dalam pencapaian ini.

Selain itu, dukungan masyarakat juga turut memberikan energi positif bagi para atlet muda untuk terus berkembang. Prestasi Marini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Padang Pariaman untuk menekuni olahraga dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Ke depan, capaian ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai prestasi individu, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya atlet-atlet berprestasi lainnya dari daerah.


" Joe young "

#PadangPariaman #Muaythai #TinjuAmatir #AtletBerprestasi #Kejurda #BanggaDaerah

Kabag Ops Turun Langsung! Penetapan Nomor Urut Pilwana Padang Pariaman 2026 Berjalan Aman dan Tertib

Pengawasan ketat aparat di Batang Anai pastikan tahapan demokrasi nagari berlangsung kondusif, empat calon Wali Nagari Katapiang resmi kantongi nomor urut.

Padang Pariaman, 3 Mei 2026 — Komitmen menjaga stabilitas keamanan dalam tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) kembali ditegaskan jajaran Polres Padang Pariaman. Kabag Ops AKP Nofrizal Can, S.H., M.H. turun langsung memantau pelaksanaan penetapan dan pencabutan nomor urut calon wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman yang digelar pada Minggu (3/5), khususnya di wilayah Kecamatan Batang Anai.

Didampingi KBO Binmas Iptu Marjanuddin, S.Sos. serta KBO Reskrim IPda Riki Sadli yang juga merupakan satuan dari Polres Padang Pariaman, Kabag Ops tidak hanya menghadiri undangan, tetapi juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap personel pengamanan yang bertugas di seluruh kantor wali nagari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan aparat dalam mengawal setiap tahapan Pilwana.

Dari hasil monitoring, seluruh kegiatan pengamanan di wilayah Batang Anai berjalan optimal. Titik terakhir pengecekan dilakukan di Kantor Wali Nagari Katapiang yang menjadi pusat perhatian dalam tahapan pencabutan nomor urut calon.

Acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan oleh moderator, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh panitia, para bakal calon, serta tamu undangan. Suasana kebersamaan dan semangat demokrasi tampak mewarnai jalannya kegiatan.

Ketua panitia pelaksana Pilwana, Yogi, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga integritas dan sportivitas dalam kontestasi. Hal ini diperkuat oleh Ketua Bamus, Edwar Erlimsyah, ST, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan menghindari potensi konflik.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Batang Anai melalui Sekretaris Camat, Elni Sari, SKM, M.Kes, menyampaikan harapan agar seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan damai serta menghasilkan pemimpin nagari yang amanah.

Momen yang paling dinantikan pun tiba saat pencabutan nomor urut oleh empat bakal calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Hasil penetapan nomor urut adalah sebagai berikut:

Nomor Urut 1: Yuni Helmi, S.H.

Nomor Urut 2: Juli Wardi, S.E.

Nomor Urut 3: Dasman, S.Sos.

Nomor Urut 4: Alwis Jaya, A.Md.

Keempat calon tersebut siap bertarung secara sehat dalam pesta demokrasi nagari, membawa visi dan misi terbaik bagi masyarakat Katapiang.

Dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, tahapan Pilwana diharapkan tidak hanya berjalan aman dan lancar, tetapi juga menjadi cerminan kedewasaan demokrasi di tingkat nagari. Momentum ini menjadi bukti bahwa sinergi antara penyelenggara, aparat keamanan, dan masyarakat mampu menghadirkan proses demokrasi yang sejuk, bermartabat, dan penuh harapan bagi masa depan Nagari Katapiang yang lebih baik.


" Rep. Joe young "

Rabu, 29 April 2026

Polsek Lubuk Alung Perkuat Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis, Libatkan Peran Ibu sebagai Garda Terdepan

Dialog langsung bersama masyarakat jadi strategi membangun sinergi dan mencegah kenakalan remaja hingga penyalahgunaan narkoba

Padang Pariaman — Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Lubuk Alung, Polres Padang Pariaman. Salah satunya melalui pendekatan humanis dengan turun langsung ke tengah masyarakat.

Kapolsek Lubuk Alung, AKP Riky Prama Putra, S.H., melalui Kanit Reskrim Ipda Yuki Pramitha, S.H., melaksanakan kegiatan sambang sekaligus dialog interaktif bersama warga, khususnya kalangan ibu-ibu di wilayah hukum Polsek Lubuk Alung.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian menekankan pentingnya peran ibu sebagai pilar utama dalam keluarga. Ibu dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam membimbing dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif, seperti kenakalan remaja, pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Peran ibu sangat strategis dalam membentuk karakter anak. Dari keluarga lah benteng pertama dibangun untuk mencegah berbagai bentuk penyimpangan sosial,” ujar Ipda Yuki dalam dialog tersebut.

Melalui komunikasi yang berlangsung hangat dan terbuka, masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, serta informasi terkait kondisi lingkungan sekitar. Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Pendekatan dialogis ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polsek Lubuk Alung dalam menghadirkan sosok Polri yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif warga, khususnya para ibu, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman dan kondusif, serta mampu menjaga generasi muda dari berbagai ancaman sosial.

Ke depan, Polsek Lubuk Alung menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, guna memastikan stabilitas Kamtibmas tetap terjaga di wilayah Padang Pariaman.


" Joe young "

Tangis di Sudut Katapiang: Yerni Marlina Berjuang Melawan Kanker Payudara di Tengah Kemiskinan

Padang Pariaman — Sebuah kisah pilu datang dari Korong Marantiah, Nagari Katapiang. Di tengah hiruk-pikuk persiapan Pilwana, ada jeritan sunyi seorang ibu yang tengah berjuang antara hidup dan mati.

Semua bermula pada Senin, 27 April 2026. Saat itu, Dasman, S.Sos bersama tim relawan dari Korong Talao Mundam menuju Korong Marantiah untuk agenda pertemuan. Namun, rencana itu berubah seketika ketika sebuah kabar menyayat hati disampaikan oleh warga.

Seorang ibu bernama Yerni Marlina diketahui sedang menderita kanker payudara dalam kondisi sangat parah. Ia terbaring lemah di rumahnya, tanpa perawatan medis yang layak. Mendengar kabar itu, Dasman tanpa ragu menghentikan agenda pertemuan.

“Pertemuan ini kita tunda. Kita lihat dulu kondisi warga tersebut. Kalau harus dirawat, kita carikan solusi sekarang. Tidak perlu menunggu saya jadi wali nagari,” tegas Dasman.

Rumah Tanpa Pintu, Harapan yang Hampir Padam

Sesampainya di lokasi, pemandangan yang terlihat begitu memilukan. Yerni Marlina terbaring lemah di atas tempat tidur sederhana, dirawat oleh ibunya yang sudah renta, Mak Suni.

Mereka hanya tinggal berdua. Rumah yang mereka tempati jauh dari kata layak, Tidak memiliki pintu. Tidak ada jendela.Hanya terpal yang menutup celah angin. Atap pun bocor—air hujan masuk membasahi ruangan.

Rumah itu dibangun seadanya, sedikit demi sedikit, dari sisa bantuan gempa tahun 2014. Hingga kini, tak pernah benar-benar selesai.

Ditinggalkan Suami, Terpisah dari Anak

Yerni Marlina adalah seorang ibu dari empat orang anak. Namun kini, ia harus berjuang tanpa suami di sampingnya.

Keempat anaknya terpaksa dibawa oleh saudaranya ke Solok, karena tidak ada yang mampu mengurus mereka di rumah. Sementara Mak Suni harus fokus merawat Yeni seorang diri.

Bayangkan…

Seorang ibu sakit parah, terpisah dari anak-anaknya.Seorang nenek tua, berjuang merawat anaknya tanpa penghasilan.

Pernah Dirawat, Tapi Pulang dalam Luka

Menurut Mak Suni, Yerni sebenarnya pernah dirawat di RSUP Dr. M. Djamil Padang menggunakan BPJS.

Namun, karena kondisi Yerni yang sering berteriak kesakitan dan mengigau, ia merasa tidak diterima.

Dengan hati hancur dan rasa takut, Mak Suni memilih membawa pulang anaknya secara diam-diam pada malam hari, tanpa sepengetahuan pihak rumah sakit.

Sejak saat itu…

Yerni hanya dirawat di rumah.

Tanpa pengobatan lanjutan.

Tanpa kepastian.

Kadang Makan, Kadang Tidak

Sehari-hari, Mak Suni dan Yerni hidup dalam keterbatasan yang sangat memprihatinkan.

Makan pun tidak menentu.

Tetangga sekitar menjadi satu-satunya harapan.

Bundo Kanduang dan warga sekitar bergotong royong membantu sekadar untuk bertahan hidup.

“Kadang makan, kadang tidak. Kami bantu semampunya,” ujar salah seorang warga.

Uluran Tangan Kecil, Harapan Besar

Melihat kondisi tersebut, Dasman dan tim tidak bisa menahan haru. Sebelum pulang, ia menyerahkan bantuan seadanya kepada Mak Suni.

“Mak, ini sedikit bantuan dari saya. Mudah-mudahan nanti saya bisa bantu lagi,” ucapnya lirih.

Namun, semua sadar…

Bantuan itu belum cukup.

Mari Kita Bantu Yerni Marlina

Hari ini, Yerni Marlina sedang berjuang melawan penyakitnya dalam keterbatasan yang luar biasa.

Ia membutuhkan:

Pengobatan dan perawatan medis

Biaya hidup sehari-hari

Perbaikan tempat tinggal yang layak

Sekecil apa pun bantuan dari kita, akan sangat berarti bagi kehidupan mereka.

Jangan biarkan mereka berjuang sendiri.

Mari bersama kita ulurkan tangan, ringankan beban, dan hidupkan kembali harapan yang hampir padam.


" Joe young "

#BantuYerniMarlina #PeduliSesama #KatapiangBergerak #KemanusiaanDiAtasSegalanya #DonasiUntukSesama**

Senin, 27 April 2026

Gerak Cepat Dasman Jenguk Warga Terserang Stroke, Bukti Kepedulian Nyata di Katapiang

Dalam Sehari, Calon Wali Nagari Ini Sambangi Dua Korong Berbeda, Beri Dukungan Moral dan Santunan Langsung

Katapiang — Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Dasman, S.Sos, calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Bersama tim sukses dan relawan pemenangan, Dasman bergerak cepat menjenguk warga yang tengah sakit akibat stroke pada Minggu, 26 April 2026.

Dalam satu hari yang sama, Dasman mengunjungi dua warga di korong berbeda yang mengalami penyakit serupa. Kunjungan pertama dilakukan ke Korong Pauah, tepatnya ke rumah seorang warga yang juga dikenal sebagai katik setempat. Kehadiran Dasman bersama rombongan disambut hangat oleh pihak keluarga, yang merasa terbantu secara moril atas perhatian tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dasman tidak hanya memberikan dukungan semangat kepada keluarga, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa santunan dalam amplop sebagai bentuk kepedulian langsung kepada warga yang membutuhkan.

Usai dari Korong Pauah, Dasman dan tim melanjutkan perjalanan ke Korong Simpang untuk menjenguk Pak Jali, warga yang juga tengah berjuang melawan stroke. Di lokasi kedua ini, Dasman kembali menunjukkan empatinya dengan memberikan santunan serta menyampaikan doa dan harapan agar pasien segera diberikan kesembuhan.

Menurut tim relawan, aksi cepat tersebut berawal dari informasi yang diterima melalui komunikasi WhatsApp dari warga di masing-masing korong. Tanpa menunda waktu, Dasman langsung merespons dengan turun langsung ke lapangan.

Langkah ini dinilai sebagai cerminan kepemimpinan yang responsif dan dekat dengan masyarakat. Tidak sekadar hadir saat momen politik, tetapi juga ketika warga menghadapi kesulitan.

Kepedulian seperti ini menjadi daya tarik tersendiri di mata masyarakat. Di tengah dinamika kontestasi menuju Pilwana Katapiang 2026, sosok pemimpin yang hadir secara nyata, menyapa, dan membantu warganya dalam kondisi sulit menjadi harapan banyak pihak.

Bagi sebagian warga, tindakan sederhana seperti menjenguk dan memberi perhatian justru memiliki makna besar—menunjukkan bahwa seorang calon pemimpin tidak hanya berbicara soal program, tetapi juga tentang rasa kemanusiaan.

Dasman seolah ingin menegaskan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, melainkan juga tentang hadir di tengah masyarakat, merasakan apa yang mereka alami, dan menjadi bagian dari solusi di saat paling dibutuhkan.

" Joe young "

#DasmanPeduli #KatapiangBangkit #CalonWaliNagari #Pilwana2026 #PeduliSesama #AksiNyata #PemimpinDekatRakyat #RelawanDasman #KatapiangSehat #GerakCepat #EmpatiUntukWarga #PerubahanKatapiang #NagariMaju #Dasman2026 #SolidUntukKatapiang

Minggu, 26 April 2026

Gotong Royong Pemuda Talao Mundam Bangun Kantor Kepemudaan, Semangat Kolektif untuk Masa Depan Nagari

Dipimpin Ketua Baru Nazar, Pembangunan Kantor Pemuda di Jorong Kampuang Tangah Didukung Donatur dan Tokoh Masyarakat

Padang Pariaman — Semangat kebersamaan dan kepedulian generasi muda kembali terlihat di Jorong Kampuang Tangah, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Pada Minggu (26/4/2026), puluhan pemuda setempat bergotong royong mendirikan kantor pemuda sebagai pusat kegiatan sosial dan pengembangan generasi muda di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Nazar, ketua pemuda yang baru saja dilantik beberapa hari sebelumnya. Di bawah kepemimpinannya, para pemuda tampak antusias berjibaku mengerjakan pembangunan, mulai dari persiapan lahan hingga proses awal pendirian bangunan.

Pembangunan kantor pemuda tersebut sepenuhnya berasal dari dana swadaya masyarakat dan sumbangan para donatur yang berhasil dihimpun oleh para pemuda. Inisiatif ini menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas dan kepedulian terhadap kemajuan lingkungan di tingkat jorong.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir tokoh masyarakat Korong Talao Mundam, Dasman, S.Sos, yang juga dikenal sebagai calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034. Kehadirannya tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga kontribusi nyata berupa bantuan 10 sak semen yang langsung diserahkan kepada Ketua Pemuda, Nazar, di lokasi kegiatan.

Ketua Pemuda Nazar menyampaikan apresiasi atas partisipasi semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pemuda, masyarakat, dan para donatur yang telah berkontribusi. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga wujud kebersamaan dan semangat membangun masa depan pemuda di kampung kita,” ujarnya.

Ia juga berharap keberadaan kantor pemuda nantinya dapat menjadi pusat kegiatan positif, mulai dari pembinaan generasi muda hingga pengembangan potensi sosial dan budaya di Jorong Kampuang Tangah.

Kegiatan gotong royong ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pemuda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen nagari. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh seperti Dasman, dinilai menjadi dorongan penting dalam mewujudkan pembangunan berbasis kebersamaan.

Di tengah semangat perubahan dan pembangunan nagari, masyarakat Korong Talao Mundam diharapkan terus bersatu dalam mendukung figur-figur yang memiliki kepedulian nyata terhadap kemajuan daerah. Kebersamaan yang terbangun hari ini diyakini menjadi fondasi kuat untuk masa depan Nagari Katapiang yang lebih maju dan sejahtera.


" Joe young "

Sabtu, 25 April 2026

Dasman, S.sos, Calon Wali Nagari Katapiang Periode 2026-2034, Respon Cepat Kunjungi Warga Sakit di Korong Tabek

Dasman Bersama Syahrul Datuak Lung Tunjukkan Kepedulian Sosial Lewat Kunjungan Langsung ke Rumah Andi yang Sedang Sakit, Memperlihatkan Kepedulian Penuh terhadap Masyarakat

PADANG PARIAMAN, Kamis, 23 April 2026 – Dalam sebuah aksi penuh empati, Dasman, S.sos, calon Wali Nagari Katapiang untuk periode 2026-2034, tidak hanya memperlihatkan visi kepemimpinannya untuk kemajuan nagari, tetapi juga menunjukkan sikap peduli terhadap sesama. Pada hari Kamis, 23 April 2026, Dasman menerima kabar via telepon dari salah satu koordinator tim pemenangan di Korong Tabek, yang memberitahukan bahwa seorang warga, Andi, tengah sakit. Kabar tersebut langsung disikapi oleh Dasman dengan tindakan cepat.

Saat itu, Dasman tengah berada di Pondok Lesehan Piak Nona di Jalan Akses Bandara BIM bersama Syahrul Datuak Lung, anggota DPRD Padang Pariaman. Begitu mendengar berita tentang kondisi Andi, mereka berdua langsung memutuskan untuk berkunjung ke rumah Andi di Korong Tabek. Tidak hanya didampingi oleh Syahrul Datuak Lung, kehadiran Dasman juga diikuti oleh beberapa tim pemenangan yang turut serta memberikan dukungan moral.

Sesampainya di rumah Andi, keduanya disambut dengan hangat oleh keluarga Andi. Meskipun dalam keadaan lemas, Andi yang sedang berbaring di tempat tidur berusaha untuk bangun dan menyapa kedua tokoh yang hadir. “Andi, nggak usah dipaksakan dulu, karena kamu lagi sakit, istirahat aja dulu,” ujar Dasman dengan bahasa Minang yang lembut. Andi pun dengan senyum berkata, “Nggak apa-apa Pak, cuma sebentar saja,” sebelum akhirnya kembali beristirahat di tempat tidurnya.

Kunjungan ini tidak hanya sekadar memberi semangat, namun juga memperlihatkan kedekatan antara calon pemimpin dan masyarakat. Sambil menikmati teh yang disuguhkan keluarga Andi, Dasman dan Syahrul Datuak Lung berbincang dengan keluarga Andi mengenai keadaan kesehatan beliau. Dalam suasana akrab tersebut, mereka berbicara sejenak mengenai harapan dan doa untuk kesembuhan Andi.

Menjelang malam, setelah menghabiskan waktu bersama keluarga Andi, Dasman dan Syahrul Datuak Lung bersama tim akhirnya berpamitan untuk kembali ke rumah masing-masing. Pada saat salaman perpisahan, kedua tokoh tersebut secara simbolis menyelipkan uang yang tidak diketahui jumlahnya, sambil memberi support dan ucapan semangat agar Andi segera pulih.

Kunjungan yang dilakukan oleh Dasman dan Syahrul Datuak Lung menjadi contoh nyata bagaimana seorang pemimpin harus hadir bukan hanya dalam urusan administrasi dan pembangunan, tetapi juga dalam momen-momen kehidupan warganya. Aksi ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama adalah bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan yang sejati. Semoga langkah ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk terus peduli dan berbagi dalam kehidupan sosial yang lebih baik.


" Joe young "

Rabu, 22 April 2026

Dasman, S.Sos Hadiri Manujuah Hari Almarhum Alimisto di Katapiang, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

Bersama Syahrul Dt. Lung dan Tim Pemenangan, Kehadiran Jadi Bentuk Empati dan Kedekatan dengan Warga Batang Sariak

PADANG PARIAMAN, Rabu, 22 April 2026 — Calon Wali Nagari Katapiang, Dasman, S.Sos, menghadiri kegiatan Manujuah Hari (7 hari) almarhum Alimisto yang digelar di rumah duka, Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu malam (22/4).

Kehadiran Dasman didampingi oleh Syahrul Dt. Lung serta jajaran tim pemenangan menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus menunjukkan empati terhadap keluarga yang tengah berduka.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, kegiatan diawali dengan pengajian dan doa bersama yang diikuti oleh niniak mamak, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Tradisi manigo hari sendiri merupakan bagian dari rangkaian adat dan keagamaan masyarakat Minangkabau dalam mendoakan almarhum.

Usai pengajian, acara dilanjutkan dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antara tokoh masyarakat dan warga yang hadir. Dasman terlihat berbaur dan berdialog hangat dengan masyarakat, mencerminkan kedekatan yang selama ini dibangun di tengah-tengah warga Katapiang.

Syahrul Dt. Lung menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar agenda sosial, melainkan bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat. “Ini adalah momen untuk saling menguatkan, bukan hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga bagi kita semua sebagai satu kaum dan satu nagari,” ujarnya.

Sementara itu, warga setempat menyambut baik kehadiran Dasman dan rombongan. Mereka menilai kehadiran tersebut mencerminkan kepedulian dan kedekatan seorang calon pemimpin dengan masyarakatnya.

Kegiatan Manujuah Hari  berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi bukti kuatnya nilai gotong royong serta solidaritas sosial yang masih terjaga di tengah masyarakat Nagari Katapiang.


" Rep, Joe young "

Silaturahmi Awak Media di Katapiang: Pucuk Adat Tegaskan Netralitas di Tengah Dinamika Pilwana 2026

 

Bahrun Rangkayo Rajo Sampono: Semua Kandidat adalah Anak Kemenakan, Dukungan Adat Tidak Berpihak Secara Terbuka

PADANG PARIAMAN, Rabu, 22 April 2026 — Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi antara awak media dengan tokoh adat terkemuka Nagari Katapiang, Bahrun Rangkayo Rajo Sampono, di Warung Kopi Amak, Kampuang Baru, Korong Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai.

Kehadiran awak media disambut langsung oleh sosok yang akrab disapa Mak Rajo tersebut. Sebagai pucuk adat yang berulayat di Nagari Katapiang, kehadiran Bahrun menjadi pusat perhatian dalam diskusi yang mengalir santai namun sarat makna, terutama terkait dinamika pesta demokrasi pemilihan wali nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam perbincangan tersebut, mencuat isu hangat mengenai kontestasi Pilwana di Nagari Katapiang yang diikuti oleh empat putra terbaik daerah. Masyarakat setempat menilai bahwa peran pucuk adat memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah dukungan, mengingat kuatnya nilai-nilai adat dan tradisi musyawarah yang masih dijunjung tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Bahrun Rangkayo Rajo Sampono memberikan pandangan yang tegas namun menyejukkan. Ia menegaskan bahwa dalam struktur adat, setiap keputusan yang diambil bukanlah keputusan personal, melainkan hasil musyawarah mufakat bersama unsur niniak mamak.

“Pandangan masyarakat itu sah-sah saja. Namun dalam adat, keputusan bukan kehendak pribadi, melainkan hasil musyawarah,” ujarnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Bahrun menepis anggapan bahwa dirinya secara terbuka akan memberikan dukungan kepada salah satu kandidat. Ia justru menegaskan sikap netralitasnya sebagai pucuk adat.

“Sebagai niniak mamak, keempat calon itu adalah anak kemenakan saya. Saya mendukung semuanya,” tegasnya.

Meski demikian, Bahrun mengakui bahwa secara pribadi ia tetap memiliki hak pilih sebagai warga negara. Namun, pilihan tersebut bersifat rahasia dan tidak akan dipublikasikan.

“Pilihan tetap satu di bilik suara. Tapi siapa yang saya pilih, itu tidak untuk disampaikan ke publik,” katanya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait arah dukungan tokoh adat dalam Pilwana Katapiang.

Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang tukar pikiran antara media dan tokoh adat, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam menjaga suasana demokrasi yang sehat, damai, dan tetap berlandaskan nilai-nilai adat Minangkabau.

Di tengah dinamika politik lokal, sikap bijak pucuk adat menjadi penyejuk sekaligus pengingat bahwa demokrasi di Nagari Katapiang tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang menjaga persatuan anak nagari. Bahrun Rangkayo Rajo Sampono turut mengingatkan seluruh tim sukses agar menjaga kondusivitas dan menjadikan Pilwana sebagai ajang badunsanak, bukan perpecahan. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih adalah putra terbaik nagari yang harus didukung bersama. Selain itu, ia juga mengimbau para calon wali nagari untuk tidak memancing suasana yang tidak baik, khususnya di media sosial, serta terus menjaga kedamaian dan kenyamanan di tengah masyarakat. Sikap ini menjadi penutup yang menegaskan bahwa Pilwana Katapiang harus menjadi ruang demokrasi yang sejuk, bermartabat, dan memperkuat kebersamaan seluruh anak nagari.


" Joe young "

Senin, 20 April 2026

Gotong Royong Rutin Warga Sumua Karang Jadi Momentum Perkenalan Dasman, Dukungan Masyarakat Menguat

Ketua Pemuda Dery Undang Dasman,S.Sos untuk Lebih Dekat dengan Warga Baru, Tegaskan Komitmen Bangun Nagari Katapiang Secara Transparan dan Berbasis Musyawarah

PADANG PARIAMAN, 19 April 2026 — Semangat kebersamaan kembali terlihat dalam agenda rutin gotong royong warga Jorong Sumua Karang, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, yang digelar pada Minggu (19/4). Kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten setiap bulan ini tidak hanya menjadi ajang membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dalam kegiatan kali ini, Ketua Pemuda Jorong Sumua Karang, Dery, secara khusus mengundang Dasman, S.Sos untuk hadir dan berbaur langsung dengan masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperkenalkan sosok Dasman kepada warga, khususnya penduduk baru yang belum mengenalnya secara dekat.

Dery menjelaskan, sosok Dasman dikenal sebagai tokoh masyarakat Korong Talao Mundam yang ramah, berpengalaman dalam pemerintahan nagari, serta memiliki rekam jejak pengabdian yang kuat dalam pembangunan daerah.

“Sebagian warga di Sumua Karang ini adalah pendatang baru yang belum mengenal beliau. Maka dari itu, kami ingin memperkenalkan kembali sosok Pak Dasman, sekaligus mengingatkan masyarakat atas kontribusi beliau di masa lalu,” ujar Dery.

Ia juga menilai, sejak Dasman tidak lagi aktif di pemerintahan nagari, pembangunan di Katapiang dinilai mengalami penurunan. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat bagi dirinya untuk mendorong masyarakat kembali memberikan kepercayaan kepada Dasman pada Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Katapiang periode 2026–2034.

Menurut Dery, motivasi Dasman untuk kembali maju bukan semata-mata kepentingan pribadi, melainkan didorong oleh niat pengabdian. Ia menilai, secara ekonomi dan tanggung jawab keluarga, Dasman sudah berada dalam kondisi yang cukup mapan, sehingga memiliki ruang lebih untuk fokus pada pembangunan nagari.

“Beliau ingin mengabdikan diri di masa pensiun sebagai bentuk ibadah. Kami melihat ketulusan itu,” tambahnya.

Sementara itu, Dasman, S.Sos dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas undangan dan dukungan yang diberikan oleh pemuda dan masyarakat. Ia mengaku terharu atas upaya Dery yang telah memperkenalkan dirinya kepada warga yang belum mengenal, sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat yang sudah pernah berinteraksi dengannya.

“Terkait pencalonan saya, apa yang disampaikan oleh saudara Dery memang benar adanya. Niat saya adalah melanjutkan pengabdian untuk nagari,” ujar Dasman.

Ia menegaskan, pembangunan nagari tidak dapat dilakukan secara individu, melainkan harus melalui kebersamaan, musyawarah, dan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk niniak mamak dan tokoh masyarakat.

“Dulu kita membangun nagari ini bersama, dengan musyawarah dan mufakat. Ke depan pun, itu yang akan saya utamakan. Tidak bisa berjalan sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dasman juga berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi dalam pengelolaan pembangunan jika dipercaya memimpin Nagari Katapiang. Ia menekankan bahwa kepemimpinannya nanti akan mengedepankan keterbukaan kepada masyarakat.

“Tujuan utama saya adalah ibadah. Banyak jalan untuk beribadah, dan salah satunya melalui pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Meski tidak banyak menjanjikan program, Dasman menegaskan tekadnya untuk bekerja keras bersama masyarakat demi mewujudkan Nagari Katapiang yang lebih maju.

“Yang jelas, jika saya diberi amanah, kita akan bekerja bersama, membangun nagari yang sama-sama kita cintai ini,” tutupnya.

Kegiatan gotong royong yang sederhana itu justru menjadi cerminan arah masa depan Nagari Katapiang—bahwa perubahan besar selalu berawal dari kebersamaan. Di tengah harapan warga akan pembangunan yang lebih merata, kehadiran Dasman di tengah masyarakat bukan sekadar silaturahmi, melainkan simbol kembalinya harapan lama yang ingin diwujudkan kembali. Kini, pilihan ada di tangan masyarakat: melanjutkan perjalanan dengan semangat gotong royong yang telah terbangun, atau membuka lembaran baru dengan kepemimpinan yang diyakini mampu membawa Katapiang menuju kemajuan yang lebih nyata.


" Joe young "

Sabtu, 18 April 2026

Gelombang Dukungan Menguat, Yossuhardi Resmi Bentuk Tim Pemenangan Pilwana Sungai Buluah Selatan 2026

Antusiasme Warga Mengalir Deras, Harapan Baru untuk Pembangunan Nagari yang Lebih Maju dan Sejahtera

PADANG PARIAMAN, 18 April 2026 — Dinamika politik nagari menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Sungai Buluah Selatan kian menghangat. Dukungan terhadap Yossuhardi, yang akrab disapa Edi Incek, terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Antusiasme warga terlihat nyata, dengan banyaknya dukungan yang disampaikan secara langsung maupun melalui pertemuan-pertemuan masyarakat.

Puncaknya, pada Sabtu (18/4), Yossuhardi secara resmi membentuk tim pemenangan untuk menghadapi kontestasi Pilwana periode 2026–2034. Kegiatan pembentukan tim tersebut dilaksanakan di Pondok Lesehan Piak Nona, Penginapan Ebi, yang berlokasi di Jalan Akses Bandara BIM, dan dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pemuda, serta relawan pendukung.

Pembentukan tim ini menjadi langkah strategis dalam mengonsolidasikan kekuatan serta menyatukan visi pembangunan Nagari Sungai Buluah Selatan ke depan. Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, para pendukung yang hadir menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Yossuhardi.

Mereka menilai sosok Edi Incek memiliki kapasitas dan komitmen untuk membawa perubahan nyata bagi kemajuan nagari, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pelestarian adat dan budaya.

“Ini bukan sekadar dukungan, tapi harapan bersama untuk masa depan nagari yang lebih baik,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Yossuhardi sendiri menegaskan bahwa pembentukan tim ini bukan hanya tentang memenangkan kontestasi, tetapi juga sebagai wadah untuk merangkul seluruh elemen masyarakat. Ia berkomitmen menjadikan aspirasi warga sebagai dasar dalam merumuskan arah pembangunan nagari ke depan.

“Kami ingin membangun nagari secara bersama-sama. Dukungan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata,” ujar Yossuhardi dalam sambutannya.

Dengan terbentuknya tim pemenangan ini, langkah politik Yossuhardi dinilai semakin solid. Dukungan akar rumput yang terus menguat menjadi sinyal bahwa kontestasi Pilwana Sungai Buluah Selatan 2026 akan berlangsung kompetitif, sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan nagari untuk tahun-tahun mendatang.


" Joe young "

Sumbar Bidik Pasar Ibu Kota, Skema B2G Jadi Senjata Baru Dongkrak Kesejahteraan Petani


PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong perluasan kerja sama Business to Government (B2G) sebagai strategi jitu membuka akses pasar nasional bagi komoditas pangan unggulan daerah. Skema ini dinilai mampu menjadi pengungkit ekonomi baru bagi para petani sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai lumbung pangan strategis.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyebut langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota Pariaman bersama PT Food Station Tjipinang Jaya merupakan terobosan progresif yang patut dicontoh oleh kabupaten dan kota lainnya di Sumbar. Menurutnya, kerja sama tersebut tidak lagi bersifat seremonial antar pemerintah daerah, melainkan langsung menyasar kebutuhan riil pasar melalui kemitraan dengan perusahaan daerah di ibu kota.

“Kota Pariaman sudah melangkah lebih maju. Ini bukan sekadar kerja sama antar kepala daerah, tetapi langsung dengan perusahaan penyedia pangan di Jakarta. Model seperti ini harus direplikasi untuk memperluas pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Vasko di Padang, Rabu (15/4/2026).

Ia menilai, Sumbar memiliki potensi besar di sektor pangan seperti beras, bawang, dan hasil perikanan yang siap bersaing di pasar luar daerah. Di sisi lain, daerah seperti DKI Jakarta memiliki kebutuhan pangan tinggi namun terbatas dari sisi lahan produksi. Kondisi ini membuka peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Kita punya keunggulan produksi, sementara daerah lain memiliki kekuatan fiskal. Ini adalah peluang yang harus kita tangkap melalui kerja sama konkret agar hasil produksi petani terserap maksimal,” jelasnya.

Vasko juga menekankan pentingnya membangun sistem distribusi antar daerah yang kuat dan efisien. Dengan rantai pasok yang terintegrasi, produk pangan dari Sumbar tidak hanya terserap pasar, tetapi juga mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sebelumnya mengungkapkan bahwa kebutuhan pangan ibu kota sangat bergantung pada pasokan dari daerah. Dengan kebutuhan beras mencapai puluhan ribu ton setiap bulan, serta tingginya permintaan ikan, daging, dan komoditas lainnya, kerja sama lintas daerah menjadi solusi strategis menjaga ketahanan pangan Jakarta.

Kolaborasi antara daerah produsen seperti Sumbar dan konsumen besar seperti DKI Jakarta pun diharapkan menjadi model baru pembangunan ekonomi berbasis kemitraan, yang tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional.


" Joe young "

Dukungan Akar Rumput Menguat, Warga Korong Pauah Deklarasikan Sikap untuk Dasman di Pilwana Katapiang 2026

Tokoh masyarakat Pak Hakim siap gerakkan sanak kemenakan, menambah energi baru bagi pemenangan Dasman,S.Sos menuju kursi Wali Nagari Katapiang

PADANG PARIAMAN, Jum'at,17 April 2026 — Arus dukungan terhadap calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034, Dasman, S.Sos, terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan datang dari warga Simpang Kambiang, Korong Pauah, yang secara langsung menyatakan sikap politik mereka di posko pemenangan.

Syafriadi bersama Pak Hakim, yang dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat di Korong Pauah, mendatangi posko pemenangan Dasman untuk menyampaikan komitmen dukungan secara terbuka. Kehadiran mereka disambut hangat oleh tim pemenangan dan relawan yang telah lebih dahulu aktif menggalang kekuatan di tingkat akar rumput.

Dalam pertemuan tersebut, Pak Hakim menegaskan kesiapannya untuk tidak hanya mendukung secara pribadi, tetapi juga mengajak sanak kemenakan serta jaringan keluarga besarnya untuk memilih Dasman pada pemilihan yang dijadwalkan berlangsung Juni 2026.

“InsyaAllah kami siap menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk mendukung Dasman. Kami melihat beliau punya niat baik dan komitmen membangun Nagari Katapiang ke arah yang lebih maju,” ujar Pak Hakim dalam pernyataannya.

Sementara itu, Dasman, S.Sos menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai dukungan dari tokoh masyarakat menjadi energi penting dalam memperkuat konsolidasi menjelang pesta demokrasi nagari tersebut.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan ini. Dukungan dari ninik mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berjuang bersama,” kata Dasman.

Dukungan yang terus berdatangan ini dinilai menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap figur Dasman sebagai calon pemimpin Nagari Katapiang. Dengan waktu yang semakin mendekati hari pemilihan, dinamika politik di tingkat nagari diperkirakan akan semakin menghangat.

Pilwana Katapiang 2026 pun diprediksi menjadi ajang demokrasi yang penuh partisipasi, dengan keterlibatan aktif masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan nagari untuk delapan tahun ke depan.


" Joe young "

Rabu, 15 April 2026

Kabar Duka dari Katapiang: Mantan Kapalo Mudo Batang Sariak, Alimisto “Kak To”, Wafat

Dasman, Calon Wali Nagari Katapiang 2026–2034, Tunjukkan Kepedulian dengan Hadir Langsung ke Rumah Duka

PADANG PARIAMAN – Kabar duka menyelimuti masyarakat Korong Batang Sariak, Nagari Katapiang. Alimisto, yang akrab disapa Kak To, mantan Kapalo Mudo setempat, telah berpulang ke Rahmatullah pada Rabu malam (15/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta masyarakat Korong Batang Sariak. Sosok Kak To dikenal sebagai tokoh yang berdedikasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, khususnya selama menjabat sebagai Kapalo Mudo di wilayah tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, almarhum rencananya akan dimakamkan pada Kamis (16/4/2026) di pemakaman kaum yang berada di Korong Batang Sariak.

Tak lama setelah kabar duka tersebar, Dasman, S.Sos, calon Wali Nagari Katapiang periode 2026–2034, langsung mendatangi rumah duka. Kehadirannya menjadi bentuk empati dan kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan serta masyarakat setempat.

Dalam suasana duka, Dasman tampak menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga, sekaligus mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kehadiran tokoh masyarakat dalam momen seperti ini dinilai mencerminkan kedekatan emosional dengan warga, serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Nagari Katapiang yang tengah berduka.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap salah seorang warga yang turut hadir di rumah duka.

Suasana haru menyelimuti rumah duka, dengan warga silih berganti datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Kak To.


" Joe young "

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit