Dugaan kampanye hitam jelang Pilwana mencuat, Dasman,S.Sos tegaskan hubungan keluarga tetap solid dan penuh dukungan
Menjelang pelaksanaan pemilihan wali nagari (Pilwana) di Nagari Katapiang, isu miring mulai beredar di tengah masyarakat. Salah satu narasi yang berkembang dari mulut ke mulut diduga menyudutkan calon wali nagari, Dasman, S.Sos, dengan mempertanyakan dukungan dari lingkungan keluarga terdekatnya.
Isu tersebut menyebutkan bahwa Dasman dinilai tidak layak dipilih karena disebut tidak mendapat dukungan dari sanak keponakannya sendiri. Bahkan, narasi itu menyinggung hubungan internal keluarga yang diklaim tidak harmonis.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku mendengar langsung kabar tersebut. Namun, karena merasa informasi itu perlu diklarifikasi, warga tersebut memilih untuk menanyakan kebenarannya secara langsung kepada Dasman.
“Tidak benar itu. Sampai hari ini saya justru mendapat dukungan penuh dari sanak kemenakan dan saudara saya,” ujar Dasman.
Ia menduga, isu tersebut merupakan bagian dari dinamika politik jelang Pilwana yang bertujuan menjatuhkan citranya di mata masyarakat. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan narasi tersebut berasal dari pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu.
Dasman juga menjelaskan bahwa dalam struktur kekerabatan Minangkabau yang luas, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dukungan terkuat justru datang dari keluarga dan masyarakat nagari katapiang yang selama ini menjadi penyemangat dalam langkah pengabdiannya.
“Saudara dan anak kemenakan menjadi kekuatan utama yang terus mendukung saya untuk mengabdi kepada nagari ini,” tegasnya.
Sebagai bentuk nyata dari pernyataannya, Dasman menunjukkan kekompakan bersama keluarga besarnya dengan hadir langsung di tengah masyarakat dalam sebuah acara adat “batagak kudo-kudo” di Batang Sariak, Nagari Katapiang, pada Minggu (29/3/2026). Kehadiran Dasman bersama rombongan keluarga besarnya dalam acara tersebut juga mendapat sambutan hangat dari tuan rumah serta warga Batang Sariak. Suasana kekeluargaan dan keakraban terlihat jelas saat Dasman dan sanak kemenakannya berbaur dengan masyarakat, bersalaman, dan berbincang santai. Tuan rumah bahkan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Dasman beserta keluarga yang dinilai mencerminkan sikap menghargai undangan dan menjaga hubungan sosial di tengah masyarakat. Dukungan moril dari warga yang hadir pun semakin menguatkan posisi Dasman sebagai sosok yang dekat dan diterima di lingkungan Nagari Katapiang.
Kehadiran tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa dukungan keluarga tetap solid, sekaligus membantah isu yang beredar di tengah masyarakat.
Di tengah memanasnya kontestasi Pilwana, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya.
" Joe young "













































