Pendekatan kekeluargaan redam emosi remaja di desa binaan
Dalam kesempatan itu, Koptu Meli tidak hanya menjadi penengah, tetapi juga pembimbing moral. Ia mengingatkan pentingnya menghormati sesama dan menghindari tindakan yang dapat merusak nama baik desa.
Warga mengaku lega setelah permasalahan dapat diselesaikan tanpa kekerasan. “Kami bersyukur Babinsa selalu hadir di tengah kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Dengan hasil mediasi ini, Kodim 1627/RN kembali menunjukkan komitmennya menjaga harmoni dan stabilitas sosial di tingkat desa.




