Kolaborasi Warga dan Aparat TNI-AD untuk Keselamatan dan Kenyamanan Lingkungan
KUPANG — Upaya menjaga keselamatan masyarakat di lingkungan RT 26/RW 06, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang kembali ditunjukkan melalui kegiatan kerja bakti yang dipimpin langsung oleh Ketua RT 26, PNS Daud Anakay. Bersama warga yang terdiri dari anggota TNI dan PNS jajaran Korem 161/Wira Sakti, kegiatan penambalan jalan berlubang sepanjang kurang lebih 75 meter pada Sabtu (22/11/2025) berlangsung kompak dan penuh semangat.
Aksi sosial tersebut dilakukan di Gang RT 26 yang merupakan akses utama menuju Gereja Batu Karang. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata masyarakat Asten TNI-AD dalam menjaga kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, terutama mengingat kondisi ruas jalan yang telah lama rusak dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Warga dan Aparat Kompak, Prioritaskan Titik Rusak Parah
Dalam kerja bakti tersebut, warga bersama aparat TNI-AD menggunakan pasir dan koral sebagai material awal penambalan. Seluruh kebutuhan material merupakan hasil swadaya masyarakat RT 26, yang dikumpulkan melalui iuran sukarela dan kerja sama secara gotong royong.
Penambalan tahap dasar diprioritaskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan paling parah. Sedikitnya belasan lubang jalan ditimbun, mulai dari aspal mengelupas dengan panjang 1–2 meter hingga lubang berdiameter besar dengan kedalaman mencapai 20 cm. Kondisi ini sebelumnya dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Ketua RT 26/RW 06, PNS Daud Anakay, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan respon cepat atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang semakin mengkhawatirkan.
“Ini salah satu upaya kita untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Banyak warga yang mengeluh, dan kita tidak bisa menunggu lama. Jadi kita bergerak bersama,” ujarnya.
Swadaya Murni Masyarakat, Dikerjakan dengan Sistem Gotong Royong
Daud Anakay menjelaskan bahwa seluruh proses, mulai dari pengumpulan dana hingga pengerahan tenaga kerja, dilakukan secara mandiri oleh warga RT 26. Kesadaran masyarakat untuk berkontribusi menjadi modal utama keberhasilan kegiatan tersebut.
“Semua swadana dan dikerjakan bareng-bareng. Kita bagi tugas; ada yang menambal, ada yang mengangkat material. Cuaca sedang bagus, jadi kita manfaatkan sebaik mungkin,” jelasnya.
Setelah penambalan tahap pertama selesai, akses jalan kembali dibuka untuk kendaraan. Daud berharap material yang ditimbun dapat segera memadat sehingga tahap perbaikan berikutnya bisa dilanjutkan.
“Jika tahap dasar sudah kuat dan padat, kita rencanakan tahap kedua untuk pengecoran,” tambahnya.
Kebersamaan sebagai Kekuatan Masyarakat Asten Kuanino
Kegiatan kerja bakti ini menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat dan aparat TNI-AD dapat menghasilkan langkah nyata dalam membangun lingkungan yang lebih aman dan nyaman. Aksi ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga mempererat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Gerakan kecil yang dilakukan secara mandiri ini menjadi contoh bahwa kepedulian lingkungan bisa dimulai dari lingkup paling dekat. Kepemimpinan Ketua RT 26, PNS Daud Anakay, bersama partisipasi aktif warga, menjadi gambaran bagaimana solidaritas dapat menghadirkan perubahan positif. Upaya bersama tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam membangun lingkungan yang lebih baik demi keselamatan dan kesejahteraan bersama.
" Magdhalena "





