ONE NEWS NUSANTARA

One News Nusantara

Selamat datang di portal berita independen Onanewsnusantara.online yang menyajikan informasi aktual, faktual, dan inspiratif dari pelosok Nusantara. Dengan tagline “Menyuarakan Rakyat, Menyatukan Nusantara”, kami hadir untuk mengangkat suara rakyat, mendukung transparansi publik, serta melestarikan budaya dan potensi daerah demi kemajuan bangsa.." Dan Mohon Maaf Bila Ada Kesalahan Kata Dalam Penulisan "

Onenewsnusantara.online

Kamis, 27 November 2025

Korem 161/WS Gelar Komsos dengan Aparat Pemerintah NTT

Kodim 1627/RN Tekankan Sinergitas untuk Sukseskan Program Asta Cita di Daerah

Kupang Korem 161/Wira Sakti menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Aparat Pemerintah sebagai upaya memperkuat sinergitas TNI AD dengan lembaga pemerintahan, baik kementerian maupun lembaga non-kementerian, dalam mendukung pelaksanaan Program Asta Cita Pemerintah RI di daerah. Kegiatan ini digelar di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti, Jl. W.J. Lalamentik Oebufu, Kota Kupang, Kamis (27/11/2025), dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta aparat pemerintah dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti, Kolonel Inf Roy Hansen Jongguran Sinaga, Danrem 161/WS Brigjen TNI Hendro Cahyono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah menjaga sinergitas dan mendukung kelancaran tugas pokok Korem 161/WS. Ia juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan, narasumber, moderator, dan peserta yang berkenan hadir memenuhi undangan tatap muka Komsos tersebut.

Menurut Danrem, kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dan menjadi wadah strategis memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antara TNI AD dan aparat pemerintah. “Melalui Komsos ini, diharapkan dapat tersosialisasi pokok-pokok kebijakan pimpinan TNI AD, khususnya program-program teritorial, sebagai upaya nyata mendukung kesejahteraan masyarakat,” demikian amanat Danrem.


Sinergitas untuk Mewujudkan Asta Cita di Daerah

Kasrem 161/Wira Sakti menegaskan bahwa tatap muka Komsos memiliki arti penting dalam memelihara kesamaan langkah, persepsi, dan misi antara TNI AD dan pemerintah daerah. Hal ini diperlukan agar implementasi Program Asta Cita berjalan optimal dan berdampak langsung pada kemajuan pembangunan nasional di wilayah.

“Kami berharap dari Komsos ini terbangun koordinasi yang harmonis antara pemerintah pusat dan daerah, mulai dari perencanaan hingga evaluasi berbagai program pembangunan,” tegas Kasrem. Ia juga menambahkan bahwa integrasi program antar sektor, termasuk ketahanan pangan dan adaptasi terhadap perubahan iklim, menjadi fokus penting dalam mewujudkan ketahanan nasional yang tangguh.

Pemateri dan Sesi Diskusi Interaktif

Kegiatan yang dipandu moderator Yohanes Jimmy Nami, S.I.P., M.I.P., menghadirkan tiga pemateri utama.
Pertama, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian NTT, Ir. Yohanes John Da Costa, yang membahas strategi ketahanan pangan.
Kedua, Gubernur NTT Emanuel Melki Laka Lena, S.Si., Apt., yang diwakili Plt. Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM NTT Philip Bere, menyampaikan materi terkait pemberdayaan ekonomi daerah.
Ketiga, Kasiter Kasrem 161/WS Kolonel Inf Pedro Soares Sarmento memaparkan pokok-pokok kebijakan Kasad Tahun 2025.

Usai pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan penuh keakraban, menunjukkan semangat bersama untuk mendukung pembangunan daerah.

Kehadiran Unsur Forkopimda dan Pemerintah Daerah


Turut hadir dalam kegiatan ini berbagai unsur Forkopimda NTT, pejabat Korem 161/Wira Sakti, Dan/Ka Balak Aju Dam IX/Udayana, serta perwakilan sejumlah instansi penting seperti Kesbangpol, BPBD, Basarnas, BNN, BKKBN, Kantor Wilayah Kemenag dan Kemenkumham, serta berbagai dinas terkait di Provinsi NTT.

Melalui kegiatan Komsos ini, Korem 161/Wira Sakti bersama jajaran termasuk Kodim 1627/RN kembali menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Program Asta Cita Pemerintah RI. Kolaborasi yang terbangun diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan wilayah, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang solid, TNI AD bersama seluruh unsur pemerintahan siap mengawal pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan di daerah.



" Rep.      : Magdhalena "
" Editor. : Joe young "

Selasa, 25 November 2025

Bencana Abrasi Sungai Batang Anai Hanyutkan 11 Rumah Warga Dan 12 Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung

Curah Hujan Tinggi dan Angin Kencang Landa Jorong Banda Cino, Talao Mundam, Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN — Bencana alam kembali melanda wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Pada Selasa dini hari, 25 November 2025, hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut memicu peningkatan debit Sungai Batang Anai yang kemudian mengakibatkan abrasi hebat di Jorong Banda Cino, Korong Talao Mundam, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai. Derasnya arus sungai serta angin kencang menyebabkan belasan rumah warga hanyut dan puluhan lainnya mengalami kerusakan.

Berdasarkan pendataan awal, sebanyak 11 unit rumah warga hanyut terbawa arus Sungai Batang Anai. Dari jumlah tersebut, 3 unit merupakan rumah permanen, sementara 8 unit lainnya adalah rumah semi permanen yang tidak mampu menahan gempuran abrasi. Selain itu, angin puting beliung yang terjadi hampir bersamaan juga mengakibatkan 3 unit rumah rusak berat hingga tidak dapat ditempati, serta 9 unit rumah lainnya mengalami rusak sedang.

Hingga saat ini, warga terdampak belum menerima bantuan logistik maupun perlindungan darurat. Tidak adanya tenda pengungsian membuat masyarakat untuk sementara waktu mengungsi di rumah kerabat, keluarga, atau warga sekitar yang tidak terdampak. Mereka membawa barang secukupnya sambil menunggu kepastian penanganan dari pemerintah.


Pada hari yang sama, Selasa (25/11), pihak pemerintah mulai meninjau lokasi. Terlihat Camat Batang Anai, beserta perangkat kecamatan dan jajaran Satpol PP Padang Pariaman, hadir bersama Walikorong Talao Mundam, Harjoni, untuk melihat langsung kondisi kerusakan dan mendata kebutuhan mendesak warga.

Walikorong Talao Mundam, Harjoni, mengatakan situasi bencana terjadi secara tiba-tiba dan membuat warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang berharga.

“Air sungai naik drastis sejak dini hari. Arus kuat langsung menggerus tepi sungai dan menyeret rumah warga. Kami masih melakukan pendataan sambil berupaya memastikan keselamatan seluruh warga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini masyarakat masih menunggu bantuan darurat dari pemerintah. “Belum ada tenda pengungsian ataupun bantuan makanan. Warga hanya bisa menumpang sementara di rumah keluarga. Kami sangat berharap penanganan bisa segera dilakukan,” kata Harjoni.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau warga agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem diperkirakan masih berlanjut.
“Kami minta warga tidak kembali ke area bantaran sungai sebelum kondisi benar-benar aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.


Sementara itu, warga yang terdampak berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat segera menyalurkan bantuan cepat. “Kami butuh tenda, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya. Rumah sudah hanyut, kami tidak punya tempat untuk kembali,” ungkap salah seorang warga yang ditemui di lokasi pengungsian sementara.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bahwa wilayah Padang Pariaman memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, terutama pada musim hujan dengan intensitas tinggi. Dengan puluhan kepala keluarga terdampak dan kerusakan yang begitu signifikan, koordinasi cepat antarinstansi sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan lancar dan warga dapat segera mendapatkan tempat tinggal sementara serta bantuan kebutuhan dasar.

Di tengah keterbatasan, kebersamaan masyarakat dan respons cepat pemerintah diharapkan mampu mempercepat penanganan darurat dan meminimalkan dampak lanjutan dari bencana ini. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kunci agar warga dapat bangkit kembali setelah musibah yang mereka alami.


" Joe young "

Danrem 161/WS Resmikan Transformasi Denhubrem 161 Menjadi Denkomlekrem 161

Kodim 1627/RN Soroti Komitmen Pembangunan dan Pesan Merawat Satuan yang Telah Dibangun

ROTE NDAO — Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti resmi mengumumkan perubahan nomenklatur Denhubrem 161 menjadi Detasemen Komunikasi Elektronika Korem 161 (Denkomlekrem 161). Peresmian tersebut berlangsung pada Selasa malam, 24 November 2025, di Markas Denkomlekrem 161, disertai penyampaian pesan strategis dari Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, yang menegaskan pentingnya merawat hasil pembangunan dan menjaga semangat perubahan.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 161/WS mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Danden Komlek Korem 161/Wira Sakti, Letkol Cke Hery Gunawan, atas komitmen dan upayanya membangun satuan hingga tampak jauh lebih representatif dari sebelumnya.

“Kalau kita lihat tadi tayangan video, kita sangat bangga, terutama anggota komlek ini punya komandan seperti beliau. Tidak ada komandan yang mau membangun dengan situasi seperti ini kalau tidak ada niat. Ini dulu kumuh, sekarang indah sekali. Ini karena niat seorang komandan,” ujar Danrem dalam sambutannya.

Pesan Danrem: “Merawat yang Sudah Dibangun Adalah Tanggung Jawab Bersama”

Brigjen TNI Hendro Cahyono juga mengingatkan seluruh personel Denkomlekrem 161 untuk menjaga hasil pembangunan yang telah diwujudkan saat ini. Ia menekankan bahwa pembangunan hanya akan berarti jika dirawat dan dipertahankan oleh seluruh prajurit.

“Saya pesan kepada anggota komlek, rawat yang sudah dibangun. Yang membangun ini adalah kalian semua. Tahun 2027 mungkin komandan akan pensiun, namun beliau masih punya niat membangun kantor ini. Seorang komandan kalau bisa harus meninggalkan sesuatu, bukan mengambil,” ucap Danrem.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan satuan tidak mungkin berjalan tanpa dukungan penuh dari seluruh anggota. “Niat ini kalau tidak didukung oleh semua anggota pasti tidak akan jalan,” tegasnya.

Letkol Hery Gunawan: Transformasi Menuju Era Digital

Danden Komlekrem 161, Letkol Cke Hery Gunawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perubahan dari Denhubrem menjadi Denkomlekrem merupakan langkah strategis menghadapi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi militer yang semakin cepat.

“Perubahan ini semoga Tuhan meridhoi sehingga ke depan kita berharap seluruh anggota siap menyongsong transformasi era digital, ilmu pengetahuan, dan teknologi sebagai bekal utama menghadapi peralatan yang kecanggihannya terus berubah,” ujarnya.

Letkol Hery menegaskan bahwa tantangan teknologi tidak mengenal batas. Karena itu, personel Denkomlekrem 161 harus memiliki kesiapan moral, keterampilan, dan karakter yang kuat. “Kita harus menyambut perubahan dengan penuh semangat dan solidaritas. Kelebihan masing-masing adalah kekuatan, dan kekurangan kita saling melengkapi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya perilaku positif dalam melaksanakan tugas dukungan komunikasi elektronik bagi seluruh jajaran Korem 161/Wira Sakti, termasuk operasi kebencanaan, pengamanan VVIP, hingga tugas-tugas strategis lainnya.

Tonggak Baru Bagi Modernisasi Satuan Komunikasi Korem 161/WS

Acara peresmian ditutup dengan pemotongan pita oleh Danrem 161/Wira Sakti sebagai simbol resmi transformasi satuan. Kegiatan ini dihadiri oleh para Kasi Kasrem 161/WS, pejabat Balak Aju Kodam IX/Udayana, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, serta sejumlah purnawirawan.

Langkah modernisasi Denkomlekrem 161 ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan kemampuan komunikasi dan teknologi informasi di jajaran Korem 161/Wira Sakti. Melalui pembaruan fasilitas dan penguatan karakter prajurit, satuan ini diharapkan semakin siap menjawab tuntutan tugas di era digital yang terus berkembang.


" Magdhalena "

Kodim 1627/RN Dorong Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Rapat Bersama Kepala Desa dan Camat Bahas Penguatan Ekonomi Lokal

ROTE NDAO — Kodim 1627/Rote Ndao terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Koperasi Merah Putih. Hal itu ditunjukkan dengan diselenggarakannya rapat koordinasi besar yang melibatkan seluruh kepala desa, para camat, Sekretaris Daerah, serta pimpinan Koperasi Merah Putihku se-Rote Ndao. Pertemuan ini berlangsung pada Senin pagi, 25 November 2025, di Aula Makodim 1627/RN, Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain.

Rapat dimulai pukul 09.00 WITA dan berjalan hingga selesai dengan suasana yang tertib dan produktif. Langkah ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan koperasi sebagai pilar ekonomi baru di Kabupaten Rote Ndao.


Dandim 1627/RN: Koperasi Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Desa

Dalam arahannya, Dandim 1627/Rote Ndao menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih tidak hanya sebagai proyek pengembangan ekonomi, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat ketahanan wilayah. Dandim menilai, koperasi menjadi instrumen penting untuk menata potensi desa—mulai dari hasil perikanan, pertanian, peternakan, hingga produk lokal lainnya.

Beliau juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektor agar koperasi dapat berjalan efektif. Pemerintah desa diminta aktif berperan mulai dari perencanaan, pendataan anggota, hingga pengelolaan kegiatan ekonomi secara transparan.


Peserta Rapat Hadir Lengkap: Tanda Dukungan Menyeluruh

Pertemuan strategis ini dihadiri oleh:

  • Seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Rote Ndao
  • Camat dari seluruh kecamatan
  • Sekda Kabupaten Rote Ndao
  • Ketua Koperasi Merah Putihku
  • Tokoh masyarakat dan perangkat pendukung lainnya

Kehadiran lengkap para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan keseriusan bersama untuk mempercepat realisasi koperasi yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.


Bahasan Fokus: Peran Desa, Struktur Koperasi, dan Rencana Program

Rapat berjalan intens dengan beberapa poin yang dibahas, antara lain:

  • Penyusunan struktur organisasi koperasi pada tingkat kabupaten dan desa
  • Mekanisme tata kelola dan keuangan koperasi
  • Penentuan produk unggulan dan potensi ekonomi desa
  • Kesiapan sarana dan prasarana pendukung
  • Rencana pelatihan bagi pengurus dan anggota koperasi

Para kepala desa diberi ruang untuk menyampaikan kondisi dan potensi daerah masing-masing sehingga perencanaan koperasi dapat disusun secara realistis dan tepat sasaran.


Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pertemuan ini menandai langkah awal yang solid bagi pembangunan ekonomi berbasis koperasi di Rote Ndao. Kodim 1627/RN menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi proses ini hingga koperasi benar-benar berdiri dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan kerja sama yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Koperasi Merah Putih diharapkan tumbuh menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi di seluruh desa di Rote Ndao.


" Magdhalena "

Dandim 1627/RN Gelar Rapat Koordinasi Bersama Pemda dan Seluruh Kepala Desa


Bahas Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih di Rote Ndao

ROTE NDAO — Upaya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan koperasi kembali menjadi perhatian serius Kodim 1627/Rote Ndao. Pada Senin, 25 November 2025, Kodim 1627/RN menggelar rapat koordinasi bersama pemerintah daerah, para camat, dan seluruh kepala desa se-Kabupaten Rote Ndao untuk membahas rencana pembangunan Koperasi Merah Putih, sebuah program strategis yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai sektor.

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung di Aula Makodim 1627/Rote Ndao, Desa Helebeik, Kecamatan Lobalain. Suasana tampak kondusif dan penuh keseriusan, mencerminkan komitmen para peserta dalam menyukseskan agenda pembangunan ekonomi lokal.


Dandim 1627/RN Tegaskan Pentingnya Sinergi dalam Pembangunan Ekonomi Masyarakat

Dalam sambutannya, Dandim 1627/Rote Ndao menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih bukan hanya sebatas program ekonomi, tetapi merupakan bentuk penguatan ketahanan wilayah. Koperasi dirancang menjadi wadah pemberdayaan yang mampu menggerakkan ekonomi desa, membuka akses usaha, serta menciptakan peluang baru bagi masyarakat.

Dandim menekankan bahwa keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan pihak terkait lainnya. Pelibatan seluruh kepala desa dan camat se-Rote Ndao menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pembangunan koperasi benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.


Kehadiran Seluruh Pemangku Kepentingan: Wujud Komitmen Bersama

Rapat tersebut dihadiri oleh:

  • Seluruh kepala desa se-Kabupaten Rote Ndao
  • Para camat dari seluruh kecamatan
  • Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao
  • Ketua Koperasi Merah Putihku se-Rote Ndao

Partisipasi penuh dari unsur pemerintahan daerah menunjukkan tingginya antusiasme dan perhatian terhadap rencana pembangunan koperasi ini. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mendorong percepatan implementasi program, mulai dari penyusunan struktur koperasi, inventarisasi kebutuhan desa, hingga strategi pengembangan usaha koperasi di masa mendatang.


Pembahasan Terarah: Mulai dari Perencanaan Struktur hingga Program Unggulan

Dalam rapat, beberapa poin strategis dibahas secara mendalam, antara lain:

  • Penentuan struktur organisasi koperasi tingkat kabupaten dan desa
  • Mekanisme keanggotaan dan permodalan
  • Identifikasi potensi ekonomi unggulan di tiap desa
  • Rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang
  • Pendampingan dan pelatihan bagi pengelola koperasi

Dandim 1627/RN juga menegaskan kesiapan TNI dalam mendampingi proses pembangunan, termasuk pengawasan di lapangan, fasilitasi koordinasi, dan menjaga kelancaran program hingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.


Penguatan Ketahanan Ekonomi sebagai Prioritas Bersama

Rote Ndao memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga industri rumahan. Dengan adanya Koperasi Merah Putih, potensi tersebut diharapkan dapat dioptimalkan melalui pengelolaan yang lebih profesional dan terstruktur sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi lokal.

Para peserta rapat menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam tahap implementasi. Seluruh kepala desa juga diberikan kesempatan menyampaikan masukan terkait kebutuhan dan potensi di wilayah masing-masing.


Penutup: Langkah Nyata Menuju Kemandirian Desa

Rapat koordinasi yang digelar Kodim 1627/RN hari ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat Rote Ndao. Dengan sinergi yang solid, pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi wadah strategis untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh warga.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan produktif ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi berbasis komunitas menjadi prioritas bersama, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah secara menyeluruh.


" Magdhalena "

Onenews'tv YouTube chanel

 







Iklan Unit

https://youtu.be/PObt3O_mE5c?si=fVGWI5mXhz2W1sE6