BIDUAK LALU KAMBANG BATAWIK [] Usai Pilwana, Dasman Tunjukkan Jiwa Besar dengan Hadiri Alek Warga di Korong Tabek
Bersama Anggota DPRD Padang Pariaman Syahrul Dt. Lung, Wali Nagari Katapiang Terpilih Tegaskan Komitmen Merangkul Seluruh Masyarakat Tanpa Membedakan Pilihan Politik
PADANG PARIAMAN – Wali Nagari Katapiang terpilih, Dasman, S.Sos, bersama Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Syahrul Dt. Lung, S.Sos, menghadiri pesta pernikahan Latifah dan Iqbal, putra-putri dari pasangan M. Rizal dan Samsimar, yang digelar di Korong Tabek, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu malam (26/7/2026).
Kedatangan Dasman dan Syahrul Dt. Lung disambut hangat oleh tuan rumah beserta masyarakat yang hadir. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat mewarnai jalannya alek pernikahan yang dihadiri berbagai tokoh masyarakat dan warga setempat.
Bagi Dasman, kehadirannya di Korong Tabek bukan sekadar memenuhi undangan pesta, melainkan sebagai bentuk komitmen untuk terus menjaga silaturahmi dengan seluruh masyarakat Nagari Katapiang setelah berakhirnya kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana).
Diketahui, pada Pilwana Nagari Katapiang, Korong Tabek merupakan salah satu wilayah yang memberikan perolehan suara lebih rendah kepada Dasman dibandingkan beberapa korong lainnya. Walaupun Korong Tabek dikenal memiliki dinamika politik yang kuat dan kental dengan pengaruh salah satu tokoh politik senior, hal tersebut tidak mengurangi komitmen Dasman untuk tetap hadir, bersilaturahmi, dan merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang pilihan politik.
Dalam kesempatan tersebut, Dasman menegaskan bahwa dinamika politik merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dihormati. Namun setelah proses tersebut selesai, seluruh masyarakat kembali menjadi satu keluarga besar yang harus mendapatkan pelayanan yang sama.
"Bagi saya, ini sudah menjadi hal yang biasa dalam politik bernagari. Sebagai Wali Nagari Katapiang terpilih, saya tidak akan membedakan masyarakat di setiap korong yang ada di Nagari Katapiang. Kehadiran saya di pesta ini bukan karena warga memberikan suara kepada saya saja. Di tempat warga lain pun, apabila diundang dalam alek baik, Insyaallah saya akan hadir. Bahkan jika mengetahui ada alek buruk dan tidak ada halangan yang merintang, saya juga akan hadir. Karena semua masyarakat adalah tanggung jawab saya," ujar Dasman.
Pernyataan tersebut mencerminkan komitmennya untuk menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat Nagari Katapiang tanpa memandang perbedaan pilihan politik pada Pilwana yang telah usai.
Filosofi adat Minangkabau "Biduak lalu, kiambang batawik" dinilai relevan dengan sikap yang ditunjukkan Dasman. Pepatah tersebut mengandung makna bahwa setiap persoalan atau perbedaan yang terjadi hendaknya diselesaikan dengan lapang dada sehingga hubungan persaudaraan tetap terjaga.
Kehadiran Dasman di Korong Tabek menjadi salah satu bukti bahwa dirinya berupaya menghapus sekat-sekat yang mungkin muncul akibat perbedaan pilihan politik. Sebagai Wali Nagari Katapiang terpilih, ia menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat di delapan korong yang ada di Nagari Katapiang.
Sementara itu, kehadiran Anggota DPRD Padang Pariaman Syahrul Dt. Lung dalam acara tersebut turut memperlihatkan eratnya hubungan silaturahmi antara unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, dan warga dalam momentum kebahagiaan keluarga mempelai.
Acara pernikahan Latifah dan Iqbal berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan dihadiri sanak keluarga, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan yang bersama-sama mendoakan kedua mempelai agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar